Seputar Kaltim

    Tekan Risiko Penyakit, Pemkot Bontang Ingatkan Lansia Jaga Pola Makan dan Rutin Cek Kesehatan

    Penulis:Nuraini|Redaktur:Rusdianto
    28 Maret 2026 pukul 20:09 WITA

    Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni saat menyalurkan bantuan makanan tambahan bagi lansia di Kelurahan Bontang Lestari. (Foto: Prokompim Bontang)

    Bontang - Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang menyoroti pentingnya pencegahan penyakit pada lansia melalui pemenuhan gizi dan pemeriksaan kesehatan rutin. Hal ini disampaikan Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, saat menyalurkan bantuan sosial di Kelurahan Bontang Lestari, Jumat (27/3/2026).

    Dalam kegiatan tersebut, bantuan diberikan kepada 10 lansia di RT 005. Penyerahan dilakukan di Masjid Ar Rahman Pagung, bertepatan dengan peninjauan program Renovasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).

    Selain bahan pokok, bantuan juga mencakup telur sebagai sumber protein untuk menunjang kebutuhan gizi harian lansia. Menurut Neni, pemenuhan nutrisi yang cukup menjadi langkah awal untuk menjaga kondisi kesehatan di usia lanjut.

    Ia menekankan bahwa lansia perlu rutin memanfaatkan layanan pemeriksaan kesehatan gratis di puskesmas guna mendeteksi penyakit sejak dini. Upaya promotif dan preventif dinilai lebih efektif dalam menjaga kualitas hidup dibandingkan penanganan saat kondisi sudah memburuk.

    “Pola makan harus dijaga, pemeriksaan kesehatan juga penting. Ini untuk mencegah risiko penyakit di usia lanjut,” ujarnya.

    Pemerintah juga mendorong peran keluarga dalam mendampingi lansia, terutama dalam menjaga pola hidup sehat dan memastikan akses layanan kesehatan tetap terpenuhi.

    Meski di tengah penyesuaian anggaran, program bagi kelompok rentan, termasuk lansia, tetap menjadi prioritas. Pemkot Bontang berharap langkah ini dapat membantu lansia hidup lebih sehat, mandiri, dan terhindar dari risiko penyakit yang dapat menurunkan kualitas hidup mereka.

    (Sf/Rs)

    Seputar Kaltim

    Tekan Risiko Penyakit, Pemkot Bontang Ingatkan Lansia Jaga Pola Makan dan Rutin Cek Kesehatan

    Penulis:Nuraini|Redaktur:Rusdianto
    28 Maret 2026 pukul 20:09 WITA

    Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni saat menyalurkan bantuan makanan tambahan bagi lansia di Kelurahan Bontang Lestari. (Foto: Prokompim Bontang)

    Bontang - Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang menyoroti pentingnya pencegahan penyakit pada lansia melalui pemenuhan gizi dan pemeriksaan kesehatan rutin. Hal ini disampaikan Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, saat menyalurkan bantuan sosial di Kelurahan Bontang Lestari, Jumat (27/3/2026).

    Dalam kegiatan tersebut, bantuan diberikan kepada 10 lansia di RT 005. Penyerahan dilakukan di Masjid Ar Rahman Pagung, bertepatan dengan peninjauan program Renovasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).

    Selain bahan pokok, bantuan juga mencakup telur sebagai sumber protein untuk menunjang kebutuhan gizi harian lansia. Menurut Neni, pemenuhan nutrisi yang cukup menjadi langkah awal untuk menjaga kondisi kesehatan di usia lanjut.

    Ia menekankan bahwa lansia perlu rutin memanfaatkan layanan pemeriksaan kesehatan gratis di puskesmas guna mendeteksi penyakit sejak dini. Upaya promotif dan preventif dinilai lebih efektif dalam menjaga kualitas hidup dibandingkan penanganan saat kondisi sudah memburuk.

    “Pola makan harus dijaga, pemeriksaan kesehatan juga penting. Ini untuk mencegah risiko penyakit di usia lanjut,” ujarnya.

    Pemerintah juga mendorong peran keluarga dalam mendampingi lansia, terutama dalam menjaga pola hidup sehat dan memastikan akses layanan kesehatan tetap terpenuhi.

    Meski di tengah penyesuaian anggaran, program bagi kelompok rentan, termasuk lansia, tetap menjadi prioritas. Pemkot Bontang berharap langkah ini dapat membantu lansia hidup lebih sehat, mandiri, dan terhindar dari risiko penyakit yang dapat menurunkan kualitas hidup mereka.

    (Sf/Rs)