Seputar Kaltim

    SPAM Regional Dinilai Membantu Kebutuhan Suplai Air Baku di Balikpapan

    Penulis:Maya Sari|Redaktur:Rusdianto
    21 Februari 2024 pukul 20:25 WITA

    Dirut Perumda Tirta Manuntung Balikpapan (PTMB) Yudhi Saharuddin. (Foto: Maya Sari/Seputarfakta.com)

    Balikpapan - Beberapa waktu lalu, Pemerintah kota (Pemkot) Balikpapan, bersama Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Pemkab Kukar) dan Pemkab Penajam Paser Utara (PPU), telah menjalin kerjasama untuk pemenuhan air baku bagi masyarakat Kaltim.

    Bentuk kerjasama ini tentu untuk mendorong percepatan pembangunan sistem penyediaan air minum (SPAM) regional yang memanfaatkan Sungai Mahakam.

    Menanggapi hal itu, Dirut Perumda Tirta Manuntung Balikpapan (PTMB) Yudhi Saharuddin mengaku senang karena jalinan kerjasama ini disambut baik oleh tiga Pemerintah Kabupaten/Kota.

    "Melalui kerjasama ini juga dapat meringankan beban anggaran. Mulai bentuk pembiayaan, pembagian debit air, dan risiko yang akan dibagi tiga daerah," ucap Yudhi kepada awak media, Rabu (21/2/2024).

    Adapun keberadaan SPAM Sungai Mahakam memiliki kapasitas 5.000 liter per detik. Dengan begitu, SPAM regional ini akan turut membantu kebutuhan suplai air baku di Balikpapan.

    "Dengan menargetkan Balikpapan bisa mendapatkan suplai air 1.500 sampai 2.000 liter per detik dari Sungai Mahakam," terangnya.

    Menurutnya, rencana ini akan dilakukan kajian terlebih dahulu oleh BWS Kalimantan IV terkait pembangunan SPAM regional pemanfaatan Sungai Mahakam tersebut. Mencakup kajian studi kelayakan, untuk menghitung kebutuhan rencana induk sistem penyediaan air minum (RISPAM) masing-masing kabupaten/kota.

    Apalagi pembangunan SPAM Regional pemanfaatan Sungai Mahakam ini perlu mendapatkan izin dari Pemerintah Pusat. Hanya saja pembangunannya akan diusung oleh Provinsi Kaltim.

    "Semoga mendapat dukungan pusat dan provinsi agar bisa dipercepat prosesnya. Karena SPAM regional akan sangat membantu warga Balikpapan yang membutuhkan supla air," harapnya.

    (Sf/Rs)

    Seputar Kaltim

    SPAM Regional Dinilai Membantu Kebutuhan Suplai Air Baku di Balikpapan

    Penulis:Maya Sari|Redaktur:Rusdianto
    21 Februari 2024 pukul 20:25 WITA

    Dirut Perumda Tirta Manuntung Balikpapan (PTMB) Yudhi Saharuddin. (Foto: Maya Sari/Seputarfakta.com)

    Balikpapan - Beberapa waktu lalu, Pemerintah kota (Pemkot) Balikpapan, bersama Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Pemkab Kukar) dan Pemkab Penajam Paser Utara (PPU), telah menjalin kerjasama untuk pemenuhan air baku bagi masyarakat Kaltim.

    Bentuk kerjasama ini tentu untuk mendorong percepatan pembangunan sistem penyediaan air minum (SPAM) regional yang memanfaatkan Sungai Mahakam.

    Menanggapi hal itu, Dirut Perumda Tirta Manuntung Balikpapan (PTMB) Yudhi Saharuddin mengaku senang karena jalinan kerjasama ini disambut baik oleh tiga Pemerintah Kabupaten/Kota.

    "Melalui kerjasama ini juga dapat meringankan beban anggaran. Mulai bentuk pembiayaan, pembagian debit air, dan risiko yang akan dibagi tiga daerah," ucap Yudhi kepada awak media, Rabu (21/2/2024).

    Adapun keberadaan SPAM Sungai Mahakam memiliki kapasitas 5.000 liter per detik. Dengan begitu, SPAM regional ini akan turut membantu kebutuhan suplai air baku di Balikpapan.

    "Dengan menargetkan Balikpapan bisa mendapatkan suplai air 1.500 sampai 2.000 liter per detik dari Sungai Mahakam," terangnya.

    Menurutnya, rencana ini akan dilakukan kajian terlebih dahulu oleh BWS Kalimantan IV terkait pembangunan SPAM regional pemanfaatan Sungai Mahakam tersebut. Mencakup kajian studi kelayakan, untuk menghitung kebutuhan rencana induk sistem penyediaan air minum (RISPAM) masing-masing kabupaten/kota.

    Apalagi pembangunan SPAM Regional pemanfaatan Sungai Mahakam ini perlu mendapatkan izin dari Pemerintah Pusat. Hanya saja pembangunannya akan diusung oleh Provinsi Kaltim.

    "Semoga mendapat dukungan pusat dan provinsi agar bisa dipercepat prosesnya. Karena SPAM regional akan sangat membantu warga Balikpapan yang membutuhkan supla air," harapnya.

    (Sf/Rs)