Cari disini...
Seputarfakta.com - Maulana -
Seputar Kaltim
Kepala Dinas ESDM, Bambang Arwanto (Kiri) bersama dengan salah satu perwakilan pihak perusahaan. (Foto: Maulana/Seputarfakta.com)
Samarinda - Ada pemandangan berbeda dalam kegiatan berbagi di bulan suci Ramadan tahun ini. Jika biasanya perusahaan tambang menyalurkan bantuan secara mandiri di wilayah operasional masing-masing, kini puluhan perusahaan di Kalimantan Timur (Kaltim) memilih untuk saling bahu-membahu.
Berkolaborasi dengan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Kaltim, perusahaan-perusahaan yang tergabung dalam Forum Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) Minerba ini sukses mengumpulkan dan membagikan ribuan paket takjil gratis untuk masyarakat.
Kepala Dinas ESDM Kaltim, Bambang Arwanto, mengungkapkan bahwa kegiatan ini menjadi momen istimewa karena merupakan kali pertama program sosial gabungan dilakukan di tingkat provinsi.
Total terdapat 2.100 paket takjil yang dibagikan, jumlah yang jauh meningkat dibandingkan kegiatan serupa pada tahun-tahun sebelumnya yang biasanya hanya berkisar di angka seribu paket.
"Hari ini kami membagikan takjil yang disiapkan secara patungan. Dari OPD, yaitu Dinas ESDM menyiapkan sekitar 1.000 paket. Kemudian dari teman-teman perusahaan di Forum PPM Minerba menyiapkan sekitar 1.100 paket" ujar Bambang ditemui saat pembagian paket takjil di Kantor Gubernur, Rabu (11/3/2026).
Kehadiran Forum PPM Minerba yang baru berusia sekitar satu setengah tahun ini berhasil menyatukan ego sektoral tiap perusahaan.
Bambang menjelaskan, sebelumnya perusahaan tambang umumnya fokus membagikan takjil di ring satu operasional mereka, seperti di tingkat desa, kecamatan, atau kabupaten.
"Pada prinsipnya, teman-teman perusahaan justru sangat senang dilibatkan," katanya.
Tercatat, hampir 20 perusahaan ikut berpartisipasi melalui sistem iuran dana untuk merealisasikan ribuan takjil ini, meskipun banyak perwakilan yang tidak bisa hadir langsung ke lokasi karena kesibukan operasional masing-masing.
"Kemarin sudah ada sekitar 12 perusahaan, kemudian ada tambahan lagi hingga hampir 18 atau kurang dari 20 perusahaan. Ada juga yang menyumbang Rp1 juta dan tetap kami terima dengan senang hati,” tuturnya.
Ia berharap paket tersebut semua bisa dibagikan dengan baik dan tidak ada masyarakat yang datang tetapi tidak kebagian.
“Yang terpenting mereka bisa ikut berpartisipasi, urun rembuk, dan berbagi kebahagiaan bersama di bulan Ramadan ini," tutupnya.
(Sf/Rs)
Tim Editorial
Cari disini...
Seputarfakta.com - Maulana -
Seputar Kaltim

Kepala Dinas ESDM, Bambang Arwanto (Kiri) bersama dengan salah satu perwakilan pihak perusahaan. (Foto: Maulana/Seputarfakta.com)
Samarinda - Ada pemandangan berbeda dalam kegiatan berbagi di bulan suci Ramadan tahun ini. Jika biasanya perusahaan tambang menyalurkan bantuan secara mandiri di wilayah operasional masing-masing, kini puluhan perusahaan di Kalimantan Timur (Kaltim) memilih untuk saling bahu-membahu.
Berkolaborasi dengan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Kaltim, perusahaan-perusahaan yang tergabung dalam Forum Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) Minerba ini sukses mengumpulkan dan membagikan ribuan paket takjil gratis untuk masyarakat.
Kepala Dinas ESDM Kaltim, Bambang Arwanto, mengungkapkan bahwa kegiatan ini menjadi momen istimewa karena merupakan kali pertama program sosial gabungan dilakukan di tingkat provinsi.
Total terdapat 2.100 paket takjil yang dibagikan, jumlah yang jauh meningkat dibandingkan kegiatan serupa pada tahun-tahun sebelumnya yang biasanya hanya berkisar di angka seribu paket.
"Hari ini kami membagikan takjil yang disiapkan secara patungan. Dari OPD, yaitu Dinas ESDM menyiapkan sekitar 1.000 paket. Kemudian dari teman-teman perusahaan di Forum PPM Minerba menyiapkan sekitar 1.100 paket" ujar Bambang ditemui saat pembagian paket takjil di Kantor Gubernur, Rabu (11/3/2026).
Kehadiran Forum PPM Minerba yang baru berusia sekitar satu setengah tahun ini berhasil menyatukan ego sektoral tiap perusahaan.
Bambang menjelaskan, sebelumnya perusahaan tambang umumnya fokus membagikan takjil di ring satu operasional mereka, seperti di tingkat desa, kecamatan, atau kabupaten.
"Pada prinsipnya, teman-teman perusahaan justru sangat senang dilibatkan," katanya.
Tercatat, hampir 20 perusahaan ikut berpartisipasi melalui sistem iuran dana untuk merealisasikan ribuan takjil ini, meskipun banyak perwakilan yang tidak bisa hadir langsung ke lokasi karena kesibukan operasional masing-masing.
"Kemarin sudah ada sekitar 12 perusahaan, kemudian ada tambahan lagi hingga hampir 18 atau kurang dari 20 perusahaan. Ada juga yang menyumbang Rp1 juta dan tetap kami terima dengan senang hati,” tuturnya.
Ia berharap paket tersebut semua bisa dibagikan dengan baik dan tidak ada masyarakat yang datang tetapi tidak kebagian.
“Yang terpenting mereka bisa ikut berpartisipasi, urun rembuk, dan berbagi kebahagiaan bersama di bulan Ramadan ini," tutupnya.
(Sf/Rs)