Cari disini...
Seputarfakta.com-Lisda -
Seputar Kaltim
Penanaman jagung serentak di Busang menargetkan pengembangan lahan hingga 20 hektare. (Foto: Polres Kutim)
Sangatta - Penanaman jagung serentak Kuartal I 2026 dimulai di Desa Long Tesak, Kecamatan Busang, Kutai Timur (Kutim), Rabu (18/3/2026) dengan target pengembangan lahan seluas 20 Hektare (Ha).
Kegiatan berlangsung di area Pembibitan Tanah Merah Afdeling Hotel PT HPM dan melibatkan perusahaan, pemerintah desa, serta aparat TNI dan Polri.
Lahan tersebut dibagi masing-masing 5 Ha untuk PT HPM, PT SAWA, PT KAM dan PT PTA. Pada tahap awal, penanaman baru mencakup sekitar 3 Ha dan akan dilanjutkan secara bertahap.
Kapolres Kutim, AKBP Fauzan Arianto mengatakan sinergi lintas sektor menjadi kunci dalam mendukung program ketahanan pangan. Ia menegaskan polri siap mendukung, termasuk dalam pengamanan di lapangan.
“Polri sangat mendukung setiap upaya yang bertujuan memperkuat ketahanan pangan, termasuk melalui kegiatan penanaman jagung serentak ini,” ujar AKBP Fauzan.
Program ini diharapkan tidak hanya meningkatkan produksi jagung, tetapi juga memberi dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar.
“Kami dari Polres Kutim siap mengawal dan mendukung setiap program pemerintah yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat,” tutupnya.
(Sf/Lo)
Tim Editorial
Cari disini...
Seputarfakta.com-Lisda -
Seputar Kaltim

Penanaman jagung serentak di Busang menargetkan pengembangan lahan hingga 20 hektare. (Foto: Polres Kutim)
Sangatta - Penanaman jagung serentak Kuartal I 2026 dimulai di Desa Long Tesak, Kecamatan Busang, Kutai Timur (Kutim), Rabu (18/3/2026) dengan target pengembangan lahan seluas 20 Hektare (Ha).
Kegiatan berlangsung di area Pembibitan Tanah Merah Afdeling Hotel PT HPM dan melibatkan perusahaan, pemerintah desa, serta aparat TNI dan Polri.
Lahan tersebut dibagi masing-masing 5 Ha untuk PT HPM, PT SAWA, PT KAM dan PT PTA. Pada tahap awal, penanaman baru mencakup sekitar 3 Ha dan akan dilanjutkan secara bertahap.
Kapolres Kutim, AKBP Fauzan Arianto mengatakan sinergi lintas sektor menjadi kunci dalam mendukung program ketahanan pangan. Ia menegaskan polri siap mendukung, termasuk dalam pengamanan di lapangan.
“Polri sangat mendukung setiap upaya yang bertujuan memperkuat ketahanan pangan, termasuk melalui kegiatan penanaman jagung serentak ini,” ujar AKBP Fauzan.
Program ini diharapkan tidak hanya meningkatkan produksi jagung, tetapi juga memberi dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar.
“Kami dari Polres Kutim siap mengawal dan mendukung setiap program pemerintah yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat,” tutupnya.
(Sf/Lo)