Seputar Kaltim

    Sungai di Babulu PPU Meluap ke Permukiman, 2 RT Terdampak Banjir

    Penulis:Agus Saputra|Redaktur:Lodya A
    24 Oktober 2025 pukul 19:15 WITA

    Potret BPBD PPU saat meninjau lokasi banjir di Babulu Laut (Dok: Pusdalopsbpbdppu)

    Penajam - Aliran sungai di Desa Babulu Darat, Kecamatan Babulu, Penajam Paser Utara (PPU) meluap hingga ke pemukiman warga dan menimbulkan banjir, Jumat (24/10/2025).

    Meluapnya air sungai ini dikarenakan hujan lebat yang sempat mengguyur kawasan tersebut sejak Kamis (23/10/2025) sekitar pukul 19.00 WITA hingga Jumat (24/10/2025) pukul 05.00 WITA.

    Berdasarkan data yang dihimpun BPBD PPU, tiga rumah di RT 11 dan 14 yang dihuni 14 jiwa tergenang banjir.

    “Dua rumah di RT 11 dan satu rumah di RT 14 dilanda banjir. Sementara ada 10 warga RT 11 dan empat warga RT 14 turut terdampak,” ucap Kalak BPBD PPU, Sukadi Kuncoro.

    Atas insiden ini BPBD PPU berencana melakukan pengerukan sedimen dan material endapan yang menyebabkan pendangkalan aliran sungai.

    “Kita juga membersihkan sampah di area sungai, vegetasi liar dan material penghambat lainnya,” terangnya.

    Kini Tinggi Muka Air (TMA) yang sempat mencapai 30 Cm telah perlahan menyusut.

    (Sf/Lo)

    Seputar Kaltim

    Sungai di Babulu PPU Meluap ke Permukiman, 2 RT Terdampak Banjir

    Penulis:Agus Saputra|Redaktur:Lodya A
    24 Oktober 2025 pukul 19:15 WITA

    Potret BPBD PPU saat meninjau lokasi banjir di Babulu Laut (Dok: Pusdalopsbpbdppu)

    Penajam - Aliran sungai di Desa Babulu Darat, Kecamatan Babulu, Penajam Paser Utara (PPU) meluap hingga ke pemukiman warga dan menimbulkan banjir, Jumat (24/10/2025).

    Meluapnya air sungai ini dikarenakan hujan lebat yang sempat mengguyur kawasan tersebut sejak Kamis (23/10/2025) sekitar pukul 19.00 WITA hingga Jumat (24/10/2025) pukul 05.00 WITA.

    Berdasarkan data yang dihimpun BPBD PPU, tiga rumah di RT 11 dan 14 yang dihuni 14 jiwa tergenang banjir.

    “Dua rumah di RT 11 dan satu rumah di RT 14 dilanda banjir. Sementara ada 10 warga RT 11 dan empat warga RT 14 turut terdampak,” ucap Kalak BPBD PPU, Sukadi Kuncoro.

    Atas insiden ini BPBD PPU berencana melakukan pengerukan sedimen dan material endapan yang menyebabkan pendangkalan aliran sungai.

    “Kita juga membersihkan sampah di area sungai, vegetasi liar dan material penghambat lainnya,” terangnya.

    Kini Tinggi Muka Air (TMA) yang sempat mencapai 30 Cm telah perlahan menyusut.

    (Sf/Lo)