Seputar Kaltim

    Stok Beras di Balikpapan Masih Aman Hingga Juli 2025, Harga Masih Jadi Tantangan

    Penulis:Maya Sari|Redaktur:Rusdianto
    07 April 2025 pukul 13:50 WITA

    Kepala Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Balikpapan, Haemusri Umar. (Foto: Maya Sari/Seputarfakta.com)

    Balikpapan - Stok beras di Kota Balikpapan dipastikan aman hingga Juli 2025, dengan cadangan beras yang mencapai 4.000 ton saat ini.

    Kepala Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Balikpapan, Haemusri Umar mengatakan, bahwa ketersediaan beras tersebut cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama beberapa bulan ke depan.

    Menurutnya, meskipun stok beras aman, tantangan utama yang dihadapi bukan pada ketersediaan barang, melainkan harga.

    “Barangnya selalu ada, masalahnya justru ada pada harga yang sering fluktuatif," ujar Haemusri Umar kepada media, Senin (7/4/2025).

    Lebih lanjut, ia menambahkan, bahwa pasokan beras untuk Balikpapan akan terus masuk, dengan rencana pengiriman tambahan dari Perum Bulog Kaltim-Kaltara sekitar 1.000 ton pada Mei atau Juni 2025.

    Apalagi Kota Balikpapan juga menjadi pusat distribusi pangan utama untuk wilayah Indonesia Bagian Timur, yang mendukung berbagai proyek besar seperti proyek Refinery Development Master Plan (RDMP) di Kilang Pertamina Balikpapan dan proyek Ibu Kota Nusantara (IKN).

    “Namun, meskipun Balikpapan berperan penting dalam distribusi pangan, kota ini masih mengandalkan pasokan beras dari luar Kalimantan, terutama dari Sulawesi dan Jawa,” akuinya.

    Proses distribusi tersebut dilakukan oleh para distributor swasta yang memastikan pasokan tetap terjaga.

    "Stok beras aman, tapi harga harus terus dipantau, terutama menjelang momen-momen penting seperti hari raya," pungkasnya.

    (Sf/Rs)

    Seputar Kaltim

    Stok Beras di Balikpapan Masih Aman Hingga Juli 2025, Harga Masih Jadi Tantangan

    Penulis:Maya Sari|Redaktur:Rusdianto
    07 April 2025 pukul 13:50 WITA

    Kepala Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Balikpapan, Haemusri Umar. (Foto: Maya Sari/Seputarfakta.com)

    Balikpapan - Stok beras di Kota Balikpapan dipastikan aman hingga Juli 2025, dengan cadangan beras yang mencapai 4.000 ton saat ini.

    Kepala Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Balikpapan, Haemusri Umar mengatakan, bahwa ketersediaan beras tersebut cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama beberapa bulan ke depan.

    Menurutnya, meskipun stok beras aman, tantangan utama yang dihadapi bukan pada ketersediaan barang, melainkan harga.

    “Barangnya selalu ada, masalahnya justru ada pada harga yang sering fluktuatif," ujar Haemusri Umar kepada media, Senin (7/4/2025).

    Lebih lanjut, ia menambahkan, bahwa pasokan beras untuk Balikpapan akan terus masuk, dengan rencana pengiriman tambahan dari Perum Bulog Kaltim-Kaltara sekitar 1.000 ton pada Mei atau Juni 2025.

    Apalagi Kota Balikpapan juga menjadi pusat distribusi pangan utama untuk wilayah Indonesia Bagian Timur, yang mendukung berbagai proyek besar seperti proyek Refinery Development Master Plan (RDMP) di Kilang Pertamina Balikpapan dan proyek Ibu Kota Nusantara (IKN).

    “Namun, meskipun Balikpapan berperan penting dalam distribusi pangan, kota ini masih mengandalkan pasokan beras dari luar Kalimantan, terutama dari Sulawesi dan Jawa,” akuinya.

    Proses distribusi tersebut dilakukan oleh para distributor swasta yang memastikan pasokan tetap terjaga.

    "Stok beras aman, tapi harga harus terus dipantau, terutama menjelang momen-momen penting seperti hari raya," pungkasnya.

    (Sf/Rs)