Cari disini...
Seputar Kaltim
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Samarinda sedang melakukan pemantauan terhadap pengadaan kubus apung sebagai penahan sampah dari hulu. (Foto: Maulana/Seputarfakta.com)
Samarinda - Dinas Perhubungan (Dishub) Samarinda akan memasang kubus apung untuk menahan pergerakan sampah dari wilayah Kota Samarinda hulu di Sungai Mahakam.
Sebab ada indikasi tiang pancang penahan ponton dermaga wisata Kota Samarinda akan roboh.
Ini disebabkan karena sampah yang hanyut terbawa arus dari hulu berupa batang pohon, ranting dan sejenisnya yang menghantam tiang tersebut.
Tiang pancang fender tersebut memiliki kemiringan 30 - 40 derajat. Apabila tiang fender tersebut roboh, ponton yang diperuntukkan sebagai dermaga kapal wisata akan ikut roboh.
Sementara tiang fender tersebut ditarik dengan tali towing agar tidak menimbulkan kerusakan yang lebih parah.
Kepala Dishub Samarinda, Hotmarulitua Manalu mengatakan pengadaan kubus apung ini menggunakan anggaran dari Belanja Tidak Terduga (BTT).
"Melihat keadaan yang tidak memungkinkan, kami coba usulkan pengadaan kubus apung tersebut, kami anggarkan sekitar Rp 1,5 miliar sampai Rp 1,6 Miliar" ungkapnya kepada seputarfakta.com di Dermaga Wisata, Rabu (12/7/2023) sore.
Kubus apung tersebut memiliki spesifikasi dengan material Polietilena berat delapan kilogram (Kg) dan memiliki volume 0.09 meter kubik.
"Kubus apung ini memiliki jaminan selama lima tahun, apabila ada kerusakan akan adanya penggantian," tambahnya.
Ketika sudah dibentangkan untuk menahan kubus apung tersebut tidak menggunakan tiang, melainkan nanti menggunakan jangkar sebagai penahan.
Manalu menyebut sampah yang sudah nyangkut di sekitar dermaga tersebut dibersihkan setiap harinya.
"Kami bersama dengan pekerja tambang tersebut membantu untuk membersihkan sampah," Pungkasnya.
(Sf/By)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Samarinda sedang melakukan pemantauan terhadap pengadaan kubus apung sebagai penahan sampah dari hulu. (Foto: Maulana/Seputarfakta.com)
Samarinda - Dinas Perhubungan (Dishub) Samarinda akan memasang kubus apung untuk menahan pergerakan sampah dari wilayah Kota Samarinda hulu di Sungai Mahakam.
Sebab ada indikasi tiang pancang penahan ponton dermaga wisata Kota Samarinda akan roboh.
Ini disebabkan karena sampah yang hanyut terbawa arus dari hulu berupa batang pohon, ranting dan sejenisnya yang menghantam tiang tersebut.
Tiang pancang fender tersebut memiliki kemiringan 30 - 40 derajat. Apabila tiang fender tersebut roboh, ponton yang diperuntukkan sebagai dermaga kapal wisata akan ikut roboh.
Sementara tiang fender tersebut ditarik dengan tali towing agar tidak menimbulkan kerusakan yang lebih parah.
Kepala Dishub Samarinda, Hotmarulitua Manalu mengatakan pengadaan kubus apung ini menggunakan anggaran dari Belanja Tidak Terduga (BTT).
"Melihat keadaan yang tidak memungkinkan, kami coba usulkan pengadaan kubus apung tersebut, kami anggarkan sekitar Rp 1,5 miliar sampai Rp 1,6 Miliar" ungkapnya kepada seputarfakta.com di Dermaga Wisata, Rabu (12/7/2023) sore.
Kubus apung tersebut memiliki spesifikasi dengan material Polietilena berat delapan kilogram (Kg) dan memiliki volume 0.09 meter kubik.
"Kubus apung ini memiliki jaminan selama lima tahun, apabila ada kerusakan akan adanya penggantian," tambahnya.
Ketika sudah dibentangkan untuk menahan kubus apung tersebut tidak menggunakan tiang, melainkan nanti menggunakan jangkar sebagai penahan.
Manalu menyebut sampah yang sudah nyangkut di sekitar dermaga tersebut dibersihkan setiap harinya.
"Kami bersama dengan pekerja tambang tersebut membantu untuk membersihkan sampah," Pungkasnya.
(Sf/By)