Cari disini...
Seputarfakta.com - Agus Saputra -
Seputar Kaltim
Kondisi salah satu miniatur di Taman Replika Tenggarong (Foto: Agus Saputra/Seputarfakta.com)
Tenggarong - Kondisi Taman Replika Kerajaan Nusantara dan Monumen Dunia di Jalan Anggana, Kelurahan Panji, Kecamatan Tenggarong, Kutai Kartanegara (Kukar) terlihat memprihatinkan akibat terbengkalai.
Bangunan yang didirikan dengan menghabiskan dana daerah sekitar Rp20 miliar tersebut kini ditumbuhi tanaman liar. Bahkan sejumlah struktur bangunan jebol, serta miniatur kerajaan terlihat ditutupi dedaunan kering.
“Kalau kita melihat kondisinya memang sangat tidak terawat. Itu yang menjadi alasan kami melakukan sidak tadi,” ujar Wakil Ketua II DPRD Kukar, Abdul Rasyid usai sidak di Taman Replika, Senin (13/4/2026).
Ia mengungkap salah satu faktor yang menyebabkan Taman Replika Tenggarong berakhir terbengkalai yakni ketidakjelasan status pengelolaan aset.
Kondisi itu mengakibatkan pihak yang bertanggung jawab dalam pengelolaan aset tersebut masih simpang siur, sehingga perawatan dan pemanfaatan kawasan tidak berjalan maksimal.
“Karena belum jelas siapa yang bertanggung jawab, akhirnya tidak ada yang mengelola maupun merawat secara maksimal,” terang Abdul.
Menurutnya pemerintah daerah harus merawat dan memelihara infrastruktur tersebut, apalagi mengingat bangunan yang digadang-gadang sebagai destinasi wisata itu telah menelan anggaran dalam jumlah besar.
“Harapannya apa yang sudah dibangun itu bisa dipelihara dengan baik dan dimanfaatkan untuk tujuan wisata. Dari situ juga diharapkan bisa mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat, khususnya di sekitar Waduk Panji Sukarame,” harapnya.
Kini DPRD Kukar mendorong pemerintah daerah untuk segera menetapkan kejelasan legalitas aset agar bangunan tersebut diharapkan dapat dikelola secara optimal dan difungsikan kembali sebagai destinasi wisata.
(Sf/Lo)
Tim Editorial
Cari disini...
Seputarfakta.com - Agus Saputra -
Seputar Kaltim

Kondisi salah satu miniatur di Taman Replika Tenggarong (Foto: Agus Saputra/Seputarfakta.com)
Tenggarong - Kondisi Taman Replika Kerajaan Nusantara dan Monumen Dunia di Jalan Anggana, Kelurahan Panji, Kecamatan Tenggarong, Kutai Kartanegara (Kukar) terlihat memprihatinkan akibat terbengkalai.
Bangunan yang didirikan dengan menghabiskan dana daerah sekitar Rp20 miliar tersebut kini ditumbuhi tanaman liar. Bahkan sejumlah struktur bangunan jebol, serta miniatur kerajaan terlihat ditutupi dedaunan kering.
“Kalau kita melihat kondisinya memang sangat tidak terawat. Itu yang menjadi alasan kami melakukan sidak tadi,” ujar Wakil Ketua II DPRD Kukar, Abdul Rasyid usai sidak di Taman Replika, Senin (13/4/2026).
Ia mengungkap salah satu faktor yang menyebabkan Taman Replika Tenggarong berakhir terbengkalai yakni ketidakjelasan status pengelolaan aset.
Kondisi itu mengakibatkan pihak yang bertanggung jawab dalam pengelolaan aset tersebut masih simpang siur, sehingga perawatan dan pemanfaatan kawasan tidak berjalan maksimal.
“Karena belum jelas siapa yang bertanggung jawab, akhirnya tidak ada yang mengelola maupun merawat secara maksimal,” terang Abdul.
Menurutnya pemerintah daerah harus merawat dan memelihara infrastruktur tersebut, apalagi mengingat bangunan yang digadang-gadang sebagai destinasi wisata itu telah menelan anggaran dalam jumlah besar.
“Harapannya apa yang sudah dibangun itu bisa dipelihara dengan baik dan dimanfaatkan untuk tujuan wisata. Dari situ juga diharapkan bisa mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat, khususnya di sekitar Waduk Panji Sukarame,” harapnya.
Kini DPRD Kukar mendorong pemerintah daerah untuk segera menetapkan kejelasan legalitas aset agar bangunan tersebut diharapkan dapat dikelola secara optimal dan difungsikan kembali sebagai destinasi wisata.
(Sf/Lo)