Seputar Kaltim

    Stok Ikan di Balikpapan Tetap Terjaga Meski Cuaca Buruk

    Penulis:Maya Sari|Redaktur:Rusdianto
    04 Januari 2026 pukul 17:09 WITA

    Kepala Dinas Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DP3) Kota Balikpapan, Sri Wahyuningsih. (Foto: Maya Sari/Seputarfakta.com)

    Balikpapan - Meskipun cuaca buruk yang melanda Balikpapan dalam beberapa bulan terakhir sempat mempengaruhi hasil tangkapan ikan. Kepala Dinas Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DP3) Kota Balikpapan, Sri Wahyuningsih, memastikan bahwa stok ikan di kota ini tetap aman dan terjaga.

    Cuaca ekstrem yang dipicu oleh fenomena La Nina sejak Juli 2024 dan peringatan dari BMKG memang berdampak pada penurunan hasil tangkapan nelayan lokal.

    “Kami mencatat adanya potensi penurunan hasil tangkapan ikan, terutama sejak akhir tahun 2024, akibat cuaca ekstrem. Namun, kami tetap memastikan ketersediaan ikan tidak terpengaruh secara signifikan," ujar Sri Wahyuningsih kepada awak media, Kamis (2/1/2025).

    Meski begitu, DP3 Balikpapan tidak hanya mengandalkan hasil perikanan tangkap lokal untuk memenuhi kebutuhan pasar. Ia menekankan pentingnya diversifikasi sumber pasokan ikan, seperti perikanan budidaya lele dan nila yang terus berkembang di daerah ini.

    “Kami sudah mengembangkan budidaya ikan lokal seperti lele dan nila, yang menjadi alternatif pengganti jika terjadi penurunan hasil tangkapan ikan laut," tambah Yuyun sapaan akrabnya.

    Selain itu, Balikpapan juga memperoleh pasokan ikan dari luar daerah, khususnya dari kapal-kapal besar yang melaut lebih jauh. Hal ini membantu menjaga kestabilan pasokan ikan ke pasar dan mengurangi ketergantungan pada hasil tangkapan lokal.

    Dirinya juga mengimbau agar masyarakat tidak khawatir terkait stok ikan. Karena berbagai upaya telah dilakukan pemerintah agar kebutuhan ikan tetap aman, termasuk mendatangkan pasokan dari luar daerah dan memperkuat sektor budidaya.

    “Dengan upaya diversifikasi, Kota Balikpapan tetap dapat menjaga kestabilan pasokan ikan di tengah tantangan cuaca buruk yang melanda sektor perikanan,” ungkapnya.

    (Sf/Rs)

    Seputar Kaltim

    Stok Ikan di Balikpapan Tetap Terjaga Meski Cuaca Buruk

    Penulis:Maya Sari|Redaktur:Rusdianto
    04 Januari 2026 pukul 17:09 WITA

    Kepala Dinas Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DP3) Kota Balikpapan, Sri Wahyuningsih. (Foto: Maya Sari/Seputarfakta.com)

    Balikpapan - Meskipun cuaca buruk yang melanda Balikpapan dalam beberapa bulan terakhir sempat mempengaruhi hasil tangkapan ikan. Kepala Dinas Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DP3) Kota Balikpapan, Sri Wahyuningsih, memastikan bahwa stok ikan di kota ini tetap aman dan terjaga.

    Cuaca ekstrem yang dipicu oleh fenomena La Nina sejak Juli 2024 dan peringatan dari BMKG memang berdampak pada penurunan hasil tangkapan nelayan lokal.

    “Kami mencatat adanya potensi penurunan hasil tangkapan ikan, terutama sejak akhir tahun 2024, akibat cuaca ekstrem. Namun, kami tetap memastikan ketersediaan ikan tidak terpengaruh secara signifikan," ujar Sri Wahyuningsih kepada awak media, Kamis (2/1/2025).

    Meski begitu, DP3 Balikpapan tidak hanya mengandalkan hasil perikanan tangkap lokal untuk memenuhi kebutuhan pasar. Ia menekankan pentingnya diversifikasi sumber pasokan ikan, seperti perikanan budidaya lele dan nila yang terus berkembang di daerah ini.

    “Kami sudah mengembangkan budidaya ikan lokal seperti lele dan nila, yang menjadi alternatif pengganti jika terjadi penurunan hasil tangkapan ikan laut," tambah Yuyun sapaan akrabnya.

    Selain itu, Balikpapan juga memperoleh pasokan ikan dari luar daerah, khususnya dari kapal-kapal besar yang melaut lebih jauh. Hal ini membantu menjaga kestabilan pasokan ikan ke pasar dan mengurangi ketergantungan pada hasil tangkapan lokal.

    Dirinya juga mengimbau agar masyarakat tidak khawatir terkait stok ikan. Karena berbagai upaya telah dilakukan pemerintah agar kebutuhan ikan tetap aman, termasuk mendatangkan pasokan dari luar daerah dan memperkuat sektor budidaya.

    “Dengan upaya diversifikasi, Kota Balikpapan tetap dapat menjaga kestabilan pasokan ikan di tengah tantangan cuaca buruk yang melanda sektor perikanan,” ungkapnya.

    (Sf/Rs)