Seputar Kaltim

    Tarian Putri Karang Melenu Ramaikan Panggung HKG PKK ke-51 Tahun

    Penulis:Muhammad Anshori|Redaktur:Buniyamin
    20 Juli 2023 pukul 13:17 WITA

    Tarian Putri Karang Melenu yang di tampilkan oleh Kecamatan Muara Badak. (Foto: M.Anshori/Seputarfakta.com).

    Tenggarong - Kecamatan Muara Badak ikut memeriahkan panggung acara dengan menghadirkan Tarian Putri Karang Melenu HKG PKK ke-51 Kabupaten Kutai Kartanegara, Rabu (18/7/2023).

    Koreografi Seni, Diva Nur mengatakan Tarian Putri Karang Melenu merupakan tarian yang berasal dari Kukar.

    Tarian ini bercerita entang lahirnya Putri Karang Melenu. "Kami angkat sejarah ini di pelajaran sekolah agar anak-anak tahu tentang sejarah Kutai dan bisa mengenal siapa sosok Putri Karang Melenu. Ini kami aplikasinya ke dalam tarian," katanya.

    Total ada 13 gerak dasar jepen dan sudah disahkan, tapi dikreasikan dalam tarian demi untuk menyampaikan cerita dari tarian tersebut. "Penarinya 90 persen dari kalangan pelajar SMP," ucap Diva Nur.

    Pihaknya membuka seleksi untuk siswa yang ingin bergabung, dilakukan dengan seleksi secara ilmiah dan secara fisik harus sesuai kreteria. 

    "Penyampaian tarian tersebut lebih ke drama, jadi bagaimana cara kami untuk menyampaikan pesan itu lewat tarian. Anak yang kami seleksi benar-benar memenuhi kreterianya," pungkasnya. 

    (Sf/By)

    Seputar Kaltim

    Tarian Putri Karang Melenu Ramaikan Panggung HKG PKK ke-51 Tahun

    Penulis:Muhammad Anshori|Redaktur:Buniyamin
    20 Juli 2023 pukul 13:17 WITA

    Tarian Putri Karang Melenu yang di tampilkan oleh Kecamatan Muara Badak. (Foto: M.Anshori/Seputarfakta.com).

    Tenggarong - Kecamatan Muara Badak ikut memeriahkan panggung acara dengan menghadirkan Tarian Putri Karang Melenu HKG PKK ke-51 Kabupaten Kutai Kartanegara, Rabu (18/7/2023).

    Koreografi Seni, Diva Nur mengatakan Tarian Putri Karang Melenu merupakan tarian yang berasal dari Kukar.

    Tarian ini bercerita entang lahirnya Putri Karang Melenu. "Kami angkat sejarah ini di pelajaran sekolah agar anak-anak tahu tentang sejarah Kutai dan bisa mengenal siapa sosok Putri Karang Melenu. Ini kami aplikasinya ke dalam tarian," katanya.

    Total ada 13 gerak dasar jepen dan sudah disahkan, tapi dikreasikan dalam tarian demi untuk menyampaikan cerita dari tarian tersebut. "Penarinya 90 persen dari kalangan pelajar SMP," ucap Diva Nur.

    Pihaknya membuka seleksi untuk siswa yang ingin bergabung, dilakukan dengan seleksi secara ilmiah dan secara fisik harus sesuai kreteria. 

    "Penyampaian tarian tersebut lebih ke drama, jadi bagaimana cara kami untuk menyampaikan pesan itu lewat tarian. Anak yang kami seleksi benar-benar memenuhi kreterianya," pungkasnya. 

    (Sf/By)