Cari disini...
Seputarfakta.com - Muhammad Anshori -
Seputar Kaltim
Ilustrasi. (Freepik)
Tenggarong - Satuan Lalu lintas (Satlantas) Kutai Kartanegara (Kukar) mengimbau para fotographer yang sering memotret di jalur dua Tenggarong Seberang dan Loa Janan Balikpapan untuk menghentikan kegiatannya.
Kasatlantas Polres Kukar, Iptu Ahmad Fandoli menjelaskan imbauan dilakukan untuk mengurangi insiden kecelakaan yang sering terjadi di jalur-jalur rawan tersebut.
Ia menyebut, kegiatan memotret dapat menjadi penyebab pengendara untuk menunjukkan aksi layaknya pembalap profesional di setiap tikungan.
"Imbauan ini kami berikan setelah melakukan pemantauan, kami rasa mereka fotografer juga perlu diedukasi terkait keselamatan pengendara," kata Iptu Fandoli, Jumat (18/4/2025).
Selain membahayakan pengendara, kegiatan memotret di jalur tikungan dapat membahayakan fotografer. Jalur tikungan dinilai sangat rawan, dikhawatirkan ada pengendara yang ngebut, keluar jalur dan menabrak fotografer.
Dia menyarankan seluruh fotografer untuk pindah lokasi ke tempat yang lebih aman, seperti Tepian Mahakam. Kata dia, Satlantas Kukar akan terus memantau jalur-jalur rawan, terutama kegiatan yang dilakukan oleh para pemuda.
"Ada ratusan baliho imbauan terkait jalur rawan yang sudah kami pasang tapi sering hilang, kami harap semua orang bisa saling mengingatkan tentang bahaya berkendara termasuk para fotografer," pungkasnya.
(Sf/Lo)
Tim Editorial
Cari disini...
Seputarfakta.com - Muhammad Anshori -
Seputar Kaltim

Ilustrasi. (Freepik)
Tenggarong - Satuan Lalu lintas (Satlantas) Kutai Kartanegara (Kukar) mengimbau para fotographer yang sering memotret di jalur dua Tenggarong Seberang dan Loa Janan Balikpapan untuk menghentikan kegiatannya.
Kasatlantas Polres Kukar, Iptu Ahmad Fandoli menjelaskan imbauan dilakukan untuk mengurangi insiden kecelakaan yang sering terjadi di jalur-jalur rawan tersebut.
Ia menyebut, kegiatan memotret dapat menjadi penyebab pengendara untuk menunjukkan aksi layaknya pembalap profesional di setiap tikungan.
"Imbauan ini kami berikan setelah melakukan pemantauan, kami rasa mereka fotografer juga perlu diedukasi terkait keselamatan pengendara," kata Iptu Fandoli, Jumat (18/4/2025).
Selain membahayakan pengendara, kegiatan memotret di jalur tikungan dapat membahayakan fotografer. Jalur tikungan dinilai sangat rawan, dikhawatirkan ada pengendara yang ngebut, keluar jalur dan menabrak fotografer.
Dia menyarankan seluruh fotografer untuk pindah lokasi ke tempat yang lebih aman, seperti Tepian Mahakam. Kata dia, Satlantas Kukar akan terus memantau jalur-jalur rawan, terutama kegiatan yang dilakukan oleh para pemuda.
"Ada ratusan baliho imbauan terkait jalur rawan yang sudah kami pasang tapi sering hilang, kami harap semua orang bisa saling mengingatkan tentang bahaya berkendara termasuk para fotografer," pungkasnya.
(Sf/Lo)