Seputar Kaltim

    Tenaga Pendidik dan Kesehatan di PPU Kurang, Pemkab Coba Benahi Penempatan ASN

    Penulis:Agus Saputra|Redaktur:Rusdianto
    30 Juni 2025 pukul 12:01 WITA

    Plt Kepala BKPSDM PPU, Ainie (Foto: Agus Saputra/Seputarfakta.com)

    Penajam - Penajam Paser Utara (PPU) mengalami kekurangan tenaga operasional di sektor pendidikan dan kesehatan untuk menunjang pelayanan publik.

    Perkiraan, PPU setidaknya memerlukan ratusan tenaga kesehatan dan pendidik untuk memastikan pelayanan publik yang diberikan kepada masyarakat dapat berjalan secara maksimal.

    “Bapak bupati pernah menyampaikan seperti itu (jumlah ASN di beberapa OPD gemuk, sedangkan yang lain kurang),” ucap Plt Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) PPU, Ainie dalam pekan ini.

    Sebagai solusi untuk mengatasi permasalahan kekurangan tenaga kesehatan dan pendidik tersebut,  pemerintah daerah berencana akan melakukan penataan ulang terkait penempatan ASN untuk mengisi keterkosongan posisi di OPD lain.

    Namun sistem rotasi antarintansi ini tidak hanya sekedar menempatkan individu saja, tapi perlu disesuaikan dengan kompetensi yang dibutuhkan.

    “Nanti akan kita petakan melalui OPD-OPD, jadi kita meminta OPD-OPD untuk memperlihatkan peta jabatannya agar mudah bagi kita mengidentifikasi apakah di OPD tersebut kelebihan tenaga atau sudah ideal,” bebernya.

    Ia menegaskan hasil pemetaan nantinya akan menjadi dasar bagi BKPSDM PPU untuk menyesuaikan kembali pendistrubusian ASN guna permasalahan serupa di masa mendatang.

    Langkah ini diharapkan bisa menciptakan pemerataan pelayanan publik dan meningkatkan kinerja instansi pemerintah di semua lini sektor.

    “Informasi dari bapak bupati ada salah satu OPD yang gemuk. Itu nanti bisa kita distribusikan ke yang membutuhkan untuk mengisi kekurangan tadi,” tandasnya.

    (Sf/Rs)

    Seputar Kaltim

    Tenaga Pendidik dan Kesehatan di PPU Kurang, Pemkab Coba Benahi Penempatan ASN

    Penulis:Agus Saputra|Redaktur:Rusdianto
    30 Juni 2025 pukul 12:01 WITA

    Plt Kepala BKPSDM PPU, Ainie (Foto: Agus Saputra/Seputarfakta.com)

    Penajam - Penajam Paser Utara (PPU) mengalami kekurangan tenaga operasional di sektor pendidikan dan kesehatan untuk menunjang pelayanan publik.

    Perkiraan, PPU setidaknya memerlukan ratusan tenaga kesehatan dan pendidik untuk memastikan pelayanan publik yang diberikan kepada masyarakat dapat berjalan secara maksimal.

    “Bapak bupati pernah menyampaikan seperti itu (jumlah ASN di beberapa OPD gemuk, sedangkan yang lain kurang),” ucap Plt Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) PPU, Ainie dalam pekan ini.

    Sebagai solusi untuk mengatasi permasalahan kekurangan tenaga kesehatan dan pendidik tersebut,  pemerintah daerah berencana akan melakukan penataan ulang terkait penempatan ASN untuk mengisi keterkosongan posisi di OPD lain.

    Namun sistem rotasi antarintansi ini tidak hanya sekedar menempatkan individu saja, tapi perlu disesuaikan dengan kompetensi yang dibutuhkan.

    “Nanti akan kita petakan melalui OPD-OPD, jadi kita meminta OPD-OPD untuk memperlihatkan peta jabatannya agar mudah bagi kita mengidentifikasi apakah di OPD tersebut kelebihan tenaga atau sudah ideal,” bebernya.

    Ia menegaskan hasil pemetaan nantinya akan menjadi dasar bagi BKPSDM PPU untuk menyesuaikan kembali pendistrubusian ASN guna permasalahan serupa di masa mendatang.

    Langkah ini diharapkan bisa menciptakan pemerataan pelayanan publik dan meningkatkan kinerja instansi pemerintah di semua lini sektor.

    “Informasi dari bapak bupati ada salah satu OPD yang gemuk. Itu nanti bisa kita distribusikan ke yang membutuhkan untuk mengisi kekurangan tadi,” tandasnya.

    (Sf/Rs)