Cari disini...
Seputar Kaltim
Syifa Hajati presiden mahasiswa terpilih pada PEMIRA UINSI Samarinda.(Foto:KPUM/seputarfakta.com)
Samarinda - Syifa Hajati dan Arman Maulana resmi terpilih sebagai Ketua dan Wakil Ketua Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris (UINSI) Samarinda, Rabu (8/3/2023) kemarin.
Kedua terpilih melalui Pemilihan Umum Raya (Pemira) UINSI Samarinda melawan kotak kosong dengan meraih 1.370 suara. Adapun yang memilih kotak kosong sebanyak 148 dan suara tidak sah sebanyak 339.
Dari data pemilih tetap sebanyak 5.926, presentase golput mendominasi 69 persen dan jumlah suara pemilihan hanya 31 persen.
"Terima kasih kepada semua teman-teman mahasiswa yang sudah mendukung. Semoga kami bisa mengemban amanah ini," kata Syifa.
Namun, Syifa juga menyayangkan tingginya angka golput di pemira ini. "Saya rasakan masih kurang euforia pemira. Harusnya ini menjadi pesta demokrasi mahasiswa UINSI yang ditunggu-tunggu setiap tahunnya, ini disebabkan kurangnya sosialisasi atau bahkan pemahaman terkait pemira itu sendiri," ungkapnya.
Ia berharap ke depannya, Komisi Pemilihan Umum Mahasiswa (KPUM) bisa membuat persiapan yang matang dan organisasi kemahasiswaan di UINSI mempersiapkan kader atau anggota diusung agar tidak terjadi paslon tunggal.
"Kami mengajak pula kepada seluruh mahasiswa yang telah memilih, untuk berkolaborasi di DEMA UINSI," pungkasnya
KPUM UINSI, Muhammad Arung mengaku sistem pemira tidak jauh berbeda dengan tahun sebelumnya, masih menerapkan kotak suara dan pemilihan secara langsung.
Namun, pemira tahun ini menjadi pemilihan terakhir menggunakan kotak suara. Sebab tahun berikutnya akan menggunakan sistem e-polling secara online.
"Saya berharap kepada kedua calon terpilih, Syifa dan Arman mengembalikan Marwah organisasi mahasiswa supaya semakin diminatin seluruh mahasiswa" tutupnya.
(Sf/By)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Syifa Hajati presiden mahasiswa terpilih pada PEMIRA UINSI Samarinda.(Foto:KPUM/seputarfakta.com)
Samarinda - Syifa Hajati dan Arman Maulana resmi terpilih sebagai Ketua dan Wakil Ketua Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris (UINSI) Samarinda, Rabu (8/3/2023) kemarin.
Kedua terpilih melalui Pemilihan Umum Raya (Pemira) UINSI Samarinda melawan kotak kosong dengan meraih 1.370 suara. Adapun yang memilih kotak kosong sebanyak 148 dan suara tidak sah sebanyak 339.
Dari data pemilih tetap sebanyak 5.926, presentase golput mendominasi 69 persen dan jumlah suara pemilihan hanya 31 persen.
"Terima kasih kepada semua teman-teman mahasiswa yang sudah mendukung. Semoga kami bisa mengemban amanah ini," kata Syifa.
Namun, Syifa juga menyayangkan tingginya angka golput di pemira ini. "Saya rasakan masih kurang euforia pemira. Harusnya ini menjadi pesta demokrasi mahasiswa UINSI yang ditunggu-tunggu setiap tahunnya, ini disebabkan kurangnya sosialisasi atau bahkan pemahaman terkait pemira itu sendiri," ungkapnya.
Ia berharap ke depannya, Komisi Pemilihan Umum Mahasiswa (KPUM) bisa membuat persiapan yang matang dan organisasi kemahasiswaan di UINSI mempersiapkan kader atau anggota diusung agar tidak terjadi paslon tunggal.
"Kami mengajak pula kepada seluruh mahasiswa yang telah memilih, untuk berkolaborasi di DEMA UINSI," pungkasnya
KPUM UINSI, Muhammad Arung mengaku sistem pemira tidak jauh berbeda dengan tahun sebelumnya, masih menerapkan kotak suara dan pemilihan secara langsung.
Namun, pemira tahun ini menjadi pemilihan terakhir menggunakan kotak suara. Sebab tahun berikutnya akan menggunakan sistem e-polling secara online.
"Saya berharap kepada kedua calon terpilih, Syifa dan Arman mengembalikan Marwah organisasi mahasiswa supaya semakin diminatin seluruh mahasiswa" tutupnya.
(Sf/By)