Cari disini...
Seputar Kaltim
Kebakaran yang terjadi di ruang panel di Gedung Balai Kota Samarinda, Jumat (6/12/2024) pagi. (Foto: Dok. Disdamkar Samarinda/Seputarfakta.com)
Samarinda – Kebakaran terjadi di Gedung Balai Kota Samarinda pada Jumat (6/12/2024) pagi. Dikonfirmasi, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran (Disdamkar) dan Penyelamatan Kota Samarinda, Hendra AH mengatakan bahwa kebakaran itu terjadi di ruang panel listrik lantai 1.
Ruangan itu, kata Hendra, merupakan bangunan tua di Balai Kota. Penyebab sementara diduga karena korsleting listrik, dan masih dalam penyelidikan lebih lanjut oleh pihak kepolisian.
"Ruang panel ini berada di Balai Kota. Kemungkinan karena faktor usia, panel menjadi panas dan memicu kebakaran. Namun, alhamdulillah, api hanya terbatas di ruang panel saja," ujar Hendra.
Lebih lanjut dikatakan, ia menerima laporan dari pihak keamanan Balai Kota sekitar pukul 04.15 WITA. Ruang panel yang berukuran sekitar 2x3 meter itu sempat terbakar, namun api berhasil dipadamkan dalam waktu kurang lebih satu setengah jam.
"Kami fokus menangani asap yang cukup beracun karena berasal dari kabel-kabel yang terbakar. Meski api cepat padam, kami terus menyiram area tersebut untuk memastikan tidak ada asap yang tersisa," tambahnya.
Sebanyak empat unit truk pemadam dari dua posko dikerahkan, juga dibantu oleh beberapa relawan. Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, namun kerugian material meliputi kerusakan total pada panel listrik. Akibatnya, aliran listrik di gedung tersebut terputus karena genset tidak dapat digunakan.
"Kerusakan pada panel listrik membuat genset tidak bisa berfungsi. Jadi, untuk sementara listrik di gedung itu masih mati," jelas Hendra.
(Sf/Rs)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Kebakaran yang terjadi di ruang panel di Gedung Balai Kota Samarinda, Jumat (6/12/2024) pagi. (Foto: Dok. Disdamkar Samarinda/Seputarfakta.com)
Samarinda – Kebakaran terjadi di Gedung Balai Kota Samarinda pada Jumat (6/12/2024) pagi. Dikonfirmasi, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran (Disdamkar) dan Penyelamatan Kota Samarinda, Hendra AH mengatakan bahwa kebakaran itu terjadi di ruang panel listrik lantai 1.
Ruangan itu, kata Hendra, merupakan bangunan tua di Balai Kota. Penyebab sementara diduga karena korsleting listrik, dan masih dalam penyelidikan lebih lanjut oleh pihak kepolisian.
"Ruang panel ini berada di Balai Kota. Kemungkinan karena faktor usia, panel menjadi panas dan memicu kebakaran. Namun, alhamdulillah, api hanya terbatas di ruang panel saja," ujar Hendra.
Lebih lanjut dikatakan, ia menerima laporan dari pihak keamanan Balai Kota sekitar pukul 04.15 WITA. Ruang panel yang berukuran sekitar 2x3 meter itu sempat terbakar, namun api berhasil dipadamkan dalam waktu kurang lebih satu setengah jam.
"Kami fokus menangani asap yang cukup beracun karena berasal dari kabel-kabel yang terbakar. Meski api cepat padam, kami terus menyiram area tersebut untuk memastikan tidak ada asap yang tersisa," tambahnya.
Sebanyak empat unit truk pemadam dari dua posko dikerahkan, juga dibantu oleh beberapa relawan. Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, namun kerugian material meliputi kerusakan total pada panel listrik. Akibatnya, aliran listrik di gedung tersebut terputus karena genset tidak dapat digunakan.
"Kerusakan pada panel listrik membuat genset tidak bisa berfungsi. Jadi, untuk sementara listrik di gedung itu masih mati," jelas Hendra.
(Sf/Rs)