Cari disini...
Seputar Kaltim
Kepala Dispoparekraf Bontang, Rafidah. (Foto: Nuraini/Seputarfakta.com)
Bontang - Pengerjaan Stadion Bessai Berinta (Lang-Lang) saat ini sudah masuk tahap akhir, dan akan segera dibuka pada awal tahun 2025 mendatang, setelah sebelumnya ditutup karena sedang ada perbaikan.
Seiring dengan peningkatan failitas yang dilakukan, Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang juga berencana menarik retribusi parkir pengunjung, dan pelaku usaha yang berjualan di pujasera yang sebelumnya juga telah direnovasi.
Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif (Dispoparekraf) Kota Bontang, Rafidah mengatakan, penarikan retritusi tersebut diperlukan untuk biaya perawatan dan peningkatan fasilitas stadion Lang-Lang kedepannya.
“Nanti akan masuk sebagai PAD (Penghasilan Asli Daerah) Kota Bontang,dan kita gunakan untuk perawatan stadion supaya bisa terus beroperasi maksimal” ungkap Rafidah Jumat (27/12/2024).
Kendati demikin, penarikan retribusi tidak langsung diterapkan pada pembukaan Stadion yang akan segera dilakukan. Pasalnya, pihaknya akan terlebih dahulu melakukan sosialisasi kepada masyarakat.
Kemungkinan, kata Rafidah, penarikan retribusi akan diterapkan pada tahun 2026 mendatang. Sementara, pihaknya akan fokus melakukan sosialisasi di tahun 2025.
Terkait penarikan retribusi tersebut juga sudah diatur dalam Peraturan Wali Kota (Perwali). Kedepan, Pemkot segera menyusun regulasi terkait kebijakan tersebut.
“Harapannya melalui kebijakan ini, pengelolaan stadion juga lebih maksimal nantinya,” tutup Rafidah.
(Sf/Rs)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Kepala Dispoparekraf Bontang, Rafidah. (Foto: Nuraini/Seputarfakta.com)
Bontang - Pengerjaan Stadion Bessai Berinta (Lang-Lang) saat ini sudah masuk tahap akhir, dan akan segera dibuka pada awal tahun 2025 mendatang, setelah sebelumnya ditutup karena sedang ada perbaikan.
Seiring dengan peningkatan failitas yang dilakukan, Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang juga berencana menarik retribusi parkir pengunjung, dan pelaku usaha yang berjualan di pujasera yang sebelumnya juga telah direnovasi.
Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif (Dispoparekraf) Kota Bontang, Rafidah mengatakan, penarikan retritusi tersebut diperlukan untuk biaya perawatan dan peningkatan fasilitas stadion Lang-Lang kedepannya.
“Nanti akan masuk sebagai PAD (Penghasilan Asli Daerah) Kota Bontang,dan kita gunakan untuk perawatan stadion supaya bisa terus beroperasi maksimal” ungkap Rafidah Jumat (27/12/2024).
Kendati demikin, penarikan retribusi tidak langsung diterapkan pada pembukaan Stadion yang akan segera dilakukan. Pasalnya, pihaknya akan terlebih dahulu melakukan sosialisasi kepada masyarakat.
Kemungkinan, kata Rafidah, penarikan retribusi akan diterapkan pada tahun 2026 mendatang. Sementara, pihaknya akan fokus melakukan sosialisasi di tahun 2025.
Terkait penarikan retribusi tersebut juga sudah diatur dalam Peraturan Wali Kota (Perwali). Kedepan, Pemkot segera menyusun regulasi terkait kebijakan tersebut.
“Harapannya melalui kebijakan ini, pengelolaan stadion juga lebih maksimal nantinya,” tutup Rafidah.
(Sf/Rs)