Cari disini...
Seputar Kaltim
Evakuasi jenazah pria dari rumah kontrakan di Kelurahan Teluk Lingga, Sangatta Utara, Kutai Timur. (Foto: Polres Kutim)
Sangatta – Seorang pria ditemukan meninggal dunia di rumah kontrakannya di Gang Rejeki III, RT 22, Kelurahan Teluk Lingga, Kecamatan Sangatta Utara, Kutai Timur (Kutim), Kamis (22/10/2026).
Jenazah pria itu ditemukan sekira pukul 14.30 Wita setelah seorang warga yang melintas melihat pintu kontrakan terbuka. Saksi kemudian mencium aroma tidak sedap dan melihat yang bersangkutan terbaring di dalam rumah dengan kondisi tubuh membengkak.
Temuan tersebut dilaporkan kepada ketua RT setempat dan diteruskan kepada Bhabinkamtibmas Kelurahan Teluk Lingga. Petugas kepolisian kemudian mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan.
Kasat Reskrim Polres Kutim, IPTU Raden Bagoes Prasetyo Raharjo, mengatakan polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan meminta keterangan sejumlah saksi.
“Dari hasil pemeriksaan awal, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh, baik akibat benda tumpul maupun benda tajam. Namun, penyebab pasti kematian belum dapat dipastikan,” ujar IPTU Raden.
Ia menambahkan, pemeriksaan dokter forensik RS Kudungga menemukan tanda pembusukan lanjut pada tubuh pria tersebut. Berdasarkan kondisi itu, waktu kematian diperkirakan dua hingga lima hari sebelum pemeriksaan.
Polisi juga menemukan sejumlah obat-obatan di kamar ditemukannya pria tersebut. Berdasarkan keterangan keluarga, yang bersangkutan sebelumnya kerap mengeluhkan nyeri di dada sebelah kiri dan beberapa kali dibawa berobat ke rumah sakit.
Pihak keluarga menolak dilakukan autopsi dan telah membuat surat pernyataan penolakan. Dengan demikian, penyebab pasti kematian belum dapat dipastikan melalui pemeriksaan lebih lanjut.
(Sf/Rs)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Evakuasi jenazah pria dari rumah kontrakan di Kelurahan Teluk Lingga, Sangatta Utara, Kutai Timur. (Foto: Polres Kutim)
Sangatta – Seorang pria ditemukan meninggal dunia di rumah kontrakannya di Gang Rejeki III, RT 22, Kelurahan Teluk Lingga, Kecamatan Sangatta Utara, Kutai Timur (Kutim), Kamis (22/10/2026).
Jenazah pria itu ditemukan sekira pukul 14.30 Wita setelah seorang warga yang melintas melihat pintu kontrakan terbuka. Saksi kemudian mencium aroma tidak sedap dan melihat yang bersangkutan terbaring di dalam rumah dengan kondisi tubuh membengkak.
Temuan tersebut dilaporkan kepada ketua RT setempat dan diteruskan kepada Bhabinkamtibmas Kelurahan Teluk Lingga. Petugas kepolisian kemudian mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan.
Kasat Reskrim Polres Kutim, IPTU Raden Bagoes Prasetyo Raharjo, mengatakan polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan meminta keterangan sejumlah saksi.
“Dari hasil pemeriksaan awal, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh, baik akibat benda tumpul maupun benda tajam. Namun, penyebab pasti kematian belum dapat dipastikan,” ujar IPTU Raden.
Ia menambahkan, pemeriksaan dokter forensik RS Kudungga menemukan tanda pembusukan lanjut pada tubuh pria tersebut. Berdasarkan kondisi itu, waktu kematian diperkirakan dua hingga lima hari sebelum pemeriksaan.
Polisi juga menemukan sejumlah obat-obatan di kamar ditemukannya pria tersebut. Berdasarkan keterangan keluarga, yang bersangkutan sebelumnya kerap mengeluhkan nyeri di dada sebelah kiri dan beberapa kali dibawa berobat ke rumah sakit.
Pihak keluarga menolak dilakukan autopsi dan telah membuat surat pernyataan penolakan. Dengan demikian, penyebab pasti kematian belum dapat dipastikan melalui pemeriksaan lebih lanjut.
(Sf/Rs)