Cari disini...
Seputarfakta.com - Padliannor -
Seputar Kaltim
Penyerapan GKP dari Bulog Kancab Paser-PPU dari petani (Foto: Dok. Pribadi)
Tana Paser - Perusahaan Umum (Perum) Badan Urusan Logistik (Bulog) Kantor Cabang (Kancab) Paser-Penajam Paser Utara (PPU) menargetkan 15.300 ton serapan Gabah Kering Panen (GKP) pada Tahun 2026.
Dari jumlah yang ditargetkan itu, hingga awal Maret 2026 diketahui serapan GKP untuk wilayah Paser-PPU berada diangka 3.500 ton atau setara dengan 22,75 persen dari total target yang ditentukan.
Kepala Bulog Kancab Paser-PPU, Muhammad Mukhlis menjelaskan periode panen yang dilakukan pihaknya hingga Maret 2026 merupakan masa panen yang paling produktif sepanjang tahun 2026.
Hal itu dikarenakan masa panen di tiap wilayah Kecamatan saling bersinggungan pada Maret-April yang mengakibatkan melonjaknya hasil produksi yang dihasilkan.
"Memang sejak tahun kemarin sudah kami petakan bahwa awal Tahun 2026 merupakan masa panen yang paling produktif karena hampir di tiap wilayah melaksanakan pemanenan," kata Muhammad Mukhlis, Senin (9/3/2026).
Diketahui Bulog Kancab Paser-PPU memfokuskan serapan pada GKP dan dihargai Rp6.500 per kilogram.
Namun demikian ia tidak menepis kemungkinan adanya penurunan produksi pada masa panen berikutnya yang diperkirakan akan dilaksanakan pada Juli-Agustus 2026.
"Kalau Maret-April merupakan puncak panen biasanya masa panen berikutnya akan ada penurunan meskipun tidak signifikan," tuturnya.
Pihaknya juga mengakui kemudahan akses dalam menyerap gabah yang dilaksanakan saat ini dikarenakan langsung mengambil dari petani yang ada di daerah.
(Sf/Rs)
Tim Editorial
Cari disini...
Seputarfakta.com - Padliannor -
Seputar Kaltim

Penyerapan GKP dari Bulog Kancab Paser-PPU dari petani (Foto: Dok. Pribadi)
Tana Paser - Perusahaan Umum (Perum) Badan Urusan Logistik (Bulog) Kantor Cabang (Kancab) Paser-Penajam Paser Utara (PPU) menargetkan 15.300 ton serapan Gabah Kering Panen (GKP) pada Tahun 2026.
Dari jumlah yang ditargetkan itu, hingga awal Maret 2026 diketahui serapan GKP untuk wilayah Paser-PPU berada diangka 3.500 ton atau setara dengan 22,75 persen dari total target yang ditentukan.
Kepala Bulog Kancab Paser-PPU, Muhammad Mukhlis menjelaskan periode panen yang dilakukan pihaknya hingga Maret 2026 merupakan masa panen yang paling produktif sepanjang tahun 2026.
Hal itu dikarenakan masa panen di tiap wilayah Kecamatan saling bersinggungan pada Maret-April yang mengakibatkan melonjaknya hasil produksi yang dihasilkan.
"Memang sejak tahun kemarin sudah kami petakan bahwa awal Tahun 2026 merupakan masa panen yang paling produktif karena hampir di tiap wilayah melaksanakan pemanenan," kata Muhammad Mukhlis, Senin (9/3/2026).
Diketahui Bulog Kancab Paser-PPU memfokuskan serapan pada GKP dan dihargai Rp6.500 per kilogram.
Namun demikian ia tidak menepis kemungkinan adanya penurunan produksi pada masa panen berikutnya yang diperkirakan akan dilaksanakan pada Juli-Agustus 2026.
"Kalau Maret-April merupakan puncak panen biasanya masa panen berikutnya akan ada penurunan meskipun tidak signifikan," tuturnya.
Pihaknya juga mengakui kemudahan akses dalam menyerap gabah yang dilaksanakan saat ini dikarenakan langsung mengambil dari petani yang ada di daerah.
(Sf/Rs)