Tak Kuat Menanjak, Truk Tangki Minyak Kelapa Sawit Hantam Rumah Warga, Satu Orang Meninggal Dunia

    Seputarfakta.com - Muhammad Anshori -

    Seputar Kaltim

    22 September 2024 07:29 WIB

    Rumah warga hancur di seruduk truk tangki minyak kelapa sawit. (Foto:M.anshori/Seputarfakta.com)

    Tenggarong - Gagal menanjak gunung sebuah truk tangki menghantam rumah warga hingga menyebabkan satu orang meninggal dunia (MD). Insiden ini terjadi di Loa Duri Ilir,  Kecamatan Loa Janan, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) Minggu (22/9/2024) pagi. 

    Kejadian bermula pada pukul 06.00 WITA truk tangki yang membawa minyak hasil olahan dari kelapa sawit  datang dari arah gunung Loa Duri, tak kuat menanjak gunung mobil tersebut termundur hingga menghantam tiga rumah milik warga. 

    "Tadi pagi sekali, korban MD ini usia 16 tahun, dia habis salat di masjid terus pulang kerumah masuk kamar main hp, datang mobil tangki itu nyeruduk rumah. Mobil dalam keadaan penuh minyak," kata ketua RT 01 Ilir, Jamhar. 

    Jamhar mengungkapkan bahwa rumah tersebut dihuni oleh tiga orang yakni NK (Kakak) MHD (Anak) dan MAI (Korban MD). Ia menceritakan, sebelumnya mobil itu terlebih dahulu menghantam beberapa rumah milik warga yang berdekatan dengan gunung hingga menyebabkan pengendara lainnya menjadi korban. 

    "Selain korban meninggal, mobil tangki menabrak warga yang sedang bawa kelapa pakai motor, kakinya terlindas sampai di amputasi. Kemudian ada juga mobil terios yang oleng hampir terbalik beruntungnya pengendaranya selamat di dalam mobil itu," jelasnya. 

    Sementara, pengemudi mobil tangki pembawa minyak kelapa sawit tersebut masih dalam pencarian oleh pihak kepolisian. 

    "Saat kejadian sopirnya hilang gak ada dilokasi, kabur dia, sudah kita laporkan ke pihak kepolisian. Pihak perusahaan juga sudah kita hubungi untuk bertanggung jawab," ucapnya.

    Akibat kejadian, kerugaian mencapai ratusan juta rupaih. Sementara mobil tangki tersebut masih ditahan oleh warga setempat. 

    (Sf/Rs)

    Tim Editorial

    Connect With Us

    Copyright @ 2023 seputarfakta.com.
    All right reserved

    Kategori

    Informasi

    Tak Kuat Menanjak, Truk Tangki Minyak Kelapa Sawit Hantam Rumah Warga, Satu Orang Meninggal Dunia

    Seputarfakta.com - Muhammad Anshori -

    Seputar Kaltim

    22 September 2024 07:29 WIB

    Rumah warga hancur di seruduk truk tangki minyak kelapa sawit. (Foto:M.anshori/Seputarfakta.com)

    Tenggarong - Gagal menanjak gunung sebuah truk tangki menghantam rumah warga hingga menyebabkan satu orang meninggal dunia (MD). Insiden ini terjadi di Loa Duri Ilir,  Kecamatan Loa Janan, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) Minggu (22/9/2024) pagi. 

    Kejadian bermula pada pukul 06.00 WITA truk tangki yang membawa minyak hasil olahan dari kelapa sawit  datang dari arah gunung Loa Duri, tak kuat menanjak gunung mobil tersebut termundur hingga menghantam tiga rumah milik warga. 

    "Tadi pagi sekali, korban MD ini usia 16 tahun, dia habis salat di masjid terus pulang kerumah masuk kamar main hp, datang mobil tangki itu nyeruduk rumah. Mobil dalam keadaan penuh minyak," kata ketua RT 01 Ilir, Jamhar. 

    Jamhar mengungkapkan bahwa rumah tersebut dihuni oleh tiga orang yakni NK (Kakak) MHD (Anak) dan MAI (Korban MD). Ia menceritakan, sebelumnya mobil itu terlebih dahulu menghantam beberapa rumah milik warga yang berdekatan dengan gunung hingga menyebabkan pengendara lainnya menjadi korban. 

    "Selain korban meninggal, mobil tangki menabrak warga yang sedang bawa kelapa pakai motor, kakinya terlindas sampai di amputasi. Kemudian ada juga mobil terios yang oleng hampir terbalik beruntungnya pengendaranya selamat di dalam mobil itu," jelasnya. 

    Sementara, pengemudi mobil tangki pembawa minyak kelapa sawit tersebut masih dalam pencarian oleh pihak kepolisian. 

    "Saat kejadian sopirnya hilang gak ada dilokasi, kabur dia, sudah kita laporkan ke pihak kepolisian. Pihak perusahaan juga sudah kita hubungi untuk bertanggung jawab," ucapnya.

    Akibat kejadian, kerugaian mencapai ratusan juta rupaih. Sementara mobil tangki tersebut masih ditahan oleh warga setempat. 

    (Sf/Rs)