Cari disini...
Seputar Kaltim
Ketua Buddist Center Kalimantan Timur, Pandita Hendri Suwito. (Foto: Maulana/Seputarfakta.com)
Samarinda - Hari Waisak, sebuah perayaan yang penuh makna bagi umat Buddha, dirayakan dengan khidmat dan sukacita oleh jutaan umat di seluruh dunia. Perayaan ini menandai momen penting dalam kehidupan Buddha Gautama, mulai dari kelahiran, pencerahan, hingga wafatnya.
Ketua Buddist Center Kalimantan Timur, Pandita Hendri Suwito, menggelorakan semangat, momen suci ini tidak hanya menjadi pijakan spiritual bagi umat Buddha di Kaltim tetapi juga menjadi inspirasi dalam kontribusi mereka terhadap pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN).
"Pembangunan IKN menjadi simbol kemajuan bangsa dan Kaltim berkesempatan menjadi role model dalam mewujudkannya. Kita harus bersatu dan bahu membahu mewujudkannya, dengan turut membangun sumber daya manusia (SDM) yang unggul," ujar Pandita Hendri di Buddist Center, Samarinda, pada Kamis (23/5/2024).
Menurut Pandita Hendri, IKN tidak hanya menjadi pusat administrasi baru bagi Indonesia tetapi juga menjadi pemicu pertumbuhan ekonomi di sekitarnya. Untuk mendukung percepatan pembangunan SDM di Kaltim, Buddist Center mendukung pembangunan rumah ibadah Buddha di kawasan IKN.
Selain itu, Buddist Center Kaltim juga sedang membangun institusi pendidikan terpadu berkualitas dengan konsep galeri peradaban Nusantara. Hal ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi sekolah-sekolah lain di sekitar dan memastikan bahwa IKN menjadi miniatur keberagaman dan toleransi Indonesia.
"Pendidikan adalah kunci untuk memanfaatkan bonus demografi yang dimiliki Kaltim. Kita harus bertanggung jawab kepada generasi penerus dengan memberikan mereka pendidikan dan peluang terbaik untuk berkontribusi, tidak hanya bagi Indonesia, tetapi juga bagi dunia," tambahnya.
Dukungan yang kuat dari umat Buddha Kaltim terhadap pembangunan IKN merupakan wujud nyata komitmen mereka untuk kemajuan bangsa dan negara. Mereka berharap IKN dapat menjadi kota yang modern, berkelanjutan, dan harmonis, serta menjadi kebanggaan bagi seluruh rakyat Indonesia.
Seiring dengan menjelang Hari Waisak, Buddist Center Kaltim telah melaksanakan rangkaian ibadah, termasuk pemandian Buddha Rupang sebagai wujud penghormatan terhadap sang Buddha. Selain itu, mereka juga aktif dalam kegiatan bhakti sosial dengan sasaran masyarakat prasejahtera di wilayah Samarinda.
Dengan semangat Waisak yang menginspirasi, umat Buddha Kaltim terus memberikan dukungan penuh mereka untuk mewujudkan visi pembangunan Ibu Kota Nusantara yang modern, inklusif, dan berdaya saing tinggi.
(Sf/Rs)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Ketua Buddist Center Kalimantan Timur, Pandita Hendri Suwito. (Foto: Maulana/Seputarfakta.com)
Samarinda - Hari Waisak, sebuah perayaan yang penuh makna bagi umat Buddha, dirayakan dengan khidmat dan sukacita oleh jutaan umat di seluruh dunia. Perayaan ini menandai momen penting dalam kehidupan Buddha Gautama, mulai dari kelahiran, pencerahan, hingga wafatnya.
Ketua Buddist Center Kalimantan Timur, Pandita Hendri Suwito, menggelorakan semangat, momen suci ini tidak hanya menjadi pijakan spiritual bagi umat Buddha di Kaltim tetapi juga menjadi inspirasi dalam kontribusi mereka terhadap pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN).
"Pembangunan IKN menjadi simbol kemajuan bangsa dan Kaltim berkesempatan menjadi role model dalam mewujudkannya. Kita harus bersatu dan bahu membahu mewujudkannya, dengan turut membangun sumber daya manusia (SDM) yang unggul," ujar Pandita Hendri di Buddist Center, Samarinda, pada Kamis (23/5/2024).
Menurut Pandita Hendri, IKN tidak hanya menjadi pusat administrasi baru bagi Indonesia tetapi juga menjadi pemicu pertumbuhan ekonomi di sekitarnya. Untuk mendukung percepatan pembangunan SDM di Kaltim, Buddist Center mendukung pembangunan rumah ibadah Buddha di kawasan IKN.
Selain itu, Buddist Center Kaltim juga sedang membangun institusi pendidikan terpadu berkualitas dengan konsep galeri peradaban Nusantara. Hal ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi sekolah-sekolah lain di sekitar dan memastikan bahwa IKN menjadi miniatur keberagaman dan toleransi Indonesia.
"Pendidikan adalah kunci untuk memanfaatkan bonus demografi yang dimiliki Kaltim. Kita harus bertanggung jawab kepada generasi penerus dengan memberikan mereka pendidikan dan peluang terbaik untuk berkontribusi, tidak hanya bagi Indonesia, tetapi juga bagi dunia," tambahnya.
Dukungan yang kuat dari umat Buddha Kaltim terhadap pembangunan IKN merupakan wujud nyata komitmen mereka untuk kemajuan bangsa dan negara. Mereka berharap IKN dapat menjadi kota yang modern, berkelanjutan, dan harmonis, serta menjadi kebanggaan bagi seluruh rakyat Indonesia.
Seiring dengan menjelang Hari Waisak, Buddist Center Kaltim telah melaksanakan rangkaian ibadah, termasuk pemandian Buddha Rupang sebagai wujud penghormatan terhadap sang Buddha. Selain itu, mereka juga aktif dalam kegiatan bhakti sosial dengan sasaran masyarakat prasejahtera di wilayah Samarinda.
Dengan semangat Waisak yang menginspirasi, umat Buddha Kaltim terus memberikan dukungan penuh mereka untuk mewujudkan visi pembangunan Ibu Kota Nusantara yang modern, inklusif, dan berdaya saing tinggi.
(Sf/Rs)