Cari disini...
Seputarfakta.com - Padliannor -
Seputar Kaltim
Penyusunan Renja 2027 Bappedalitbang bersama OPD (foto: Prokopim Paser)
Tana Paser - Badan Perencanaan, Pembangunan Daerah, Penelitian dan Pengembangan (Bappedalitbang) Paser melaksanakan penyusunan Rencana Kerja 2027.
Penyusunan Renja tersebut dilaksanakan di Ruang Rapat Bappedalitbang Paser serta diikuti oleh Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Kepala Bappedalitbang Paser, Rusdian Nor menjelaskan penyusunan Renja 2027 akan difokuskan pada mekanisme teknokratik dengan berbasis data dan riset.
"Pembangunan ke depan harus lebih dikuatkan dari sisi data dan riset. Program yang dirancang tidak hanya sekadar untuk memenuhi siklus tetapi harus memberi dampak yang dirasakan langsung oleh masyarakat," kata Rusdian Nor, Sabtu (7/3/2026).
Ia menilai forum perangkat daerah menjadi salah satu kegiatan penting yang harus dilaksanakan guna menyelaraskan program dan kegiatan antar OPD agar sejalan dengan program prioritas daerah.
Forum tersebut juga memberikan ruang bagi para OPD untuk memaparkan program mereka dan menyesuaikannya dengan arah kebijakan pembangunan daerah.
"Integrasi riset dan koordinasi lintas sektor menjadi kunci untuk meningkatkan kualitas perencanaan program yang akan dijalankan," tambahnya.
Pemerintah Kabupaten Paser berharap Renja 2027 yang telah dibahas akan menjadi dasar bagi pembangunan yang dapat memberikan manfaat secara luas bagi masyarakat.
(Sf/Lo)
Tim Editorial
Cari disini...
Seputarfakta.com - Padliannor -
Seputar Kaltim

Penyusunan Renja 2027 Bappedalitbang bersama OPD (foto: Prokopim Paser)
Tana Paser - Badan Perencanaan, Pembangunan Daerah, Penelitian dan Pengembangan (Bappedalitbang) Paser melaksanakan penyusunan Rencana Kerja 2027.
Penyusunan Renja tersebut dilaksanakan di Ruang Rapat Bappedalitbang Paser serta diikuti oleh Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Kepala Bappedalitbang Paser, Rusdian Nor menjelaskan penyusunan Renja 2027 akan difokuskan pada mekanisme teknokratik dengan berbasis data dan riset.
"Pembangunan ke depan harus lebih dikuatkan dari sisi data dan riset. Program yang dirancang tidak hanya sekadar untuk memenuhi siklus tetapi harus memberi dampak yang dirasakan langsung oleh masyarakat," kata Rusdian Nor, Sabtu (7/3/2026).
Ia menilai forum perangkat daerah menjadi salah satu kegiatan penting yang harus dilaksanakan guna menyelaraskan program dan kegiatan antar OPD agar sejalan dengan program prioritas daerah.
Forum tersebut juga memberikan ruang bagi para OPD untuk memaparkan program mereka dan menyesuaikannya dengan arah kebijakan pembangunan daerah.
"Integrasi riset dan koordinasi lintas sektor menjadi kunci untuk meningkatkan kualitas perencanaan program yang akan dijalankan," tambahnya.
Pemerintah Kabupaten Paser berharap Renja 2027 yang telah dibahas akan menjadi dasar bagi pembangunan yang dapat memberikan manfaat secara luas bagi masyarakat.
(Sf/Lo)