Tak Bisa Dihubungi Sejak Subuh, Pria di Berau Ditemukan Meninggal Dunia di Kontrakannya

    Seputarfakta.com - Baiq Eliana -

    Seputar Kaltim

    26 Januari 2026 01:17 WIB

    Polres Berau saat evakuasi jenazah AG (35) di rumah kontrakannya, Kecamatan Teluk Bayur, Kabupaten Berau. (Foto: Polres Berau)

    Tanjung Redeb - Seorang pria berinisial AG (35) ditemukan meninggal dunia di rumah kontrakannya di RT 25, Kelurahan Teluk Bayur, Kecamatan Teluk Bayur, Kabupaten Berau, Senin (26/1/2026). Penemuan tersebut pun menggegerkan warga sekitar.

    Kapolsek Teluk Bayur, AKP Budi Witikno, mengatakan korban diketahui tinggal seorang diri di rumah kontrakan tersebut. Penemuan mayat bermula dari kekhawatiran istri korban yang berada di Sulawesi karena tidak dapat menghubungi AG sejak subuh.

    "Istri korban kemudian meminta pemilik kontrakan untuk mengecek kondisi korban," tambah AKP Budi.

    Selanjutnya, pemilik kontrakan yang menjadi saksi sempat mengetuk pintu depan dan samping rumah, serta memanggil korban melalui jendela. Namun, tidak ada respons dari dalam rumah.

    "Saksi lalu mengintip melalui ventilasi jendela kamar bagian depan dan melihat korban terbaring di atas tempat tidur dalam keadaan tidak bergerak," ungkapnya.

    Oleh sebab itu, karena curiga, saksi pun mencongkel jendela menggunakan linggis dan masuk ke dalam rumah untuk memastikan kondisi korban.

    "Saat diperiksa, korban sudah tidak bernapas, nadinya tidak berdenyut, serta tangan dan kakinya dalam kondisi kaku," jelasnya.

    Saksi kemudian menghubungi istri korban, ketua RT setempat, serta melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Teluk Bayur. Sehingganya, petugas kepolisian yang mendapat laporan pun bergegas datang ke lokasi langsung melakukan pemeriksaan awal terhadap jenazah.

    "Hasil pemeriksaan sementara tidak ditemukan luka maupun tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban," tambahnya.

    Ia juga menyampaikan berdasarkan keterangan dari rekan kerja korban menyebutkan bahwa AG memiliki riwayat sakit. 

    "Beberapa hari sebelum meninggal dunia, korban sempat mengeluhkan nyeri di bagian dada," tuturnya.

    Kendati demikian, AKP Budi mengatakan bahwa pihak keluarga korban menolak dilakukan otopsi. Dan rencananya, jenazah korban akan dibawa ke kampung halaman untuk dimakamkan.

    "Tidak ditemukan indikasi tindak pidana dalam peristiwa tersebut. Meski demikian, penyelidikan lebih lanjut tetap dilakukan untuk memastikan penyebab kematian korban," tandasnya. 

    (Sf/Rs)

    Tim Editorial

    Connect With Us

    Copyright @ 2023 seputarfakta.com.
    All right reserved

    Kategori

    Informasi

    Tak Bisa Dihubungi Sejak Subuh, Pria di Berau Ditemukan Meninggal Dunia di Kontrakannya

    Seputarfakta.com - Baiq Eliana -

    Seputar Kaltim

    26 Januari 2026 01:17 WIB

    Polres Berau saat evakuasi jenazah AG (35) di rumah kontrakannya, Kecamatan Teluk Bayur, Kabupaten Berau. (Foto: Polres Berau)

    Tanjung Redeb - Seorang pria berinisial AG (35) ditemukan meninggal dunia di rumah kontrakannya di RT 25, Kelurahan Teluk Bayur, Kecamatan Teluk Bayur, Kabupaten Berau, Senin (26/1/2026). Penemuan tersebut pun menggegerkan warga sekitar.

    Kapolsek Teluk Bayur, AKP Budi Witikno, mengatakan korban diketahui tinggal seorang diri di rumah kontrakan tersebut. Penemuan mayat bermula dari kekhawatiran istri korban yang berada di Sulawesi karena tidak dapat menghubungi AG sejak subuh.

    "Istri korban kemudian meminta pemilik kontrakan untuk mengecek kondisi korban," tambah AKP Budi.

    Selanjutnya, pemilik kontrakan yang menjadi saksi sempat mengetuk pintu depan dan samping rumah, serta memanggil korban melalui jendela. Namun, tidak ada respons dari dalam rumah.

    "Saksi lalu mengintip melalui ventilasi jendela kamar bagian depan dan melihat korban terbaring di atas tempat tidur dalam keadaan tidak bergerak," ungkapnya.

    Oleh sebab itu, karena curiga, saksi pun mencongkel jendela menggunakan linggis dan masuk ke dalam rumah untuk memastikan kondisi korban.

    "Saat diperiksa, korban sudah tidak bernapas, nadinya tidak berdenyut, serta tangan dan kakinya dalam kondisi kaku," jelasnya.

    Saksi kemudian menghubungi istri korban, ketua RT setempat, serta melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Teluk Bayur. Sehingganya, petugas kepolisian yang mendapat laporan pun bergegas datang ke lokasi langsung melakukan pemeriksaan awal terhadap jenazah.

    "Hasil pemeriksaan sementara tidak ditemukan luka maupun tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban," tambahnya.

    Ia juga menyampaikan berdasarkan keterangan dari rekan kerja korban menyebutkan bahwa AG memiliki riwayat sakit. 

    "Beberapa hari sebelum meninggal dunia, korban sempat mengeluhkan nyeri di bagian dada," tuturnya.

    Kendati demikian, AKP Budi mengatakan bahwa pihak keluarga korban menolak dilakukan otopsi. Dan rencananya, jenazah korban akan dibawa ke kampung halaman untuk dimakamkan.

    "Tidak ditemukan indikasi tindak pidana dalam peristiwa tersebut. Meski demikian, penyelidikan lebih lanjut tetap dilakukan untuk memastikan penyebab kematian korban," tandasnya. 

    (Sf/Rs)