Seputar Kaltim

    Tak Hanya Sang Ayah, Anak Korban Kekerasan Seksual di Muara Kaman Diduga Turut Dilecehkan Pamannya

    Penulis:Muhammad Anshori|Redaktur:Buniyamin
    28 Mei 2024 pukul 15:04 WITA

    Kepala Bidang (Kabid) Perlindungan Perempuan dan Khusus Anak (PP2KA) Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3) Kukar, Marhaini. (Foto:M.anshori/Seputarfakta.com)

    Tenggarong - Kepala Bidang (Kabid) Perlindungan Perempuan dan Khusus Anak (PPKA) Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kutai Kartanegara (Kukar), Marhaini menyebut anak korban kekerasan seksual di Muara Kaman tidak hanya dilecehkan ayah kandungnya, tapi juga oleh pamannya.

    "Korban ini tak hanya mendapat kekerasan seksual dari ayahnya saja, tapi pamannya ikut juga dalam kasus kekerasan seksual ini," kata Marhaini, Selasa (28/5/2024).

    Maharani menyebut DP3A Kukar kini melakukan pendampingan terhadap korban untuk memulihkan mentalnya agar tidak menyebabkan trauma yang mendalam.

    “Kita sudah melakukan pendampingan hukum dan juga psikologi kepada korban, kita coba lakukan pemulihan untuk mentalnya," sebutnya.

    Namun, kata Marhaini, ayah dan paman korban melakukan perbuatan tersebut tanpa saling mengetahui satu sama lain dan tidak pernah bekerjasama untuk melakukan kekerasan seksual terhadap korban.

    “Beberapa waktu lalu kita coba mengulik lebih kasus ini dan ternyata perbuatan itu juga pernah dilakukan paman korban, tanpa diketahui ayahnya,” ungkapnya.

    Dalam kasus tersebut, ayah korban sudah diamankan Polres Kukar dan kasus ini masih terus dikembangkan pihak kepolisian.

    "Kami akan terus mendampingi korban hingga kasusnya tuntas. Untuk pelaku yang juga paman korban, ini akan kami laporkan ke pihak kepolisian,” tegasnya.

    (Sf/By)

    Seputar Kaltim

    Tak Hanya Sang Ayah, Anak Korban Kekerasan Seksual di Muara Kaman Diduga Turut Dilecehkan Pamannya

    Penulis:Muhammad Anshori|Redaktur:Buniyamin
    28 Mei 2024 pukul 15:04 WITA

    Kepala Bidang (Kabid) Perlindungan Perempuan dan Khusus Anak (PP2KA) Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3) Kukar, Marhaini. (Foto:M.anshori/Seputarfakta.com)

    Tenggarong - Kepala Bidang (Kabid) Perlindungan Perempuan dan Khusus Anak (PPKA) Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kutai Kartanegara (Kukar), Marhaini menyebut anak korban kekerasan seksual di Muara Kaman tidak hanya dilecehkan ayah kandungnya, tapi juga oleh pamannya.

    "Korban ini tak hanya mendapat kekerasan seksual dari ayahnya saja, tapi pamannya ikut juga dalam kasus kekerasan seksual ini," kata Marhaini, Selasa (28/5/2024).

    Maharani menyebut DP3A Kukar kini melakukan pendampingan terhadap korban untuk memulihkan mentalnya agar tidak menyebabkan trauma yang mendalam.

    “Kita sudah melakukan pendampingan hukum dan juga psikologi kepada korban, kita coba lakukan pemulihan untuk mentalnya," sebutnya.

    Namun, kata Marhaini, ayah dan paman korban melakukan perbuatan tersebut tanpa saling mengetahui satu sama lain dan tidak pernah bekerjasama untuk melakukan kekerasan seksual terhadap korban.

    “Beberapa waktu lalu kita coba mengulik lebih kasus ini dan ternyata perbuatan itu juga pernah dilakukan paman korban, tanpa diketahui ayahnya,” ungkapnya.

    Dalam kasus tersebut, ayah korban sudah diamankan Polres Kukar dan kasus ini masih terus dikembangkan pihak kepolisian.

    "Kami akan terus mendampingi korban hingga kasusnya tuntas. Untuk pelaku yang juga paman korban, ini akan kami laporkan ke pihak kepolisian,” tegasnya.

    (Sf/By)