Seputar Kaltim
Aliansi Tiga Ormas Daerah Kukar saat menggelar aksi demo di Kantor PLN ULP Tenggarong (Foto: Agus Saputra/seputarfakta.com)
Tenggarong - Sejumlah massa yang tergabung dalam Aliansi Tiga Ormas Daerah Kutai Kartanegara (Kukar) berencana memportal seluruh aktivitas di Kantor PLN ULP Tenggarong, Jalan Akhmad Muksin, Kelurahan Timbau, dalam waktu dekat.
Rencana tersebut muncul setelah Aliansi Tiga Ormas Daerah Kukar merasa tidak puas dengan jawaban yang diberikan PLN ULP Tenggarong saat menjelaskan penyebab pemadaman listrik bergilir yang belakangan ini terjadi di sejumlah wilayah.
Ketua Aliansi Tiga Ormas Daerah Kukar, Jordi mengatakan kedatangan mereka ke kantor PLN bertujuan meminta penjelasan langsung dari pihak manajemen terkait penyebab pemadaman, termasuk alasan penentuan jadwal dan wilayah yang terdampak.
Namun, PLN ULP Tenggarong dinilai belum mampu memberikan penjelasan secara rinci mengenai jaringan yang mengalami gangguan maupun bagian yang disebut sedang menjalani perbaikan.
“Jawabannya tidak jelas. Kami ingin tahu jaringan mana yang rusak, perbaikannya di mana dan apa yang sebenarnya diperbaiki. Termasuk bagaimana mereka menentukan wilayah yang mengalami pemadaman pada jam-jam tertentu,” ujar Jordi usai audiensi bersama PLN ULP Tenggarong, Selasa (27/10/2026).
“Kalau belum ada jawaban yang jelas dan solusi dari PLN, kami akan rembuk lagi dengan tim. Untuk sementara, pemortalan menjadi salah satu opsi yang kami pertimbangkan,” timpalnya.
Menurutnya, informasi mengenai jadwal pemadaman yang disampaikan kepada masyarakat belum disertai penjelasan yang memadai mengenai penyebabnya.
Ia menyebut PLN ULP Tenggarong juga menyampaikan bahwa persoalan tersebut berada di luar kewenangan mereka.
Kondisi itu membuat Aliansi Tiga Ormas belum mendapatkan jawaban yang diharapkan.
Mereka mendesak PLN memberikan penjelasan yang terbuka dan solusi yang jelas agar masyarakat memahami penyebab pemadaman listrik bergilir tersebut.
Selain mengganggu aktivitas warga, Jordi juga menyoroti laporan masyarakat mengenai kerusakan peralatan elektronik dan instalasi rumah yang diduga terjadi akibat pemadaman listrik.
Ia mengimbau warga yang mengalami kerusakan untuk mendokumentasikan kondisi barang dan menyimpan bukti sebagai bahan laporan agar persoalan tersebut dapat dilaporkan ke kepolisian.
“Apabila ada alat elektronik yang rusak, dokumentasikan saja biar bisa dilaporkan ke kepolisian,” terangnya.
Jordi mengaku heran karena Kukar yang dikenal memiliki sumber daya alam batu bara dan sejumlah pembangkit listrik justru kerap terkena pemadaman listrik bergilir.
“Kita mengetahui ada pembangkit listrik besar di daerah ini. Namun, mengapa masyarakat Kukar masih mengalami pemadaman listrik bergilir?,” tanyanya.
Kini PLN ULP Tenggarong didesak untuk menyampaikan penjelasan yang masuk akal serta transparan mengenai penyebab pemadaman listrik tersebut.
Manager PLN ULP Tenggarong, Dwi Haryadi menerangkan perbaikan pada mesin pembangkit listrik yang mengalami gangguan serta defisit daya terhadap sistem kelistrikan interkoneksi Kalimantan menjadi penyebab pemadaman listrik bergilir di sejumlah wilayah.
“Pemadaman listrik bergilir ini karena ada perbaikan pada mesin pembangkit listrik yang mengalami gangguan dan alasan kita memadamkan listrik secara bergilir karena kalau tidak dipadamkan secara bergilir, listrik akan padam secara keseluruhan,” ungkap Dwi.
Kini PLN ULP Tenggarong akan berkoordinasi dengan PLN Unit Induk Distribusi Kalimantan Timur dan Utara untuk menindaklanjuti persoalan pemadaman listrik bergilir tersebut.
