Tempuh Perjalanan Panjang ke Ternate, Borneo FC Tiadakan Latihan Jelang Lawan Malut United

    Seputarfakta.com - Maulana -

    Seputar Kaltim

    27 Desember 2025 11:43 WIB

    Kedatangan staff dan para pemain Borneo FC di Ternate. (Foto: Borneo FC)

    Samarinda - Tantangan berat menghampiri skuad Borneo FC jelang laga tandang. Laga ini merupakan pekan tunda ke-8 BRI Liga 1 melawan Malut United di Stadion Gelora Kie Raha, Minggu (28/12/2025).

    Bukan hanya menghadapi kekuatan lawan, skuad berjuluk Pesut Etam ini harus bergelut dengan kelelahan fisik akibat logistik perjalanan yang panjang menuju Ternate.

    Dalam konferensi pers pra-pertandingan, Pelatih Kepala Borneo FC, Fabio Lefundes mengungkapkan timnya baru tiba di Ternate pada pagi hari sebelum pertandingan. 

    Situasi ini memaksa tim pelatih mengambil keputusan strategis meniadakan sesi Official Training (OT) atau uji coba lapangan yang biasanya wajib dilakukan tim tamu.

    Lefundes menegaskan keputusan melewatkan OT diambil demi menjaga kebugaran pemain. Ia mengeluhkan pengaturan jadwal penerbangan yang dinilai kurang ideal bagi tim yang harus bertanding dalam waktu dekat.

    "Logistik perjalanan ke sini tidak mudah bagi siapa pun. Jadwal penerbangan yang tersedia membuat kami harus mengatur segalanya dengan sangat ketat agar bisa bermain besok sore," ujar Lefundes di hadapan awak media.

    Pelatih asal Brazil ini menambahkan alasannya mengapa tidak mengambil OT sore ini. "Ini karena faktor logistik dan istirahat. Kami lebih memilih pemain beristirahat total dari pada datang ke lapangan tapi hasilnya percuma karena kondisi fisik mereka tidak maksimal," tuturnya.

    Senada dengan sang pelatih, pemain Borneo FC, Douglas Coutinho mendukung penuh keputusan tersebut. Menurutnya, memaksakan latihan fisik setelah perjalanan jauh justru meningkatkan risiko cedera bagi para pemain.

    Sebagai gantinya, tim Borneo FC memanfaatkan waktu yang ada untuk melakukan sesi kelas dan analisis video.

    "Saat ini, istirahat lebih penting dari pada mengambil risiko cedera di latihan karena kelelahan. Lebih menguntungkan bagi kami melakukan meeting dengan tim pelatih, melihat video analisis kesalahan kami dan kekuatan lawan. Itu lebih efektif," ungkap Coutinho.

    Meski diadang kendala non-teknis dan hasil yang kurang memuaskan di beberapa laga terakhir, Borneo FC tetap optimis. Coutinho menegaskan timnya datang dengan fokus penuh untuk mempertahankan posisi di papan atas klasemen.

    "Kami tahu Malut United tim kuat dengan pemain bagus, tapi Borneo juga punya kualitas. Kami ingin kembali ke jalur kemenangan dan bekerja keras untuk itu," pungkasnya.

    (Sf/Lo)

    Tim Editorial

    Connect With Us

    Copyright @ 2023 seputarfakta.com.
    All right reserved

    Kategori

    Informasi

    Tempuh Perjalanan Panjang ke Ternate, Borneo FC Tiadakan Latihan Jelang Lawan Malut United

    Seputarfakta.com - Maulana -

    Seputar Kaltim

    27 Desember 2025 11:43 WIB

    Kedatangan staff dan para pemain Borneo FC di Ternate. (Foto: Borneo FC)

    Samarinda - Tantangan berat menghampiri skuad Borneo FC jelang laga tandang. Laga ini merupakan pekan tunda ke-8 BRI Liga 1 melawan Malut United di Stadion Gelora Kie Raha, Minggu (28/12/2025).

    Bukan hanya menghadapi kekuatan lawan, skuad berjuluk Pesut Etam ini harus bergelut dengan kelelahan fisik akibat logistik perjalanan yang panjang menuju Ternate.

    Dalam konferensi pers pra-pertandingan, Pelatih Kepala Borneo FC, Fabio Lefundes mengungkapkan timnya baru tiba di Ternate pada pagi hari sebelum pertandingan. 

    Situasi ini memaksa tim pelatih mengambil keputusan strategis meniadakan sesi Official Training (OT) atau uji coba lapangan yang biasanya wajib dilakukan tim tamu.

    Lefundes menegaskan keputusan melewatkan OT diambil demi menjaga kebugaran pemain. Ia mengeluhkan pengaturan jadwal penerbangan yang dinilai kurang ideal bagi tim yang harus bertanding dalam waktu dekat.

    "Logistik perjalanan ke sini tidak mudah bagi siapa pun. Jadwal penerbangan yang tersedia membuat kami harus mengatur segalanya dengan sangat ketat agar bisa bermain besok sore," ujar Lefundes di hadapan awak media.

    Pelatih asal Brazil ini menambahkan alasannya mengapa tidak mengambil OT sore ini. "Ini karena faktor logistik dan istirahat. Kami lebih memilih pemain beristirahat total dari pada datang ke lapangan tapi hasilnya percuma karena kondisi fisik mereka tidak maksimal," tuturnya.

    Senada dengan sang pelatih, pemain Borneo FC, Douglas Coutinho mendukung penuh keputusan tersebut. Menurutnya, memaksakan latihan fisik setelah perjalanan jauh justru meningkatkan risiko cedera bagi para pemain.

    Sebagai gantinya, tim Borneo FC memanfaatkan waktu yang ada untuk melakukan sesi kelas dan analisis video.

    "Saat ini, istirahat lebih penting dari pada mengambil risiko cedera di latihan karena kelelahan. Lebih menguntungkan bagi kami melakukan meeting dengan tim pelatih, melihat video analisis kesalahan kami dan kekuatan lawan. Itu lebih efektif," ungkap Coutinho.

    Meski diadang kendala non-teknis dan hasil yang kurang memuaskan di beberapa laga terakhir, Borneo FC tetap optimis. Coutinho menegaskan timnya datang dengan fokus penuh untuk mempertahankan posisi di papan atas klasemen.

    "Kami tahu Malut United tim kuat dengan pemain bagus, tapi Borneo juga punya kualitas. Kami ingin kembali ke jalur kemenangan dan bekerja keras untuk itu," pungkasnya.

    (Sf/Lo)