Seputar Kaltim

    Syamsudin Hamade Klaim Perumda Varia Niaga Tak Merugi, Hanya Fokus Public Service Obligation

    Penulis:Maulana|Redaktur:Buniyamin
    29 April 2023 pukul 19:22 WITA

    Direktur Perusahaan Umum Daerah Varia Niaga Kota Samarinda, Syamsudin Hamade. (Foto: Facebook.com/Syamsudin.hamade)

    Samarinda - Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Varia Niaga tengah mendirikan SPBU khusus untuk ASN di Kota Samarinda.

    Namun rencana pendirian SPBU khusus ASN ini banyak keraguan dari semua pihak, termasuk anggota DPRD.

    Keraguan tersebut bermula karena banyak kerugian yang dialami oleh Perumda Varia Niaga dalam menjalankan usaha yang ditaksir minus Rp6 miliar pada 2022 lalu.

    Direktur Perumda Varia Niaga Kota Samarinda, Syamsudin Hamade menyebut dalam menjalankan semua usaha, mereka dituntut untuk mendapatkan keuntungan secara Public Service Obligation (PSO) dan keuntungan secara korporasi.

    "Kita bisa melihat dua keuntungan tersebut. Semisal kita jual harga minyak dibawah HET, kami tidak mempunyai untung, tapi keuntungan tersebut kita serahkan kepada masyarakat, tidak melulu hanya PAD," ungkapnya kepada seputarfakta.com.

    Ia mengaku semenjak 1,5 tahun dipegangnya, Perumda Varia Niaga mengalami peningkatan keuntungan sekitar Rp5 miliar ketika diaudit oleh BPK.

    "Kita bangun pondasi secara bertahap, dengan pondasi yang kuat kita akan terus bertumbuh dan menyelesaikan masalah satu per satu seperti hutang, somasi dan hantaman dari pihak manapun. Proses ini yang kami lalui, kami tetap optimis," harapnya.

    Dari 14 perusahaan yang telah berjalan, ditambah SPBU ini tentu masih dalam proses pengembangan.

    "Terutama yang SPBU ini masih dalam penyelesaian tahap administrasi, kami akan laksanakan secepatnya," lanjutnya.

    Dirinya menekankan kembali dalam menjalankan ini semua harus dengan step by step. "Kami akan maksimalkan walau kita mulai dari minus, kita sudah perhitungkan itu semua," pungkasnya.

    (Sf/By)

    Seputar Kaltim

    Syamsudin Hamade Klaim Perumda Varia Niaga Tak Merugi, Hanya Fokus Public Service Obligation

    Penulis:Maulana|Redaktur:Buniyamin
    29 April 2023 pukul 19:22 WITA

    Direktur Perusahaan Umum Daerah Varia Niaga Kota Samarinda, Syamsudin Hamade. (Foto: Facebook.com/Syamsudin.hamade)

    Samarinda - Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Varia Niaga tengah mendirikan SPBU khusus untuk ASN di Kota Samarinda.

    Namun rencana pendirian SPBU khusus ASN ini banyak keraguan dari semua pihak, termasuk anggota DPRD.

    Keraguan tersebut bermula karena banyak kerugian yang dialami oleh Perumda Varia Niaga dalam menjalankan usaha yang ditaksir minus Rp6 miliar pada 2022 lalu.

    Direktur Perumda Varia Niaga Kota Samarinda, Syamsudin Hamade menyebut dalam menjalankan semua usaha, mereka dituntut untuk mendapatkan keuntungan secara Public Service Obligation (PSO) dan keuntungan secara korporasi.

    "Kita bisa melihat dua keuntungan tersebut. Semisal kita jual harga minyak dibawah HET, kami tidak mempunyai untung, tapi keuntungan tersebut kita serahkan kepada masyarakat, tidak melulu hanya PAD," ungkapnya kepada seputarfakta.com.

    Ia mengaku semenjak 1,5 tahun dipegangnya, Perumda Varia Niaga mengalami peningkatan keuntungan sekitar Rp5 miliar ketika diaudit oleh BPK.

    "Kita bangun pondasi secara bertahap, dengan pondasi yang kuat kita akan terus bertumbuh dan menyelesaikan masalah satu per satu seperti hutang, somasi dan hantaman dari pihak manapun. Proses ini yang kami lalui, kami tetap optimis," harapnya.

    Dari 14 perusahaan yang telah berjalan, ditambah SPBU ini tentu masih dalam proses pengembangan.

    "Terutama yang SPBU ini masih dalam penyelesaian tahap administrasi, kami akan laksanakan secepatnya," lanjutnya.

    Dirinya menekankan kembali dalam menjalankan ini semua harus dengan step by step. "Kami akan maksimalkan walau kita mulai dari minus, kita sudah perhitungkan itu semua," pungkasnya.

    (Sf/By)