Seputar Kaltim

    Target Zero Weste, Penanganan Sampah di Paser Capai 90 Persen

    Penulis:Sahrul|Redaktur:Buniyamin
    25 Juni 2024 pukul 17:22 WITA

    Bupati Paser, dr Fahmi Fadli (Muhammad Sahrul/Seputarfakta.com)

    Tanah Grogot - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Paser tengah berupaya menggapai zero weste atau gaya hidup yang bebas dari sampah.

    Bupati Paser, dr Fahmi Fadli mengaku untuk mewujudkan zero weste, telah dibentuk Kelompok Kerja (Pokja) Pengelolaan Sampah dan Limbah yang penanganannya sudah mencapai 90 persen.

    Sementara sekitar 9,13 persen atau sebanyak 6.790 berdasarkan Kartu Keluarga (KK) masih melakukan aktivitas Buang Air Besar Sembarangan (BABS), kemudian 3,40 persen atau 2.532 KK dengan kondisi jamban tidak sesuai standar atau tidak layak.

    Pemkab Paser juga telah menginisiasi Program Percepatan Pembangunan Sanitasi Permukiman (PPSP) untuk mencapai target sanitasi nasional dalam  Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024.

    “Target utama ialah zero weste, di mana tidak ada lagi Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah dan itu harus diolah bernilai ekonomis,” kata dr Fahmi, Selasa (25/6/2024).

    Terkait masih adanya aktivitas BABS dan jamban tak layak, Pokja memiliki paket kebijakan yang disebut Paser Berse, berupa penyediaan jamban dan tangki septik hingga sedot tinja gratis.

    Masyarakat turut di beri pemahaman untuk memicu kesadaran agar tidak lagi BABS, juga bakal dibentuk Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST) dan Tempat Pengelolaan Sampah Reduce Reuse Recycle (TPS3R), termasuk menyediakan bank sampah dan reward bagi pengelola sampah.

    Untuk ke depannya, dr Fahmi mengharapkan agar tidak ada lagi terpampang sebuah tempt sampan di pinggiran jalan yang dinilai baunya dapat mengganggu aktivitas masyarakat.

    "Saya harap kedepannya tidak adalagi bak sampah pinggir jalan yang terlihat penuh selain mengganggu pemandangan baunya pun akan mengganggu aktivitas," tandasnya.

    (Sf/By)

    Seputar Kaltim

    Target Zero Weste, Penanganan Sampah di Paser Capai 90 Persen

    Penulis:Sahrul|Redaktur:Buniyamin
    25 Juni 2024 pukul 17:22 WITA

    Bupati Paser, dr Fahmi Fadli (Muhammad Sahrul/Seputarfakta.com)

    Tanah Grogot - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Paser tengah berupaya menggapai zero weste atau gaya hidup yang bebas dari sampah.

    Bupati Paser, dr Fahmi Fadli mengaku untuk mewujudkan zero weste, telah dibentuk Kelompok Kerja (Pokja) Pengelolaan Sampah dan Limbah yang penanganannya sudah mencapai 90 persen.

    Sementara sekitar 9,13 persen atau sebanyak 6.790 berdasarkan Kartu Keluarga (KK) masih melakukan aktivitas Buang Air Besar Sembarangan (BABS), kemudian 3,40 persen atau 2.532 KK dengan kondisi jamban tidak sesuai standar atau tidak layak.

    Pemkab Paser juga telah menginisiasi Program Percepatan Pembangunan Sanitasi Permukiman (PPSP) untuk mencapai target sanitasi nasional dalam  Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024.

    “Target utama ialah zero weste, di mana tidak ada lagi Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah dan itu harus diolah bernilai ekonomis,” kata dr Fahmi, Selasa (25/6/2024).

    Terkait masih adanya aktivitas BABS dan jamban tak layak, Pokja memiliki paket kebijakan yang disebut Paser Berse, berupa penyediaan jamban dan tangki septik hingga sedot tinja gratis.

    Masyarakat turut di beri pemahaman untuk memicu kesadaran agar tidak lagi BABS, juga bakal dibentuk Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST) dan Tempat Pengelolaan Sampah Reduce Reuse Recycle (TPS3R), termasuk menyediakan bank sampah dan reward bagi pengelola sampah.

    Untuk ke depannya, dr Fahmi mengharapkan agar tidak ada lagi terpampang sebuah tempt sampan di pinggiran jalan yang dinilai baunya dapat mengganggu aktivitas masyarakat.

    "Saya harap kedepannya tidak adalagi bak sampah pinggir jalan yang terlihat penuh selain mengganggu pemandangan baunya pun akan mengganggu aktivitas," tandasnya.

    (Sf/By)