Cari disini...
Seputar Kaltim
Sony Suwito Adicahyono resmi dilantik sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bontang. (Foto: Prokompim Bontang)
Bontang - Sony Suwito Adicahyono resmi dilantik sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bontang menggantikan Akhmad Suharto.
Pelantikan dilakukan Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni melalui pengambilan sumpah/janji jabatan di Rumah Jabatan Wali Kota Bontang, Kamis (1/10/2026).
Dalam sambutannya, Neni mengatakan Sekda merupakan posisi strategis dalam menggerakkan roda birokrasi pemerintahan sekaligus menjadi jembatan antara kebijakan kepala daerah, DPRD, dan seluruh perangkat daerah.
Neni meminta Sony mampu menjalankan amanah tersebut dengan penuh tanggung jawab serta siap memberikan pengorbanan untuk kepentingan Kota Bontang.
“Jabatan ini adalah sebuah amanah besar yang menuntut integritas dan pengorbanan,” ujar Neni.
Ia menjelaskan, pengisian jabatan Sekda Bontang dilakukan melalui serangkaian tahapan seleksi yang ketat, transparan, dan terukur dengan menerapkan manajemen talenta.
Menurutnya, proses tersebut merupakan bentuk komitmen Pemerintah Kota Bontang dalam menerapkan sistem meritokrasi yang objektif dan profesional.
“Jadi, kita sudah menggunakan manage system,” katanya.
Neni menyebut rangkaian seleksi juga melalui tahapan evaluasi dan penjaringan yang kompetitif. Pada tahap awal, sebanyak 15 kandidat birokrat mengikuti wawancara mendalam.
Dari 15 kandidat tersebut, kemudian disaring menjadi lima orang untuk mengikuti asesmen kompetensi secara objektif dan profesional.
Hasil asesmen selanjutnya mengerucut menjadi tiga besar kandidat hingga akhirnya ditetapkan satu nama untuk menduduki jabatan Sekda Kota Bontang.
“Hasil asesmen tersebut mengerucut menjadi tiga besar kandidat yang terbaik hingga akhirnya terpilih satu orang pada hari ini yang dilantik,” pungkasnya.
(Sf/Rs)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Sony Suwito Adicahyono resmi dilantik sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bontang. (Foto: Prokompim Bontang)
Bontang - Sony Suwito Adicahyono resmi dilantik sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bontang menggantikan Akhmad Suharto.
Pelantikan dilakukan Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni melalui pengambilan sumpah/janji jabatan di Rumah Jabatan Wali Kota Bontang, Kamis (1/10/2026).
Dalam sambutannya, Neni mengatakan Sekda merupakan posisi strategis dalam menggerakkan roda birokrasi pemerintahan sekaligus menjadi jembatan antara kebijakan kepala daerah, DPRD, dan seluruh perangkat daerah.
Neni meminta Sony mampu menjalankan amanah tersebut dengan penuh tanggung jawab serta siap memberikan pengorbanan untuk kepentingan Kota Bontang.
“Jabatan ini adalah sebuah amanah besar yang menuntut integritas dan pengorbanan,” ujar Neni.
Ia menjelaskan, pengisian jabatan Sekda Bontang dilakukan melalui serangkaian tahapan seleksi yang ketat, transparan, dan terukur dengan menerapkan manajemen talenta.
Menurutnya, proses tersebut merupakan bentuk komitmen Pemerintah Kota Bontang dalam menerapkan sistem meritokrasi yang objektif dan profesional.
“Jadi, kita sudah menggunakan manage system,” katanya.
Neni menyebut rangkaian seleksi juga melalui tahapan evaluasi dan penjaringan yang kompetitif. Pada tahap awal, sebanyak 15 kandidat birokrat mengikuti wawancara mendalam.
Dari 15 kandidat tersebut, kemudian disaring menjadi lima orang untuk mengikuti asesmen kompetensi secara objektif dan profesional.
Hasil asesmen selanjutnya mengerucut menjadi tiga besar kandidat hingga akhirnya ditetapkan satu nama untuk menduduki jabatan Sekda Kota Bontang.
“Hasil asesmen tersebut mengerucut menjadi tiga besar kandidat yang terbaik hingga akhirnya terpilih satu orang pada hari ini yang dilantik,” pungkasnya.
(Sf/Rs)