Cari disini...
Seputar Kaltim
Petugas Disdamkar Matan Kukar saat menyusuri TKP kecelakaan air di perairan wilayah Sanga-Sanga (Dok: istimewa)
Tenggarong - Upaya tim gabungan melakukan pencarian terhadap satu korban kecelakaan air di Kelurahan Pendingin, Kecamatan Sanga-Sanga, Kutai Kartanegara (Kukar) dengan menyusuri aliran sungai semalaman belum membuahkan hasil.
“Kita lakukan pencarian semalaman dan hasilnya nihil hingga saat ini,” ujar Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkar Matan) Kukar, Fida Hurasani, Selasa (6/1/2026).
Sebelumnya, pada 5 Januari 2026 sekitar 19.25 WITA terjadi insiden kecelakaan air di perairan Sanga-Sanga, tepatnya di depan Jetty milik PT Astiku Sakti.
Dua orang yang ikut mengalami kecelakaan berhasil ditemukan dan dievakuasi, sementara satu lainnya berinisial RTH masih belum diketahui keberadaannya.
“Korban masih menggunakan seragam PT Astiku Sakti warna hijau dan celana jeans,” terang Fida.
Ia menyampaikan upaya pencarian telah dilakukan dengan menyisiri aliran sungai menggunakan perahu di sekitar lokasi insiden hingga beberapa kilometer dari titik awal korban dinyatakan tenggelam.
Tapi karena kondisi tertentu, tim gabungan memutuskan untuk menghentikan sementara pencarian korban dan akan dilanjutkan kembali pada hari ini.
“Karena hasil pencarian malam tadi nihil, maka akan dilanjutkan hari ini,” jelas Fida.
Hingga kini penyebab pasti terjadinya insiden ini belum diketahui dan masih dalam tahap penyelidikan pihak berwenang.
(Sf/Rs)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Petugas Disdamkar Matan Kukar saat menyusuri TKP kecelakaan air di perairan wilayah Sanga-Sanga (Dok: istimewa)
Tenggarong - Upaya tim gabungan melakukan pencarian terhadap satu korban kecelakaan air di Kelurahan Pendingin, Kecamatan Sanga-Sanga, Kutai Kartanegara (Kukar) dengan menyusuri aliran sungai semalaman belum membuahkan hasil.
“Kita lakukan pencarian semalaman dan hasilnya nihil hingga saat ini,” ujar Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkar Matan) Kukar, Fida Hurasani, Selasa (6/1/2026).
Sebelumnya, pada 5 Januari 2026 sekitar 19.25 WITA terjadi insiden kecelakaan air di perairan Sanga-Sanga, tepatnya di depan Jetty milik PT Astiku Sakti.
Dua orang yang ikut mengalami kecelakaan berhasil ditemukan dan dievakuasi, sementara satu lainnya berinisial RTH masih belum diketahui keberadaannya.
“Korban masih menggunakan seragam PT Astiku Sakti warna hijau dan celana jeans,” terang Fida.
Ia menyampaikan upaya pencarian telah dilakukan dengan menyisiri aliran sungai menggunakan perahu di sekitar lokasi insiden hingga beberapa kilometer dari titik awal korban dinyatakan tenggelam.
Tapi karena kondisi tertentu, tim gabungan memutuskan untuk menghentikan sementara pencarian korban dan akan dilanjutkan kembali pada hari ini.
“Karena hasil pencarian malam tadi nihil, maka akan dilanjutkan hari ini,” jelas Fida.
Hingga kini penyebab pasti terjadinya insiden ini belum diketahui dan masih dalam tahap penyelidikan pihak berwenang.
(Sf/Rs)