Cari disini...
Seputarfakta.com - Muhammad Anshori -
Seputar Kaltim
Tongkang terbelah dua di Peraiaran sungai Desa Kuyung, Kecamatan Muara Wis, Kukar. (Foto: Busu Loyor)
Tenggarong - Tongkang batu bara terbelah dua di perairan sungai Desa Kuyung, Kecamatan Muara Wis, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Selasa (17/12/2024) kemarin.
Tongkang KBT 10 itu terbelah dua setelah tidak kuat menahan beban dan membawa kurang lebih 600 ton batu bara.
"Kejadian patah tongkang malam sekitar pukul 10.00 Wita," kata Asan Pratama, warga setempat,Rabu (18/12/2024).
Tongkang yang hendak mengangkut batu bara ke wilayah Kembang Janggut itu harus terhenti di perairan Desa Kuyung.
Pihaknya pun telah melakukan pemindahan batu bara ke tongkang kosong lainnya.
"Untuk batu bara itu sudah kami pindahkan ke tongkang satunya, tongkang itu patah di bagian tengah dan lokasinya di pinggir sungai, jadi masih aman," ujarnya.
Tidak ada korban jiwa dalam insiden itu, hanya, pengiriman batu bara harus tertunda.
"Saat kejadian semua pekerja lagi istirahat, Alhamdulillah tidak ada korban dalam insiden itu," demikian Asan.
(Sf/By)
Tim Editorial
Cari disini...
Seputarfakta.com - Muhammad Anshori -
Seputar Kaltim

Tongkang terbelah dua di Peraiaran sungai Desa Kuyung, Kecamatan Muara Wis, Kukar. (Foto: Busu Loyor)
Tenggarong - Tongkang batu bara terbelah dua di perairan sungai Desa Kuyung, Kecamatan Muara Wis, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Selasa (17/12/2024) kemarin.
Tongkang KBT 10 itu terbelah dua setelah tidak kuat menahan beban dan membawa kurang lebih 600 ton batu bara.
"Kejadian patah tongkang malam sekitar pukul 10.00 Wita," kata Asan Pratama, warga setempat,Rabu (18/12/2024).
Tongkang yang hendak mengangkut batu bara ke wilayah Kembang Janggut itu harus terhenti di perairan Desa Kuyung.
Pihaknya pun telah melakukan pemindahan batu bara ke tongkang kosong lainnya.
"Untuk batu bara itu sudah kami pindahkan ke tongkang satunya, tongkang itu patah di bagian tengah dan lokasinya di pinggir sungai, jadi masih aman," ujarnya.
Tidak ada korban jiwa dalam insiden itu, hanya, pengiriman batu bara harus tertunda.
"Saat kejadian semua pekerja lagi istirahat, Alhamdulillah tidak ada korban dalam insiden itu," demikian Asan.
(Sf/By)