Cari disini...
Seputar Kaltim
Suasana pelaksanaan MBG di ruang kelas X SMKN 1 PPU (Foto: Agus Saputra/Seputarfakta.com)
Penajam - Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Desa Bumi Harapan, Kecamatan Sepaku, Penajam Paser Utara (PPU) menyajikan 2.587 porsi Makan Bergizi Gratis (MBG) setiap harinya, terutama saat hari aktif sekolah.
SPPG milik Badan Gizi Nasional (BGN) ini telah beroperasi hampir sebulan dan menyasar 16 sekolah dari berbagai jenjang pendidikan, salah satunya SMK Negeri 1 PPU yang terletak di Desa Bukit Raya, Kecamatan Sepaku.
Ahli Gizi SPPG Bumi Harapan, Agnes Filionita mengatakan menu yang disajikan kepada pelajar setiap hari telah disesuaikan dengan kebutuhan gizi anak usia sekolah, baik dari segi karbohidrat, protein dan nutrisi penting lainnya.
“Setiap hari kita menyalurkan 2.587 porsi MBG untuk 16 sekolah dan ini sudah berjalan pekan keempat,” ucap Agnes.
Meski telah beroperasi, SPPG Bumi Harapan kini tengah mengurus sertifikasi sanitasi dapur sebagai bentuk kepatuhan terhadap Standar Operasional Prosedur (SOP) yang ditetapkan pemerintah pusat.
Ia menjelaskan sertifikat sanitasi dari Dinas Kesehatan (Dinkes) dinilai penting guna memastikan dapur yang digunakan untuk menyajikan menu MBG dinyatakan bersih dan telah memenuhi standar kesehatan.
“Untuk sertifikasi sanitasi saat ini sedang diurus dan akan dicek pada 13-15 Oktober 2025 dari Dinkes terkait kebersihan dan penyajiannya,” terangnya.
Selain menunggu surat rekomendasi terbit dari Dinkes, SPPG Bumi Harapan juga sedang berkoordinasi dengan DPMPTSP terkait proses perizinan operasional dapur.
“Sertifikasi sanitasi itu tidak asal terbit begitu saja, tapi ada prosedur yang harus diikuti, maka dari itu kita berharap semua berjalan lancar,” tandasnya.
(Sf/Lo)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Suasana pelaksanaan MBG di ruang kelas X SMKN 1 PPU (Foto: Agus Saputra/Seputarfakta.com)
Penajam - Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Desa Bumi Harapan, Kecamatan Sepaku, Penajam Paser Utara (PPU) menyajikan 2.587 porsi Makan Bergizi Gratis (MBG) setiap harinya, terutama saat hari aktif sekolah.
SPPG milik Badan Gizi Nasional (BGN) ini telah beroperasi hampir sebulan dan menyasar 16 sekolah dari berbagai jenjang pendidikan, salah satunya SMK Negeri 1 PPU yang terletak di Desa Bukit Raya, Kecamatan Sepaku.
Ahli Gizi SPPG Bumi Harapan, Agnes Filionita mengatakan menu yang disajikan kepada pelajar setiap hari telah disesuaikan dengan kebutuhan gizi anak usia sekolah, baik dari segi karbohidrat, protein dan nutrisi penting lainnya.
“Setiap hari kita menyalurkan 2.587 porsi MBG untuk 16 sekolah dan ini sudah berjalan pekan keempat,” ucap Agnes.
Meski telah beroperasi, SPPG Bumi Harapan kini tengah mengurus sertifikasi sanitasi dapur sebagai bentuk kepatuhan terhadap Standar Operasional Prosedur (SOP) yang ditetapkan pemerintah pusat.
Ia menjelaskan sertifikat sanitasi dari Dinas Kesehatan (Dinkes) dinilai penting guna memastikan dapur yang digunakan untuk menyajikan menu MBG dinyatakan bersih dan telah memenuhi standar kesehatan.
“Untuk sertifikasi sanitasi saat ini sedang diurus dan akan dicek pada 13-15 Oktober 2025 dari Dinkes terkait kebersihan dan penyajiannya,” terangnya.
Selain menunggu surat rekomendasi terbit dari Dinkes, SPPG Bumi Harapan juga sedang berkoordinasi dengan DPMPTSP terkait proses perizinan operasional dapur.
“Sertifikasi sanitasi itu tidak asal terbit begitu saja, tapi ada prosedur yang harus diikuti, maka dari itu kita berharap semua berjalan lancar,” tandasnya.
(Sf/Lo)