Seputar Kaltim

    Tegaskan Komitmen Perkuat Peran Posyandu, Bupati Berau Kukuhkan Ketua TP PKK dan Pengurus Pembina Posyandu 

    Penulis:Baiq Eliana|Redaktur:Rusdianto
    16 Juni 2025 pukul 20:51 WITA

    Acara Pengukuhan Ketua TP-PKK Kabupaten Berau Periode tahun 2025-2030 sekaligus Pelantikkan Tim Pembina Posyandu Kabupaten Berau Periode tahun 2025-2030 dan Pelantikan Ketua Tim Pembina Posyandu di 13 Kecamatan se-Kabupaten Berau di Balai Mufakat. (Foto: Baiq Eliana/seputarfakta.com)

    Tanjung Redeb - Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas mengukuhkan Ketua Tim Pembina  Penggerak, Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Berau Periode tahun 2025-2030 sekaligus Pelantikkan Tim Pembina Posyandu Kabupaten Berau Periode tahun 2025-2030 dan Pelantikan Ketua Tim Pembina Posyandu di 13 Kecamatan se-Kabupaten Berau di Balai Mufakat, Tanjung Redeb pada Senin (16/6/2025).

    Pelantikan tersebut disaksikan juga oleh 
    Disaksikan Wakil Bupati (Wabup) Berau, Gamalis, Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Berau, Sulasih Said, serta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) sekaligus pembina Posyandu, menyaksikan Ketua TP-PKK Berau dan Ketua TP Posyandu, Sri Aslinda Gamalis dilantik Bupati Berau.

    Dalam pelantikan tersebut, sebanyak 49 orang pengurus PKK Kabupaten Berau telah resmi dilantik, sementara di tingkat kecamatan, delapan belas ketua tim pembina Posyandu turut diresmikan.

    Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas mengatakan bahwa tim Penggerak PKK merupakan garda terdepan yang melaksanakan 10 Program Pokok PKK yang bertujuan mewujudkan keluarga berkualitas baik dalam aspek pendidikan, kesehatan, ekonomi, sosial budaya, moral dan lingkungan hidup.

    "Harus disadari,  TP PKK dan Tim Pembina Posyandu memiliki hubungan kerja yang sangat erat, oleh karena itu Ketua TP PKK secara otomatis menjadi Ketua Tim Pembina Posyandu," ujar Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas.

    Sehingga, ia menilai betapa pentingnya eksistensi TP PKK dan Posyandu, agar mengoptimalkan Posyandu sebagai pusat penggerak pembangunan manusia di tingkat kampung, tempat layanan dasar
    bertemu, mulai dari kesehatan, pendidikan, perlindungan anak, hingga ketahanan keluarga.

    "Saya meminta kepada seluruh pengurus agar mensinergikan TP PKK dan Posyandu mewujudkan  keberhasilan organisasi yakni kesejahteraan keluarga. Sinergi ini, bukan hanya soal pembangunan fisik saja. Tetapi juga sinergi dengan elemen pendukung melalui 10 program Pokok PKK," tungkas Sri.

    Sementara itu, Ketua TP-PKK Berau dan Ketua TP Posyandu, Sri Aslinda Gamalis menegaskan komitmennya untuk memperkuat peran Posyandu melalui peningkatan sinergi lintas sektor dan edukasi kepada masyarakat. 

    "Dengan pelantikan ini, kami ingin mendorong agar Posyandu lebih aktif, bukan hanya melayani balita tapi juga memperhatikan para lansia. Harapannya masyarakat terdorong untuk datang dan memanfaatkan layanan Posyandu," ujar Sri Aslinda.

    Ia pun menyampaikan bahwa peran ini membawa tanggung jawab besar dalam memastikan pelayanan dasar masyarakat, khususnya melalui enam Standar Pelayanan Minimal (SPM) yang melibatkan OPD terkait. Dirinya pun menyebut pentingnya perhatian terhadap sarana dan prasarana Posyandu, agar masyarakat merasa nyaman dan terdorong untuk datang. 

    "Jangan kita salahkan masyarakat jika mereka enggan ke Posyandu, tapi kita juga harus evaluasi apakah tempatnya sudah layak, apakah fasilitasnya bersih dan nyaman, terutama bagi ibu hamil dan balita," tuturnya.

    Aslinda berharap dengan kolaborasi berbagai pihak serta komitmen bersama, PKK Berau berharap peran Posyandu sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan masyarakat dapat berjalan optimal dan berkelanjutan.

