Cari disini...
Seputar Kaltim
Aksi dari Talent Tenggarong Kutai Carnival pada Minggu (10/9/23). dalam rangka memperingati hari jadi Kota Tenggarong ke-241, TKC mengusung tema 'The History of East'. (Foto:M.Anshori/Seputarfakta.com).
Tenggarong - Tenggarong Kutai Carnival (TKC) 2023 merupakan even tahunan yang sudah berjalan selama 11 tahun di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar).
Even yang diselenggarakan Dinas Pariwisata pada 2023 ini mengusung tema The History Of East dengan tiga konsep kostum, yakni Trenggiling, Tiga Danau dan Kedaton Kesultanan Kutai Kertanegara Ing Martadipura.
Tema The History of East akan memperlihatkan kepada masyarakat betapa indahnya sejarah Kaltim melalui tiga tema tersebut dan keunikan kostum carnaval yang dibuat langsung oleh 30 peserta itu sendiri.
TKC merupakan salah satu dari sekian banyak carnival yang ada di Indonesia, dilaksanakan sesuai dengan standar nasional carnaval yang telah ditetapkan oleh pencetusnya yaitu Jember Fashion Carnaval.
Bupati Kukar, Edi Damansyah mengatakan TKC merupakan agenda yang rutin dilaksanakan setiap tahunnya pada Festival Kota Raja dalam rangka hari jadi Kota Tenggarong.
“Talent-talent ini kami fasilitas dengan mengikuti workshop dan mereka berhasil membuat kostum yang unik sesuai tema,” kata Edi, Minggu (10/9/2023).
Penampilan peserta di Tenggarong Kutai Carnival (TKC) memang sangat ditunggu oleh masyarakat.
Dalam pertunjukan, para peserta selalu sukses memukau ribuan pasang mata dan menjadi tontonan serta hiburan menarik bagi masyarakat.
“Kreatif ini bisa direalisasikan dengan membawa dampak pada peningkatan ekonomi, baik personal maupun komunitasnya,” ucap Edi.
Edi berharap ke depannya agar lebih banyak lagi para talent maupun generasi muda di Kukar terlibat di kegiatan TKC dalam mengembangkan kreativitas dan inovasi serta bakatnya. “Harapannya untuk para talent TKC, semoga dapat terus konsisten dalam menekuni bidang ini," ungkapnya.
Ia berpesan agar gelaran TKC ini tidak hanya menarik wisatawan, namun menjadi motivasi bagi masyarakat untuk mengembangkan ide-ide kreatif, menciptakan sesuatu yang unik serta memiliki ciri khas tersendiri.
“Tentunya dengan memanfaatkan kreativitas, keterampilan dan bakat individu untuk kesejahteraan serta lapangan kerja,” pungkasnya.
(Sf/By)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Aksi dari Talent Tenggarong Kutai Carnival pada Minggu (10/9/23). dalam rangka memperingati hari jadi Kota Tenggarong ke-241, TKC mengusung tema 'The History of East'. (Foto:M.Anshori/Seputarfakta.com).
Tenggarong - Tenggarong Kutai Carnival (TKC) 2023 merupakan even tahunan yang sudah berjalan selama 11 tahun di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar).
Even yang diselenggarakan Dinas Pariwisata pada 2023 ini mengusung tema The History Of East dengan tiga konsep kostum, yakni Trenggiling, Tiga Danau dan Kedaton Kesultanan Kutai Kertanegara Ing Martadipura.
Tema The History of East akan memperlihatkan kepada masyarakat betapa indahnya sejarah Kaltim melalui tiga tema tersebut dan keunikan kostum carnaval yang dibuat langsung oleh 30 peserta itu sendiri.
TKC merupakan salah satu dari sekian banyak carnival yang ada di Indonesia, dilaksanakan sesuai dengan standar nasional carnaval yang telah ditetapkan oleh pencetusnya yaitu Jember Fashion Carnaval.
Bupati Kukar, Edi Damansyah mengatakan TKC merupakan agenda yang rutin dilaksanakan setiap tahunnya pada Festival Kota Raja dalam rangka hari jadi Kota Tenggarong.
“Talent-talent ini kami fasilitas dengan mengikuti workshop dan mereka berhasil membuat kostum yang unik sesuai tema,” kata Edi, Minggu (10/9/2023).
Penampilan peserta di Tenggarong Kutai Carnival (TKC) memang sangat ditunggu oleh masyarakat.
Dalam pertunjukan, para peserta selalu sukses memukau ribuan pasang mata dan menjadi tontonan serta hiburan menarik bagi masyarakat.
“Kreatif ini bisa direalisasikan dengan membawa dampak pada peningkatan ekonomi, baik personal maupun komunitasnya,” ucap Edi.
Edi berharap ke depannya agar lebih banyak lagi para talent maupun generasi muda di Kukar terlibat di kegiatan TKC dalam mengembangkan kreativitas dan inovasi serta bakatnya. “Harapannya untuk para talent TKC, semoga dapat terus konsisten dalam menekuni bidang ini," ungkapnya.
Ia berpesan agar gelaran TKC ini tidak hanya menarik wisatawan, namun menjadi motivasi bagi masyarakat untuk mengembangkan ide-ide kreatif, menciptakan sesuatu yang unik serta memiliki ciri khas tersendiri.
“Tentunya dengan memanfaatkan kreativitas, keterampilan dan bakat individu untuk kesejahteraan serta lapangan kerja,” pungkasnya.
(Sf/By)