Seputar Kaltim

    Terjatuh saat Pindahkan Buah Sawit ke Seberang Sungai, 1 Orang di Marangkayu Hanyut Tenggelam

    Penulis:Agus Saputra|Redaktur:Lodya A
    18 Januari 2026 pukul 20:55 WITA

    Sejumlah warga tampak mengerumuni lokasi jatuhnya korban ke sungai di Marangkayu (Dok: istimewa)

    Tenggarong - Seorang pria berinisial MR (33) di RT 002 Desa Santan Ulu, Kecamatan Marangkayu, Kutai Kartanegara (Kukar) dilaporkan hilang tenggelam, Minggu (18/1/2026) sekitar pukul 14.00 WITA.

    Korban dinyatakan hilang tenggelam usai terjatuh ke sungai dan hanyut terbawa arus saat berusaha memindahkan buah sawit menggunakan sling gantungan ke seberang sungai.

    “Sekira pukul 14.00 WITA tadi, korban yang bekerja sebagai pemanen sawit memindahkan buah ke seberang sungai. Tapi saat berada di tengah, korban terjatuh dan hanyut,” ujar Ketua RT 002, Mukhlis.

    Sebelum dinyatakan hilang tenggelam, korban sempat terseret arus sungai sejauh 25 meter dari titik awal kejadian.

    Melihat korban hampir sepenuhnya tenggelam, dua orang saksi yang merupakan rekan seprofesi langsung meminta pertolongan kepada warga sekitar.

    Saat melakukan upaya pencarian bersama warga setempat, korban hingga kini belum ditemukan.

    “Korban tidak bisa berenang, sehingga dia hanyut tenggelam. Kini kita meminta bantuan kepada instansi terkait untuk membantu melakukan pencarian korban,” tandasnya.

    (Sf/Lo)

    Seputar Kaltim

    Terjatuh saat Pindahkan Buah Sawit ke Seberang Sungai, 1 Orang di Marangkayu Hanyut Tenggelam

    Penulis:Agus Saputra|Redaktur:Lodya A
    18 Januari 2026 pukul 20:55 WITA

    Sejumlah warga tampak mengerumuni lokasi jatuhnya korban ke sungai di Marangkayu (Dok: istimewa)

    Tenggarong - Seorang pria berinisial MR (33) di RT 002 Desa Santan Ulu, Kecamatan Marangkayu, Kutai Kartanegara (Kukar) dilaporkan hilang tenggelam, Minggu (18/1/2026) sekitar pukul 14.00 WITA.

    Korban dinyatakan hilang tenggelam usai terjatuh ke sungai dan hanyut terbawa arus saat berusaha memindahkan buah sawit menggunakan sling gantungan ke seberang sungai.

    “Sekira pukul 14.00 WITA tadi, korban yang bekerja sebagai pemanen sawit memindahkan buah ke seberang sungai. Tapi saat berada di tengah, korban terjatuh dan hanyut,” ujar Ketua RT 002, Mukhlis.

    Sebelum dinyatakan hilang tenggelam, korban sempat terseret arus sungai sejauh 25 meter dari titik awal kejadian.

    Melihat korban hampir sepenuhnya tenggelam, dua orang saksi yang merupakan rekan seprofesi langsung meminta pertolongan kepada warga sekitar.

    Saat melakukan upaya pencarian bersama warga setempat, korban hingga kini belum ditemukan.

    “Korban tidak bisa berenang, sehingga dia hanyut tenggelam. Kini kita meminta bantuan kepada instansi terkait untuk membantu melakukan pencarian korban,” tandasnya.

    (Sf/Lo)