Cari disini...
Seputar Kaltim
Videotron Perempatan Kilo 5 Tanjung Redeb. (Foto: Baiq Eliana/seputarfakta.com)
Tanjung Redeb - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau mulai memaksimalkan penggunaan videotron milik daerah sebagai strategi baru untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Langkah ini dilakukan seiring berkurangnya dana transfer dari pemerintah pusat dan upaya pengelolaan anggaran yang lebih efisien.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Berau, Didi Rahmadi, mengatakan bahwa videotron kini dimanfaatkan untuk iklan komersial sebagai alternatif pendapatan yang tidak membebani masyarakat.
"Videotron ini bisa dimanfaatkan untuk pemasangan iklan dan sudah kami sosialisasikan kepada perusahaan yang berminat. Tarif yang kami tetapkan adalah Rp 200.000 per video berdurasi 60 detik, dan setiap video akan diputar 10 kali dalam sehari," jelas Didi.
Ia pun menjelaskan saat ini, pihaknya telah mengelola enam unit videotron yang tersebar di lokasi strategis, termasuk Jalan Milono dekat rumah jabatan Bupati Berau, Perempatan Kilo 5, Simpang Empat KFC, Jalan Murjani I, Sambaliung, dan Gunung Tabur.
"Kalau perusahaan ingin pasang iklan di semua unit videotron, total biaya yang dibayarkan adalah Rp1,2 juta," tuturnya.
Kendati demikian, dirinya menekankan selain untuk iklan komersial, videotron tetap digunakan untuk menayangkan informasi publik dan program pemerintah.
"Secara teknis, kami atur agar konten dari OPD bisa berjalan bersamaan dengan iklan, sehingga tidak saling mengganggu," ujarnya.
Ia pun menyebut bahwa hingga saat ini sejumlah perusahaan telah mengajukan permohonan pemasangan iklan, meskipun masih dalam tahap koordinasi.
Didi berharap pemanfaatan videotron sebagai aset daerah ini dapat berjalan optimal dan memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan PAD Berau.
"Mudah-mudahan bisa segera berjalan dan memberi dampak positif bagi keuangan daerah," tutupnya.
(Sf/Rs)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Videotron Perempatan Kilo 5 Tanjung Redeb. (Foto: Baiq Eliana/seputarfakta.com)
Tanjung Redeb - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau mulai memaksimalkan penggunaan videotron milik daerah sebagai strategi baru untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Langkah ini dilakukan seiring berkurangnya dana transfer dari pemerintah pusat dan upaya pengelolaan anggaran yang lebih efisien.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Berau, Didi Rahmadi, mengatakan bahwa videotron kini dimanfaatkan untuk iklan komersial sebagai alternatif pendapatan yang tidak membebani masyarakat.
"Videotron ini bisa dimanfaatkan untuk pemasangan iklan dan sudah kami sosialisasikan kepada perusahaan yang berminat. Tarif yang kami tetapkan adalah Rp 200.000 per video berdurasi 60 detik, dan setiap video akan diputar 10 kali dalam sehari," jelas Didi.
Ia pun menjelaskan saat ini, pihaknya telah mengelola enam unit videotron yang tersebar di lokasi strategis, termasuk Jalan Milono dekat rumah jabatan Bupati Berau, Perempatan Kilo 5, Simpang Empat KFC, Jalan Murjani I, Sambaliung, dan Gunung Tabur.
"Kalau perusahaan ingin pasang iklan di semua unit videotron, total biaya yang dibayarkan adalah Rp1,2 juta," tuturnya.
Kendati demikian, dirinya menekankan selain untuk iklan komersial, videotron tetap digunakan untuk menayangkan informasi publik dan program pemerintah.
"Secara teknis, kami atur agar konten dari OPD bisa berjalan bersamaan dengan iklan, sehingga tidak saling mengganggu," ujarnya.
Ia pun menyebut bahwa hingga saat ini sejumlah perusahaan telah mengajukan permohonan pemasangan iklan, meskipun masih dalam tahap koordinasi.
Didi berharap pemanfaatan videotron sebagai aset daerah ini dapat berjalan optimal dan memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan PAD Berau.
"Mudah-mudahan bisa segera berjalan dan memberi dampak positif bagi keuangan daerah," tutupnya.
(Sf/Rs)