Cari disini...
Seputar Kaltim
Tim gabungan saat mengevakuasi jasad korban (Dok: istimewa)
Tenggarong - Korban atas nama Arani (58) yang terlibat dalam insiden kecelakaan air antara perahu ces dan Kapal LCT di Sungai Belayan, Desa Long Beleh Haloq, Kecamatan Kembang Janggut, Kutai Kartanegara (Kukar) pada 13 Januari 2026 lalu ditemukan meninggal dunia.
Jasad korban ditemukan sejuah 27 Kilometer (Km) dari titik terjadinya insiden kecelakaan tersebut, Jumat (16/1/2026) sekitar pukul 07.00 WITA.
“Ini merupakan hari pencarian keempat dan korban telah ditemukan mengambang pagi tadi,” ujar Dantim Sementara BPBD Kukar, Afriyanto Raiman.
Ia menjelaskan bahwa tim gabungan sempat menghadapi berbagai rintangan ketika menjalankan misi pencarian korban, mulai dari melawan arus sungai yang kuat, akses jalan menuju TKP yang sulit karena terhalang banjir hingga keberadaan buaya yang mengintai di Sungai Belayan.
Meski begitu misi pencarian korban tetap membuahkan hasil. Kini, jasad korban telah dievakuasi dan dibawa ke rumah duka.
“Dengan ditemukannya jasad korban ini, menandakan misi pencarian telah dinyatakan selesai,” tandasnya.
(Sf/Rs)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Tim gabungan saat mengevakuasi jasad korban (Dok: istimewa)
Tenggarong - Korban atas nama Arani (58) yang terlibat dalam insiden kecelakaan air antara perahu ces dan Kapal LCT di Sungai Belayan, Desa Long Beleh Haloq, Kecamatan Kembang Janggut, Kutai Kartanegara (Kukar) pada 13 Januari 2026 lalu ditemukan meninggal dunia.
Jasad korban ditemukan sejuah 27 Kilometer (Km) dari titik terjadinya insiden kecelakaan tersebut, Jumat (16/1/2026) sekitar pukul 07.00 WITA.
“Ini merupakan hari pencarian keempat dan korban telah ditemukan mengambang pagi tadi,” ujar Dantim Sementara BPBD Kukar, Afriyanto Raiman.
Ia menjelaskan bahwa tim gabungan sempat menghadapi berbagai rintangan ketika menjalankan misi pencarian korban, mulai dari melawan arus sungai yang kuat, akses jalan menuju TKP yang sulit karena terhalang banjir hingga keberadaan buaya yang mengintai di Sungai Belayan.
Meski begitu misi pencarian korban tetap membuahkan hasil. Kini, jasad korban telah dievakuasi dan dibawa ke rumah duka.
“Dengan ditemukannya jasad korban ini, menandakan misi pencarian telah dinyatakan selesai,” tandasnya.
(Sf/Rs)