Stadion Sadurengas akan Digunakan sebagai Tempat Rukyatul Hilal

    Seputarfakta.com - Padliannor -

    Seputar Kaltim

    26 Januari 2026 01:18 WIB

    Pemantauan hilal oleh Kemenag Paser (Foto: Padliannor/seputarfakta.com)

    Tana Paser - Stadion Sadurengas yang berlokasi di Desa Tapis, Kecamatan Tanah Grogot akan digunakan Kementerian Agama (Kemenag) Paser untuk melakukan Rukyatul Hilal guna menetapkan awal Ramadan 1447 Hijriah.

    Kepala Kemenag Paser, Maslekhan menyebut sebelum dilaksanakannya pemantauan hilal, metode hisab atau perhitungan astronomi akan menjadi dasar pada pelaksanaan Rukyatul Hilal. 

    "Pertama metode hisab untuk memprediksi keberadaan hilal sebelum dilakukan rukyatul hilal," kata Maslekhan, Senin (26/1/2026).

    Stadion Sadurengas dianggap menjadi titik lokasi yang strategis guna melakukan pengamatan langsung untuk penetapan awal ramadan 1447 H karena areanya cukup terbuka serta langsung mengarah ke barat. 

    Namun demikian, faktor cuaca menjadi momok yang dapat mempengaruhi pelaksanaan Rukyatul Hilal berjalan dengan maksimal. 

    "Faktor cuaca menjadi tantangan utama guna melakukan pemantauan hilal," tambahnya.

    Sementara terkait perbedaan penentuan awal ramadan, ia menjelaskan jika seluruh pihak menyepakati bahwa bulan sya'ban berjalan selama 30 hari maka tidak ada perbedaan awal ramadan. Namun jika ada pihak yang menentukan bulan sya'ban berjalan 29 hari, kemungkinan ada perbedaan penentuan awal ramadan 1447 H.

    "Jika tidak ada kendala kemungkinan awal ramadan 1447 H akan jatuh pada bulan Februari 2026," tutupnya.

    (Sf/Rs)

    Tim Editorial

    Connect With Us

    Copyright @ 2023 seputarfakta.com.
    All right reserved

    Kategori

    Informasi

    Stadion Sadurengas akan Digunakan sebagai Tempat Rukyatul Hilal

    Seputarfakta.com - Padliannor -

    Seputar Kaltim

    26 Januari 2026 01:18 WIB

    Pemantauan hilal oleh Kemenag Paser (Foto: Padliannor/seputarfakta.com)

    Tana Paser - Stadion Sadurengas yang berlokasi di Desa Tapis, Kecamatan Tanah Grogot akan digunakan Kementerian Agama (Kemenag) Paser untuk melakukan Rukyatul Hilal guna menetapkan awal Ramadan 1447 Hijriah.

    Kepala Kemenag Paser, Maslekhan menyebut sebelum dilaksanakannya pemantauan hilal, metode hisab atau perhitungan astronomi akan menjadi dasar pada pelaksanaan Rukyatul Hilal. 

    "Pertama metode hisab untuk memprediksi keberadaan hilal sebelum dilakukan rukyatul hilal," kata Maslekhan, Senin (26/1/2026).

    Stadion Sadurengas dianggap menjadi titik lokasi yang strategis guna melakukan pengamatan langsung untuk penetapan awal ramadan 1447 H karena areanya cukup terbuka serta langsung mengarah ke barat. 

    Namun demikian, faktor cuaca menjadi momok yang dapat mempengaruhi pelaksanaan Rukyatul Hilal berjalan dengan maksimal. 

    "Faktor cuaca menjadi tantangan utama guna melakukan pemantauan hilal," tambahnya.

    Sementara terkait perbedaan penentuan awal ramadan, ia menjelaskan jika seluruh pihak menyepakati bahwa bulan sya'ban berjalan selama 30 hari maka tidak ada perbedaan awal ramadan. Namun jika ada pihak yang menentukan bulan sya'ban berjalan 29 hari, kemungkinan ada perbedaan penentuan awal ramadan 1447 H.

    "Jika tidak ada kendala kemungkinan awal ramadan 1447 H akan jatuh pada bulan Februari 2026," tutupnya.

    (Sf/Rs)