Sopir Logpond Dumaring Ditemukan Meninggal di Mes, Tak Ditemukan Tanda Kekerasan

    Seputarfakta.com - Baiq Eliana -

    Seputar Kaltim

    07 Januari 2026 02:34 WIB

    Korban yang bernama Triswawi (52). (Foto: Humas Polres Berau)

    Tanjung Redeb - Seorang karyawan Logpond Kampung Dumaring ditemukan meninggal dunia di mes yang berada di Jalan Mulawarman, Kecamatan Talisayan, Kabupaten Berau, Rabu (7/1/2026) sekitar pukul 09.30 WITA.

    Kapolsek Talisayan, AKP Rakhmad Wiwit Dianto membenarkan adanya peristiwa tersebut. Ia mengatakan korban diketahui bernama Triswawi (52) yang bekerja sebagai sopir sekaligus karyawan Logpond Kampung Dumaring.

    "Kami menerima laporan dari masyarakat terkait adanya seorang karyawan yang ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di mes tempat tinggalnya," ujar AKP Rakhmad.

    Berdasarkan keterangan saksi, peristiwa bermula sekitar pukul 08.55 WITA saat korban masih terlihat berada di dalam mes dalam keadaan tertidur. Sekitar pukul 09.10 WITA salah satu rekan kerja korban berinisial D mencoba membangunkan korban, tapi tidak mendapatkan respons.

    "Saksi sempat memanggil dan menyentuh korban, tetapi korban tidak menyahut. Saat itu kondisi tubuh korban sudah terasa dingin dan tidak bergerak," jelasnya.

    Merasa curiga dengan kondisi tersebut, saksi kemudian memanggil karyawan lainnya untuk bersama-sama memeriksa korban. 

    "Setelah dilakukan pengecekan, korban diketahui sudah tidak bernapas dengan posisi tubuh tengkurap," tambahnya.

    Pihak Polsek Talisayan yang menerima laporan tersebut pun segera mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan pengecekan awal dan mengamankan Tempat Kejadian Perkara (TKP).

    "Dari hasil pemeriksaan awal tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Tapi untuk memastikan penyebab pasti kematian, jenazah korban kemudian dibawa ke RSUD Pratama Talisayan guna dilakukan Visum Et Repertum," ujarnya.

    Kini jenazah korban masih berada di RSUD Pratama Talisayan dan sementara diserahkan kepada pihak perusahaan sambil menunggu kedatangan pihak keluarga korban.

    (Sf/Lo)

    Tim Editorial

    Connect With Us

    Copyright @ 2023 seputarfakta.com.
    All right reserved

    Kategori

    Informasi

    Sopir Logpond Dumaring Ditemukan Meninggal di Mes, Tak Ditemukan Tanda Kekerasan

    Seputarfakta.com - Baiq Eliana -

    Seputar Kaltim

    07 Januari 2026 02:34 WIB

    Korban yang bernama Triswawi (52). (Foto: Humas Polres Berau)

    Tanjung Redeb - Seorang karyawan Logpond Kampung Dumaring ditemukan meninggal dunia di mes yang berada di Jalan Mulawarman, Kecamatan Talisayan, Kabupaten Berau, Rabu (7/1/2026) sekitar pukul 09.30 WITA.

    Kapolsek Talisayan, AKP Rakhmad Wiwit Dianto membenarkan adanya peristiwa tersebut. Ia mengatakan korban diketahui bernama Triswawi (52) yang bekerja sebagai sopir sekaligus karyawan Logpond Kampung Dumaring.

    "Kami menerima laporan dari masyarakat terkait adanya seorang karyawan yang ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di mes tempat tinggalnya," ujar AKP Rakhmad.

    Berdasarkan keterangan saksi, peristiwa bermula sekitar pukul 08.55 WITA saat korban masih terlihat berada di dalam mes dalam keadaan tertidur. Sekitar pukul 09.10 WITA salah satu rekan kerja korban berinisial D mencoba membangunkan korban, tapi tidak mendapatkan respons.

    "Saksi sempat memanggil dan menyentuh korban, tetapi korban tidak menyahut. Saat itu kondisi tubuh korban sudah terasa dingin dan tidak bergerak," jelasnya.

    Merasa curiga dengan kondisi tersebut, saksi kemudian memanggil karyawan lainnya untuk bersama-sama memeriksa korban. 

    "Setelah dilakukan pengecekan, korban diketahui sudah tidak bernapas dengan posisi tubuh tengkurap," tambahnya.

    Pihak Polsek Talisayan yang menerima laporan tersebut pun segera mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan pengecekan awal dan mengamankan Tempat Kejadian Perkara (TKP).

    "Dari hasil pemeriksaan awal tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Tapi untuk memastikan penyebab pasti kematian, jenazah korban kemudian dibawa ke RSUD Pratama Talisayan guna dilakukan Visum Et Repertum," ujarnya.

    Kini jenazah korban masih berada di RSUD Pratama Talisayan dan sementara diserahkan kepada pihak perusahaan sambil menunggu kedatangan pihak keluarga korban.

    (Sf/Lo)