    (Sf/Rs)

    Seputar Kaltim

    Tegaskan Komitmen Perkuat Peran Posyandu, Bupati Berau Kukuhkan Ketua TP PKK dan Pengurus Pembina Posyandu 

    Penulis:Baiq Eliana|Redaktur:Rusdianto
    16 Juni 2025 pukul 20:51 WITA

    Acara Pengukuhan Ketua TP-PKK Kabupaten Berau Periode tahun 2025-2030 sekaligus Pelantikkan Tim Pembina Posyandu Kabupaten Berau Periode tahun 2025-2030 dan Pelantikan Ketua Tim Pembina Posyandu di 13 Kecamatan se-Kabupaten Berau di Balai Mufakat. (Foto: Baiq Eliana/seputarfakta.com)

    Tanjung Redeb - Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas mengukuhkan Ketua Tim Pembina  Penggerak, Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Berau Periode tahun 2025-2030 sekaligus Pelantikkan Tim Pembina Posyandu Kabupaten Berau Periode tahun 2025-2030 dan Pelantikan Ketua Tim Pembina Posyandu di 13 Kecamatan se-Kabupaten Berau di Balai Mufakat, Tanjung Redeb pada Senin (16/6/2025).

    Pelantikan tersebut disaksikan juga oleh 
    Disaksikan Wakil Bupati (Wabup) Berau, Gamalis, Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Berau, Sulasih Said, serta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) sekaligus pembina Posyandu, menyaksikan Ketua TP-PKK Berau dan Ketua TP Posyandu, Sri Aslinda Gamalis dilantik Bupati Berau.

    Dalam pelantikan tersebut, sebanyak 49 orang pengurus PKK Kabupaten Berau telah resmi dilantik, sementara di tingkat kecamatan, delapan belas ketua tim pembina Posyandu turut diresmikan.

    Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas mengatakan bahwa tim Penggerak PKK merupakan garda terdepan yang melaksanakan 10 Program Pokok PKK yang bertujuan mewujudkan keluarga berkualitas baik dalam aspek pendidikan, kesehatan, ekonomi, sosial budaya, moral dan lingkungan hidup.

    "Harus disadari,  TP PKK dan Tim Pembina Posyandu memiliki hubungan kerja yang sangat erat, oleh karena itu Ketua TP PKK secara otomatis menjadi Ketua Tim Pembina Posyandu," ujar Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas.

    Sehingga, ia menilai betapa pentingnya eksistensi TP PKK dan Posyandu, agar mengoptimalkan Posyandu sebagai pusat penggerak pembangunan manusia di tingkat kampung, tempat layanan dasar
    bertemu, mulai dari kesehatan, pendidikan, perlindungan anak, hingga ketahanan keluarga.

    "Saya meminta kepada seluruh pengurus agar mensinergikan TP PKK dan Posyandu mewujudkan  keberhasilan organisasi yakni kesejahteraan keluarga. Sinergi ini, bukan hanya soal pembangunan fisik saja. Tetapi juga sinergi dengan elemen pendukung melalui 10 program Pokok PKK," tungkas Sri.

    Sementara itu, Ketua TP-PKK Berau dan Ketua TP Posyandu, Sri Aslinda Gamalis menegaskan komitmennya untuk memperkuat peran Posyandu melalui peningkatan sinergi lintas sektor dan edukasi kepada masyarakat. 

    "Dengan pelantikan ini, kami ingin mendorong agar Posyandu lebih aktif, bukan hanya melayani balita tapi juga memperhatikan para lansia. Harapannya masyarakat terdorong untuk datang dan memanfaatkan layanan Posyandu," ujar Sri Aslinda.

    Ia pun menyampaikan bahwa peran ini membawa tanggung jawab besar dalam memastikan pelayanan dasar masyarakat, khususnya melalui enam Standar Pelayanan Minimal (SPM) yang melibatkan OPD terkait. Dirinya pun menyebut pentingnya perhatian terhadap sarana dan prasarana Posyandu, agar masyarakat merasa nyaman dan terdorong untuk datang. 

    "Jangan kita salahkan masyarakat jika mereka enggan ke Posyandu, tapi kita juga harus evaluasi apakah tempatnya sudah layak, apakah fasilitasnya bersih dan nyaman, terutama bagi ibu hamil dan balita," tuturnya.

    Aslinda berharap dengan kolaborasi berbagai pihak serta komitmen bersama, PKK Berau berharap peran Posyandu sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan masyarakat dapat berjalan optimal dan berkelanjutan.

    (Sf/Rs)