Seputar Kaltim

    Tanpa Ahmad Dhani, Rossa atau Anang Hermansyah, Paser Idol 2025: Ajang Pencairan Bakat Sekaligus Promosi Wisata Lokal 

    Penulis:Fadli|Redaktur:Rusdianto
    20 Oktober 2025 pukul 09:02 WITA

    Foto Kegiatan Paser Idol 2025 (Foto: Padliannor/seputarfakta.com)

    Tana Paser - Ketika kata 'Idol' disebut, bayangan panggung megah Indonesian Idol di Jakarta dengan juri papan atas seperti Ahmad Dhani, Anang Hermansyah dan Rossa langsung terlintas. Namun, semangat yang sama untuk menemukan bintang baru kini lahir dari daerah, yang tak jauh dari lokasi Ibu Kota Nusantara (IKN).
    Adalah Paser Idol 2025, sebuah kompetisi menyanyi yang sukses digelar di Wisata Tirto Aji, Kabupaten Paser, pada Minggu (19/10/2025). Jauh dari gemerlap ibu kota dan sorotan TV nasional, acara ini menjadi bukti bahwa gairah unjuk bakat dan pencarian bintang tidak sentralistik, melainkan hidup dan berdenyut di jantung komunitas lokal.

    Berbeda dengan audisi nasional yang terpusat di kota-kota besar, Paser Idol menjadi magnet bagi talenta-talenta di sekitar IKN. Sebanyak 58 peserta dari berbagai kategori, mulai dari SD hingga umum, tidak hanya datang dari Paser. Mereka juga rela menempuh perjalanan dari daerah tetangga seperti Penajam Paser Utara (PPU) yang merupakan lokasi IKN, Kotabaru, hingga Samarinda.
    Ketua Pelaksana, Muhammad Saleh, menegaskan bahwa acara ini adalah tentang memberi panggung bagi mereka yang mungkin tak tersentuh oleh audisi skala nasional.
    "Kegiatan ini diselenggarakan untuk menjadi wadah dan melihat serta mengembangkan potensi masyarakat di Kabupaten Paser," kata Muhammad Saleh.

    Jika Indonesian Idol didukung oleh stasiun TV raksasa, Paser Idol lahir dari sinergi cerdas di tingkat lokal. Kolaborasi antara Nusantara Course Centre (NCC) dan pengelola Wisata Tirto Aji menjadi motor penggerak utamanya.
    Pengelola Wisata Tirto Aji, Muhammad Tomar, melihat ini sebagai simbiosis mutualisme. Acaranya sukses mengangkat nama destinasi wisatanya, sekaligus sejalan dengan misinya untuk menemukan dan memoles talenta lokal.

    "Insyaallah potensi dari talenta muda di Paser ini ke depannya akan kami bina dan orbitkan ke tingkat yang lebih tinggi," janji Muhammad Tomar.

    Sebagai pembeda, jika juara Indonesian Idol mendapat kontrak rekaman, semua peserta Paser Idol dipastikan pulang membawa ilmu. Mereka akan mendapatkan coaching clinic dari Raisa Syarla Martiza, jebolan The Voice Kids 2018. Ini adalah 'kado' yang menegaskan bahwa di Paser Idol, proses pengembangan diri lebih utama dari sekadar kemenangan.

    (Sf/Rs)

    Seputar Kaltim

    Tanpa Ahmad Dhani, Rossa atau Anang Hermansyah, Paser Idol 2025: Ajang Pencairan Bakat Sekaligus Promosi Wisata Lokal 

    Penulis:Fadli|Redaktur:Rusdianto
    20 Oktober 2025 pukul 09:02 WITA

    Foto Kegiatan Paser Idol 2025 (Foto: Padliannor/seputarfakta.com)

    Tana Paser - Ketika kata 'Idol' disebut, bayangan panggung megah Indonesian Idol di Jakarta dengan juri papan atas seperti Ahmad Dhani, Anang Hermansyah dan Rossa langsung terlintas. Namun, semangat yang sama untuk menemukan bintang baru kini lahir dari daerah, yang tak jauh dari lokasi Ibu Kota Nusantara (IKN).
    Adalah Paser Idol 2025, sebuah kompetisi menyanyi yang sukses digelar di Wisata Tirto Aji, Kabupaten Paser, pada Minggu (19/10/2025). Jauh dari gemerlap ibu kota dan sorotan TV nasional, acara ini menjadi bukti bahwa gairah unjuk bakat dan pencarian bintang tidak sentralistik, melainkan hidup dan berdenyut di jantung komunitas lokal.

    Berbeda dengan audisi nasional yang terpusat di kota-kota besar, Paser Idol menjadi magnet bagi talenta-talenta di sekitar IKN. Sebanyak 58 peserta dari berbagai kategori, mulai dari SD hingga umum, tidak hanya datang dari Paser. Mereka juga rela menempuh perjalanan dari daerah tetangga seperti Penajam Paser Utara (PPU) yang merupakan lokasi IKN, Kotabaru, hingga Samarinda.
    Ketua Pelaksana, Muhammad Saleh, menegaskan bahwa acara ini adalah tentang memberi panggung bagi mereka yang mungkin tak tersentuh oleh audisi skala nasional.
    "Kegiatan ini diselenggarakan untuk menjadi wadah dan melihat serta mengembangkan potensi masyarakat di Kabupaten Paser," kata Muhammad Saleh.

    Jika Indonesian Idol didukung oleh stasiun TV raksasa, Paser Idol lahir dari sinergi cerdas di tingkat lokal. Kolaborasi antara Nusantara Course Centre (NCC) dan pengelola Wisata Tirto Aji menjadi motor penggerak utamanya.
    Pengelola Wisata Tirto Aji, Muhammad Tomar, melihat ini sebagai simbiosis mutualisme. Acaranya sukses mengangkat nama destinasi wisatanya, sekaligus sejalan dengan misinya untuk menemukan dan memoles talenta lokal.

    "Insyaallah potensi dari talenta muda di Paser ini ke depannya akan kami bina dan orbitkan ke tingkat yang lebih tinggi," janji Muhammad Tomar.

    Sebagai pembeda, jika juara Indonesian Idol mendapat kontrak rekaman, semua peserta Paser Idol dipastikan pulang membawa ilmu. Mereka akan mendapatkan coaching clinic dari Raisa Syarla Martiza, jebolan The Voice Kids 2018. Ini adalah 'kado' yang menegaskan bahwa di Paser Idol, proses pengembangan diri lebih utama dari sekadar kemenangan.

    (Sf/Rs)