Cari disini...
Seputarfakta.com-Lisda -
Seputar Kaltim
Penyerahan sertifikat Beasiswa Berdaya 2025 kepada pelajar Kutai Timur di Ruang Meranti. (foto:Lisda/seputarfakta.com)
Sangatta - PT Kaltim Prima Coal (KPC) menyoroti pentingnya sektor pendidikan sebagai bagian dari pembangunan jangka panjang di Kabupaten Kutai Timur (Kutim).
Perwakilan Manajemen PT KPC, Nanang Supriyadi, menyebut pendidikan menjadi salah satu prioritas dalam tujuh program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) yang dijalankan di Kutim.
Menurutnya, kegiatan tambang tidak berlangsung selamanya. Karena itu, daerah perlu menyiapkan sumber daya manusia yang siap melanjutkan pembangunan.
“Kami meyakini tambang suatu saat akan berakhir. Karena itu perlu menghadirkan generasi yang memiliki pengetahuan agar pembangunan di Kutim tetap berlanjut,” ujar Nanang, Jumat (13/2/2026).
Ia menyebut, program beasiswa yang diberikan setiap tahun merupakan bagian dari dukungan di bidang pendidikan. Selain itu, perusahaan juga mendukung pengembangan kurikulum dan fasilitas di sejumlah SMK di Sangatta Utara, Sangatta Selatan, Rantau Pulung, dan Bengalon.
Nanang menambahkan, kolaborasi antara perusahaan, masyarakat, dan pemerintah diperlukan untuk mendorong daya saing daerah.
“Kita tidak mungkin memiliki daya saing kalau tidak punya insan-insan dengan pengetahuan yang baik,” katanya.
Sementara itu, Wakil Bupati Kutim, Mahyunadi, menilai Program Beasiswa yang diberikan perusahaan selaras dengan visi pembangunan daerah yang menekankan penguatan sumber daya manusia.
“Ketangguhan dibangun melalui SDM yang berkualitas dan berkarakter,” kata Mahyunadi.
Ia menyebut Pemerintah Kabupaten Kutim juga menjalankan program beasiswa melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan sebagai bagian dari program prioritas pembangunan.
“Yang terpenting adalah jangka panjangnya, kita mempersiapkan pendidikan yang mencetak generasi tangguh, mandiri, dan berdaya saing,” tutupnya.
(Sf/Rs)
Tim Editorial
Cari disini...
Seputarfakta.com-Lisda -
Seputar Kaltim

Penyerahan sertifikat Beasiswa Berdaya 2025 kepada pelajar Kutai Timur di Ruang Meranti. (foto:Lisda/seputarfakta.com)
Sangatta - PT Kaltim Prima Coal (KPC) menyoroti pentingnya sektor pendidikan sebagai bagian dari pembangunan jangka panjang di Kabupaten Kutai Timur (Kutim).
Perwakilan Manajemen PT KPC, Nanang Supriyadi, menyebut pendidikan menjadi salah satu prioritas dalam tujuh program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) yang dijalankan di Kutim.
Menurutnya, kegiatan tambang tidak berlangsung selamanya. Karena itu, daerah perlu menyiapkan sumber daya manusia yang siap melanjutkan pembangunan.
“Kami meyakini tambang suatu saat akan berakhir. Karena itu perlu menghadirkan generasi yang memiliki pengetahuan agar pembangunan di Kutim tetap berlanjut,” ujar Nanang, Jumat (13/2/2026).
Ia menyebut, program beasiswa yang diberikan setiap tahun merupakan bagian dari dukungan di bidang pendidikan. Selain itu, perusahaan juga mendukung pengembangan kurikulum dan fasilitas di sejumlah SMK di Sangatta Utara, Sangatta Selatan, Rantau Pulung, dan Bengalon.
Nanang menambahkan, kolaborasi antara perusahaan, masyarakat, dan pemerintah diperlukan untuk mendorong daya saing daerah.
“Kita tidak mungkin memiliki daya saing kalau tidak punya insan-insan dengan pengetahuan yang baik,” katanya.
Sementara itu, Wakil Bupati Kutim, Mahyunadi, menilai Program Beasiswa yang diberikan perusahaan selaras dengan visi pembangunan daerah yang menekankan penguatan sumber daya manusia.
“Ketangguhan dibangun melalui SDM yang berkualitas dan berkarakter,” kata Mahyunadi.
Ia menyebut Pemerintah Kabupaten Kutim juga menjalankan program beasiswa melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan sebagai bagian dari program prioritas pembangunan.
“Yang terpenting adalah jangka panjangnya, kita mempersiapkan pendidikan yang mencetak generasi tangguh, mandiri, dan berdaya saing,” tutupnya.
(Sf/Rs)