Seputar Kaltim

    Tak Ada Kabar Sepekan, Pria di Gunung Tabur Ditemukan Meninggal Dunia

    Penulis:Baiq Eliana|Redaktur:Lodya A
    08 April 2026 pukul 09:03 WITA

    Proses evakuasi jenazah di Kecamatan Gunung Tabur, Kabupaten Berau. (Foto: Ist)

    Tanjung Redeb - Warga Kecamatan Gunung Tabur, Kabupaten Berau, digegerkan dengan penemuan sesosok mayat pria di dalam sebuah rumah di Jalan Pangeran Di Ulu, Gang Sepakat, RT 05, Selasa malam (7/4/2026).

    Penemuan tersebut bermula dari kekhawatiran pihak keluarga yang tidak mendapat kabar dari korban selama sekitar satu pekan. Keluarga kemudian mendatangi rumah korban pada Selasa sekitar pukul 19.25 WITA.

    Saat mendatangi rumah korban, keluarga mencium bau tidak sedap yang berasal dari dalam kamar. Korban diketahui berinisial NW (41), seorang pria yang diduga telah meninggal dunia beberapa hari sebelum ditemukan.

    Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kabupaten Berau, Nofian Hidayat, menjelaskan bahwa pihaknya menerima laporan dari masyarakat dan langsung mengerahkan tim untuk melakukan evakuasi.

    "Pada Selasa malam sekitar pukul 20.00, kami menerima laporan adanya penemuan mayat. Tim langsung bersiap dan menuju lokasi untuk melakukan evakuasi," ujar Nofian.

    Ia menjelaskan berdasarkan keterangan saksi yang merupakan keluarga korban, terakhir komunikasi terjadi pada 1 April 2026 saat korban meminta obat asam urat. Setelah itu, korban tidak lagi memberikan kabar.

    "Saat keluarga datang kembali pada 7 April sekitar pukul 19.25 WITA, mereka menemukan kondisi rumah tertutup dan tercium bau menyengat dari dalam kamar. Setelah diperiksa, korban ditemukan sudah dalam kondisi membusuk," jelasnya.

    Tim gabungan yang terdiri dari Basarnas, Disdamkarmat, PMI Kabupaten Berau, TNI-Polri, serta tenaga kesehatan dari Puskesmas Gunung Tabur langsung melakukan evakuasi di lokasi kejadian.

    "Evakuasi dilakukan bersama unsur gabungan dan masyarakat setempat, kemudian jenazah dibawa menggunakan mobil jenazah menuju RSUD Abdul Rivai untuk penanganan lebih lanjut," tambahnya.

    Proses evakuasi dilakukan dengan menggunakan perlengkapan pelindung seperti masker, sarung tangan, serta kantong jenazah.

    Hingga saat ini, pihak berwenang masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait penyebab pasti kematian korban.

    (Sf/Lo)

    Seputar Kaltim

    Tak Ada Kabar Sepekan, Pria di Gunung Tabur Ditemukan Meninggal Dunia

    Penulis:Baiq Eliana|Redaktur:Lodya A
    08 April 2026 pukul 09:03 WITA

    Proses evakuasi jenazah di Kecamatan Gunung Tabur, Kabupaten Berau. (Foto: Ist)

    Tanjung Redeb - Warga Kecamatan Gunung Tabur, Kabupaten Berau, digegerkan dengan penemuan sesosok mayat pria di dalam sebuah rumah di Jalan Pangeran Di Ulu, Gang Sepakat, RT 05, Selasa malam (7/4/2026).

    Penemuan tersebut bermula dari kekhawatiran pihak keluarga yang tidak mendapat kabar dari korban selama sekitar satu pekan. Keluarga kemudian mendatangi rumah korban pada Selasa sekitar pukul 19.25 WITA.

    Saat mendatangi rumah korban, keluarga mencium bau tidak sedap yang berasal dari dalam kamar. Korban diketahui berinisial NW (41), seorang pria yang diduga telah meninggal dunia beberapa hari sebelum ditemukan.

    Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kabupaten Berau, Nofian Hidayat, menjelaskan bahwa pihaknya menerima laporan dari masyarakat dan langsung mengerahkan tim untuk melakukan evakuasi.

    "Pada Selasa malam sekitar pukul 20.00, kami menerima laporan adanya penemuan mayat. Tim langsung bersiap dan menuju lokasi untuk melakukan evakuasi," ujar Nofian.

    Ia menjelaskan berdasarkan keterangan saksi yang merupakan keluarga korban, terakhir komunikasi terjadi pada 1 April 2026 saat korban meminta obat asam urat. Setelah itu, korban tidak lagi memberikan kabar.

    "Saat keluarga datang kembali pada 7 April sekitar pukul 19.25 WITA, mereka menemukan kondisi rumah tertutup dan tercium bau menyengat dari dalam kamar. Setelah diperiksa, korban ditemukan sudah dalam kondisi membusuk," jelasnya.

    Tim gabungan yang terdiri dari Basarnas, Disdamkarmat, PMI Kabupaten Berau, TNI-Polri, serta tenaga kesehatan dari Puskesmas Gunung Tabur langsung melakukan evakuasi di lokasi kejadian.

    "Evakuasi dilakukan bersama unsur gabungan dan masyarakat setempat, kemudian jenazah dibawa menggunakan mobil jenazah menuju RSUD Abdul Rivai untuk penanganan lebih lanjut," tambahnya.

    Proses evakuasi dilakukan dengan menggunakan perlengkapan pelindung seperti masker, sarung tangan, serta kantong jenazah.

    Hingga saat ini, pihak berwenang masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait penyebab pasti kematian korban.

    (Sf/Lo)