Cari disini...
Seputar Kaltim
Kepala Disdikpora PPU, Andi Singkerru.(Foto:Agus Saputra/Seputarfakta.com)
Penajam - Rencana pembangunan Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 28 di Kelurahan Lawe-lawe, Kecamatan Penajam, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) masih dalam tahap perencanaan desain penuh.
Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) PPU, Andi Singkerru mengaku meski lahan untuk pembangunan infrastruktur pendidikan itu telah disiapkan seluas tujuh Hektare (Ha), tapi pembangunannya belum masuk dalam Daftar Prioritas Anggaran (DPA).
“Lahannya sudah kita siapkan. Tapi anggarannya belum ada di DPA, jadi yang kita rencanakan saat ini adalah memasukkan perencanaan full desain,” ucap Andi Singkerru,” ucap Andi, Selasa (11/2/2025).
Pernyataan ini disampaikan untuk menepis isu beredar di tengah-tengah masyarakat yang menyatakan bahwa Disdikpora PPU akan membangun SMPN 28 Lawe-lawe di tahun ini karena sudah ada anggarannya.
“Padahal itu tidak benar sama sekali, jadi saya tekankan bahwa saat ini baru dibuat perencanaannya,” tegas Andi.
Disdikpora PPU berencana akan mengusulkan anggaran untuk pembangunan SMPN 28 Lawe-lawe pada 2026 mendatang agar rencana ini tidak hanya sekedar wacana belaka.
”Ketika perencanaannya selesai pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan 2025, baru kita usulkan di tahun mendatang,” tandasnya.
(Sf/By)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Kepala Disdikpora PPU, Andi Singkerru.(Foto:Agus Saputra/Seputarfakta.com)
Penajam - Rencana pembangunan Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 28 di Kelurahan Lawe-lawe, Kecamatan Penajam, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) masih dalam tahap perencanaan desain penuh.
Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) PPU, Andi Singkerru mengaku meski lahan untuk pembangunan infrastruktur pendidikan itu telah disiapkan seluas tujuh Hektare (Ha), tapi pembangunannya belum masuk dalam Daftar Prioritas Anggaran (DPA).
“Lahannya sudah kita siapkan. Tapi anggarannya belum ada di DPA, jadi yang kita rencanakan saat ini adalah memasukkan perencanaan full desain,” ucap Andi Singkerru,” ucap Andi, Selasa (11/2/2025).
Pernyataan ini disampaikan untuk menepis isu beredar di tengah-tengah masyarakat yang menyatakan bahwa Disdikpora PPU akan membangun SMPN 28 Lawe-lawe di tahun ini karena sudah ada anggarannya.
“Padahal itu tidak benar sama sekali, jadi saya tekankan bahwa saat ini baru dibuat perencanaannya,” tegas Andi.
Disdikpora PPU berencana akan mengusulkan anggaran untuk pembangunan SMPN 28 Lawe-lawe pada 2026 mendatang agar rencana ini tidak hanya sekedar wacana belaka.
”Ketika perencanaannya selesai pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan 2025, baru kita usulkan di tahun mendatang,” tandasnya.
(Sf/By)