(Sf/Rs)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Aliansi Tiga Ormas Daerah Kukar saat menggelar aksi demo di Kantor PLN ULP Tenggarong (Foto: Agus Saputra/seputarfakta.com)
Tenggarong - Sejumlah massa yang tergabung dalam Aliansi Tiga Ormas Daerah Kutai Kartanegara (Kukar) berencana memportal seluruh aktivitas di Kantor PLN ULP Tenggarong, Jalan Akhmad Muksin, Kelurahan Timbau, dalam waktu dekat.
Rencana tersebut muncul setelah Aliansi Tiga Ormas Daerah Kukar merasa tidak puas dengan jawaban yang diberikan PLN ULP Tenggarong saat menjelaskan penyebab pemadaman listrik bergilir yang belakangan ini terjadi di sejumlah wilayah.
Ketua Aliansi Tiga Ormas Daerah Kukar, Jordi mengatakan kedatangan mereka ke kantor PLN bertujuan meminta penjelasan langsung dari pihak manajemen terkait penyebab pemadaman, termasuk alasan penentuan jadwal dan wilayah yang terdampak.
Namun, PLN ULP Tenggarong dinilai belum mampu memberikan penjelasan secara rinci mengenai jaringan yang mengalami gangguan maupun bagian yang disebut sedang menjalani perbaikan.
“Jawabannya tidak jelas. Kami ingin tahu jaringan mana yang rusak, perbaikannya di mana dan apa yang sebenarnya diperbaiki. Termasuk bagaimana mereka menentukan wilayah yang mengalami pemadaman pada jam-jam tertentu,” ujar Jordi usai audiensi bersama PLN ULP Tenggarong, Selasa (27/10/2026).
“Kalau belum ada jawaban yang jelas dan solusi dari PLN, kami akan rembuk lagi dengan tim. Untuk sementara, pemortalan menjadi salah satu opsi yang kami pertimbangkan,” timpalnya.
Menurutnya, informasi mengenai jadwal pemadaman yang disampaikan kepada masyarakat belum disertai penjelasan yang memadai mengenai penyebabnya.
Ia menyebut PLN ULP Tenggarong juga menyampaikan bahwa persoalan tersebut berada di luar kewenangan mereka.
Kondisi itu membuat Aliansi Tiga Ormas belum mendapatkan jawaban yang diharapkan.
Mereka mendesak PLN memberikan penjelasan yang terbuka dan solusi yang jelas agar masyarakat memahami penyebab pemadaman listrik bergilir tersebut.
Selain mengganggu aktivitas warga, Jordi juga menyoroti laporan masyarakat mengenai kerusakan peralatan elektronik dan instalasi rumah yang diduga terjadi akibat pemadaman listrik.
Ia mengimbau warga yang mengalami kerusakan untuk mendokumentasikan kondisi barang dan menyimpan bukti sebagai bahan laporan agar persoalan tersebut dapat dilaporkan ke kepolisian.
“Apabila ada alat elektronik yang rusak, dokumentasikan saja biar bisa dilaporkan ke kepolisian,” terangnya.
Jordi mengaku heran karena Kukar yang dikenal memiliki sumber daya alam batu bara dan sejumlah pembangkit listrik justru kerap terkena pemadaman listrik bergilir.
“Kita mengetahui ada pembangkit listrik besar di daerah ini. Namun, mengapa masyarakat Kukar masih mengalami pemadaman listrik bergilir?,” tanyanya.
Kini PLN ULP Tenggarong didesak untuk menyampaikan penjelasan yang masuk akal serta transparan mengenai penyebab pemadaman listrik tersebut.
Manager PLN ULP Tenggarong, Dwi Haryadi menerangkan perbaikan pada mesin pembangkit listrik yang mengalami gangguan serta defisit daya terhadap sistem kelistrikan interkoneksi Kalimantan menjadi penyebab pemadaman listrik bergilir di sejumlah wilayah.
“Pemadaman listrik bergilir ini karena ada perbaikan pada mesin pembangkit listrik yang mengalami gangguan dan alasan kita memadamkan listrik secara bergilir karena kalau tidak dipadamkan secara bergilir, listrik akan padam secara keseluruhan,” ungkap Dwi.
Kini PLN ULP Tenggarong akan berkoordinasi dengan PLN Unit Induk Distribusi Kalimantan Timur dan Utara untuk menindaklanjuti persoalan pemadaman listrik bergilir tersebut.
(Sf/Rs)