Terendam Banjir Rob Setiap Sore, Perbaikan Jalan 900 Meter ke Bontang Kuala Diajukan ke Pusat

    Seputarfakta.com - Nuraini -

    Seputar Kaltim

    01 April 2026 11:53 WIB

    Gambaran banjir rob di Bontang Kuala. (Foto: Tangkap Layar)

    Bontang - Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang mengajukan perbaikan jalan nasional sepanjang 900 meter menuju kawasan wisata Bontang Kuala kepada pemerintah pusat.

    Langkah ini diambil menyusul kondisi jalan yang kerap terendam banjir rob setiap sore hingga malam hari. Wali Kota, Neni Moerniaeni menyampaikan langsung usulan tersebut saat melakukan koordinasi dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat di Jakarta, Rabu (1/4/2026).

    Dalam pertemuan itu, ia menekankan akses jalan tersebut merupakan jalur vital bagi mobilitas masyarakat sekaligus penunjang sektor pariwisata.

    “Fenomena banjir rob terjadi hampir setiap hari, terutama sore hingga malam. Kondisi ini tidak hanya mengganggu aktivitas warga, tetapi juga berdampak pada fasilitas umum di sekitar lokasi,” ujar Neni.

    Ia menjelaskan secara teknis kondisi badan jalan berada di atas tanah dengan daya dukung rendah karena berada di kawasan muara. Hal ini membuat jalan mudah rusak dan semakin rentan terendam saat air laut pasang.

    Pemkot Bontang menilai perbaikan dengan konstruksi yang lebih kuat menjadi solusi jangka panjang. Namun keterbatasan APBD menjadi kendala utama, sehingga diperlukan intervensi dari pemerintah pusat.

    Selain untuk kelancaran mobilitas, perbaikan jalan tersebut juga dinilai penting demi keselamatan dan kenyamanan warga yang melintasi jalur itu setiap hari.

    Pemerintah kota berharap penanganan segera dilakukan agar akses menuju kawasan wisata Bontang Kuala tetap berfungsi optimal dan tidak terus terdampak banjir rob.

    "Bontang telah memberikan kontribusi besar bagi negara, khususnya dalam bidang migas. Kami berharap pemerintah pusat memberikan perhatian khusus pada jalan ini," ucapnya.

    (Sf/Lo)

    Tim Editorial

    Connect With Us

    Copyright @ 2023 seputarfakta.com.
    All right reserved

    Kategori

    Informasi

    Terendam Banjir Rob Setiap Sore, Perbaikan Jalan 900 Meter ke Bontang Kuala Diajukan ke Pusat

    Seputarfakta.com - Nuraini -

    Seputar Kaltim

    01 April 2026 11:53 WIB

    Gambaran banjir rob di Bontang Kuala. (Foto: Tangkap Layar)

    Bontang - Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang mengajukan perbaikan jalan nasional sepanjang 900 meter menuju kawasan wisata Bontang Kuala kepada pemerintah pusat.

    Langkah ini diambil menyusul kondisi jalan yang kerap terendam banjir rob setiap sore hingga malam hari. Wali Kota, Neni Moerniaeni menyampaikan langsung usulan tersebut saat melakukan koordinasi dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat di Jakarta, Rabu (1/4/2026).

    Dalam pertemuan itu, ia menekankan akses jalan tersebut merupakan jalur vital bagi mobilitas masyarakat sekaligus penunjang sektor pariwisata.

    “Fenomena banjir rob terjadi hampir setiap hari, terutama sore hingga malam. Kondisi ini tidak hanya mengganggu aktivitas warga, tetapi juga berdampak pada fasilitas umum di sekitar lokasi,” ujar Neni.

    Ia menjelaskan secara teknis kondisi badan jalan berada di atas tanah dengan daya dukung rendah karena berada di kawasan muara. Hal ini membuat jalan mudah rusak dan semakin rentan terendam saat air laut pasang.

    Pemkot Bontang menilai perbaikan dengan konstruksi yang lebih kuat menjadi solusi jangka panjang. Namun keterbatasan APBD menjadi kendala utama, sehingga diperlukan intervensi dari pemerintah pusat.

    Selain untuk kelancaran mobilitas, perbaikan jalan tersebut juga dinilai penting demi keselamatan dan kenyamanan warga yang melintasi jalur itu setiap hari.

    Pemerintah kota berharap penanganan segera dilakukan agar akses menuju kawasan wisata Bontang Kuala tetap berfungsi optimal dan tidak terus terdampak banjir rob.

    "Bontang telah memberikan kontribusi besar bagi negara, khususnya dalam bidang migas. Kami berharap pemerintah pusat memberikan perhatian khusus pada jalan ini," ucapnya.

    (Sf/Lo)