Seputar Kaltim

    Tak Lagi Asal Data, 3 Kelurahan Bontang Jadi Percontohan Akurasi Data

    Penulis:Nuraini|Redaktur:Lodya A
    30 April 2026 pukul 01:59 WITA

    Pencanangan program Kelurahan Cantik 2026 oleh BPS Kota Bontang. (Foto: Prokompim Bontang)

    Bontang - Tiga kelurahan di Kota Bontang resmi “naik kelas” tahun ini. Kanaan, Belimbing dan Satimpo dipilih sebagai fokus pembinaan dalam program Kelurahan Cinta Statistik (Kelurahan Cantik) 2026—sebuah langkah untuk memperkuat kualitas data dari level paling bawah.

    Program yang digagas Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Bontang ini tidak sekadar sosialisasi, tetapi pembinaan intensif agar aparatur kelurahan mampu mengelola data secara rapi, akurat dan sesuai standar nasional.

    Kepala BPS Kota Bontang, Nur Wahid menegaskan kualitas pembangunan sangat bergantung pada kualitas data yang dimiliki pemerintah dan kelurahan menjadi titik awalnya.

    “Target kami adalah meningkatkan kapabilitas statistik di tingkat kelurahan. Kalau data di level bawah sudah rapi dan seragam, maka kebijakan di tingkat kota sampai pusat akan jauh lebih tepat,” ujarnya.

    Menurutnya, selama ini persoalan data sering menjadi hambatan dalam perencanaan. Karena itu, pembinaan ini diarahkan agar kelurahan tidak hanya mengumpulkan data, tetapi juga memahami cara mengelolanya dengan benar.

    Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris yang hadir dalam kegiatan tersebut menekankan langkah ini sejalan dengan upaya penerapan Satu Data Indonesia (SDI).

    “Data adalah fondasi. Dengan data yang akurat, perencanaan pembangunan dan evaluasi program akan jauh lebih terukur dan efektif,” tegasnya.

    Ia juga mengingatkan, tanpa data yang valid, program pemerintah berisiko meleset dari kebutuhan masyarakat, bahkan bisa terjadi tumpang tindih anggaran.

    (Sf/Lo)

    Seputar Kaltim

    Tak Lagi Asal Data, 3 Kelurahan Bontang Jadi Percontohan Akurasi Data

    Penulis:Nuraini|Redaktur:Lodya A
    30 April 2026 pukul 01:59 WITA

    Pencanangan program Kelurahan Cantik 2026 oleh BPS Kota Bontang. (Foto: Prokompim Bontang)

    Bontang - Tiga kelurahan di Kota Bontang resmi “naik kelas” tahun ini. Kanaan, Belimbing dan Satimpo dipilih sebagai fokus pembinaan dalam program Kelurahan Cinta Statistik (Kelurahan Cantik) 2026—sebuah langkah untuk memperkuat kualitas data dari level paling bawah.

    Program yang digagas Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Bontang ini tidak sekadar sosialisasi, tetapi pembinaan intensif agar aparatur kelurahan mampu mengelola data secara rapi, akurat dan sesuai standar nasional.

    Kepala BPS Kota Bontang, Nur Wahid menegaskan kualitas pembangunan sangat bergantung pada kualitas data yang dimiliki pemerintah dan kelurahan menjadi titik awalnya.

    “Target kami adalah meningkatkan kapabilitas statistik di tingkat kelurahan. Kalau data di level bawah sudah rapi dan seragam, maka kebijakan di tingkat kota sampai pusat akan jauh lebih tepat,” ujarnya.

    Menurutnya, selama ini persoalan data sering menjadi hambatan dalam perencanaan. Karena itu, pembinaan ini diarahkan agar kelurahan tidak hanya mengumpulkan data, tetapi juga memahami cara mengelolanya dengan benar.

    Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris yang hadir dalam kegiatan tersebut menekankan langkah ini sejalan dengan upaya penerapan Satu Data Indonesia (SDI).

    “Data adalah fondasi. Dengan data yang akurat, perencanaan pembangunan dan evaluasi program akan jauh lebih terukur dan efektif,” tegasnya.

    Ia juga mengingatkan, tanpa data yang valid, program pemerintah berisiko meleset dari kebutuhan masyarakat, bahkan bisa terjadi tumpang tindih anggaran.

    (Sf/Lo)