Seputar Kaltim

    Tahap Awal Bus Sekolah Akan Beroperasi di Samarinda Seberang dan Palaran

    Penulis:Maulana|Redaktur:Buniyamin
    06 Mei 2023 pukul 22:47 WITA

    Bus Sekolah Rencana Pemerintah Kota Samarinda. (Foto : Istimewa)

    Samarinda - Pengadaan angkutan umum untuk pelajar di Kota Samarinda bakal terwujud dalam waktu dekat ini. Sebab sudah masuk tahap pengajuan anggaran.

    Sub Koordinator Angkutan Jalan Dinas Perhubungan (Dishub) Samarinda, Addin Ar Riddlo mengaku anggaran yang telah diusulkan sebesar Rp 20 miliar.

    "Anggaran yang kami ajukan Rp 20 miliar, cukup untuk 20 bus. Satu bus anggarannya Rp 1 miliar," ungkapnya. Kondisi bus menyesuaikan dengan keadaan ruas jalan.

    "Di sini kita menggunakan bus yang memiliki kapasitas 19 orang atau tipe tanggung. Sebab cukup dengan kondisi jalan yang tidak terlalu luas untuk bus besar," jelasnya.

    Tahap awal, kata dia, bus akan beroperasi hanya di wilayah Samarinda Seberang dan Palaran.

    "Secara teknis belum terlalu runut hingga tempat pemberhentian atau ujungnya. Awalnya ingin dibuat keliling, tapi untuk awalnya kami fokuskan di Palaran, Mangkupalas hingga Rapak Dalam," kata Addin.

    Disinggung tujuan penambahan bus di Palaran, Addin mengaku bukan hanya perihal pengurangan macet, tapi melihat kondisi orang tua pelajar dan aksesnya.

    "Kalau di daerah Samarinda Sebrang dan Palaran bukan karena macet, tetapi faktor orang tua tidak memiliki kendaraan dan aksesnya kurang. Tetap saja kita ke tujuan awal untuk membiasakan menggunakan angkutan umum," pungkasnya.

    (Sf/By)

    Seputar Kaltim

    Tahap Awal Bus Sekolah Akan Beroperasi di Samarinda Seberang dan Palaran

    Penulis:Maulana|Redaktur:Buniyamin
    06 Mei 2023 pukul 22:47 WITA

    Bus Sekolah Rencana Pemerintah Kota Samarinda. (Foto : Istimewa)

    Samarinda - Pengadaan angkutan umum untuk pelajar di Kota Samarinda bakal terwujud dalam waktu dekat ini. Sebab sudah masuk tahap pengajuan anggaran.

    Sub Koordinator Angkutan Jalan Dinas Perhubungan (Dishub) Samarinda, Addin Ar Riddlo mengaku anggaran yang telah diusulkan sebesar Rp 20 miliar.

    "Anggaran yang kami ajukan Rp 20 miliar, cukup untuk 20 bus. Satu bus anggarannya Rp 1 miliar," ungkapnya. Kondisi bus menyesuaikan dengan keadaan ruas jalan.

    "Di sini kita menggunakan bus yang memiliki kapasitas 19 orang atau tipe tanggung. Sebab cukup dengan kondisi jalan yang tidak terlalu luas untuk bus besar," jelasnya.

    Tahap awal, kata dia, bus akan beroperasi hanya di wilayah Samarinda Seberang dan Palaran.

    "Secara teknis belum terlalu runut hingga tempat pemberhentian atau ujungnya. Awalnya ingin dibuat keliling, tapi untuk awalnya kami fokuskan di Palaran, Mangkupalas hingga Rapak Dalam," kata Addin.

    Disinggung tujuan penambahan bus di Palaran, Addin mengaku bukan hanya perihal pengurangan macet, tapi melihat kondisi orang tua pelajar dan aksesnya.

    "Kalau di daerah Samarinda Sebrang dan Palaran bukan karena macet, tetapi faktor orang tua tidak memiliki kendaraan dan aksesnya kurang. Tetap saja kita ke tujuan awal untuk membiasakan menggunakan angkutan umum," pungkasnya.

    (Sf/By)