Cari disini...
Seputar Kaltim
Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni saat berbicara terkait rencana pembangunan lapangan mini soccer di Guntung. (Prokompim.Bontang)
Bontang - Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang berencana membangun lapangan mini soccer di Kelurahan Guntung pada 2025 ini.
Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni berharap dengan adanya mini soccer ini dapat menjadi wisata olahraga yang menarik wisatawan untuk berkunjung ke Guntung.
Ia mengatakan ke depan, Guntung dapat menjadi salah satu pusat destinasi wisata di Bontang, setelah adanya replika Rumah Adat Sultan Kutai Kartangera sebagai wisata budaya.
“Jadi ada wisata budaya dan olahraga juga,” ujarnya.
Neni berkeinginan agar lapangan tersebut dibangun di kawasan Rumad Adat Guntung. Sebab, lokasi tersebut bisa menjadi pusat keramaian yang menarik dikunjungi masyarakat.
“Kalau bisa dijadikan satu aja ya, biar ramai,” lanjutnya. Anggaran yang diperlukan untuk satu lapangan mini soccer diperkirakan sekitar Rp5 miliar.
Selain Guntung, Pemkot Bontang juga mencanangkan membangun lapangan mini soccer di Kelurahan Tanjung Laut pada tahun 2025 ini.
Lurah Guntung, Denny Febrian menyambut baik rencana pembangunan lapangan kini soccer di Guntung. Tetapi hal tersebut kemungkinan memerlukan kajian lebih lanjut dari operasi perangkat daerah (OPD) terkait.
Pasalnya, rencana pembangunan wisata di Guntung berkesinambungan, antara budaya olaghraga dan jenis wisata lainnya.
“Semacam eco culture sport tourism,” terangnya. Saat ini, pihaknya berharap Guntung sebagai Kampung Adat tetap terjaga dengan adanya berbagai rencana pembangunan wisata di Guntung.
“Seperti misalnya kita butuh wisata olahraga tradisional, kalaupun nantinya bangun mini soccer, mungkin letak lapangannya akan dikaji kembali,” pungkasnya.
(Sf/By)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni saat berbicara terkait rencana pembangunan lapangan mini soccer di Guntung. (Prokompim.Bontang)
Bontang - Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang berencana membangun lapangan mini soccer di Kelurahan Guntung pada 2025 ini.
Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni berharap dengan adanya mini soccer ini dapat menjadi wisata olahraga yang menarik wisatawan untuk berkunjung ke Guntung.
Ia mengatakan ke depan, Guntung dapat menjadi salah satu pusat destinasi wisata di Bontang, setelah adanya replika Rumah Adat Sultan Kutai Kartangera sebagai wisata budaya.
“Jadi ada wisata budaya dan olahraga juga,” ujarnya.
Neni berkeinginan agar lapangan tersebut dibangun di kawasan Rumad Adat Guntung. Sebab, lokasi tersebut bisa menjadi pusat keramaian yang menarik dikunjungi masyarakat.
“Kalau bisa dijadikan satu aja ya, biar ramai,” lanjutnya. Anggaran yang diperlukan untuk satu lapangan mini soccer diperkirakan sekitar Rp5 miliar.
Selain Guntung, Pemkot Bontang juga mencanangkan membangun lapangan mini soccer di Kelurahan Tanjung Laut pada tahun 2025 ini.
Lurah Guntung, Denny Febrian menyambut baik rencana pembangunan lapangan kini soccer di Guntung. Tetapi hal tersebut kemungkinan memerlukan kajian lebih lanjut dari operasi perangkat daerah (OPD) terkait.
Pasalnya, rencana pembangunan wisata di Guntung berkesinambungan, antara budaya olaghraga dan jenis wisata lainnya.
“Semacam eco culture sport tourism,” terangnya. Saat ini, pihaknya berharap Guntung sebagai Kampung Adat tetap terjaga dengan adanya berbagai rencana pembangunan wisata di Guntung.
“Seperti misalnya kita butuh wisata olahraga tradisional, kalaupun nantinya bangun mini soccer, mungkin letak lapangannya akan dikaji kembali,” pungkasnya.
(Sf/By)