Cari disini...
Seputar Kaltim
Anggota DPR RI Edi Oloan Pasaribu didampingi Sekwil, Jasno dalam menyampaikan target PAN untuk menyongsong pemilu 2029 mendatang. (Foto: Maulana/seputarfakta.com)
Samarinda - Meski kontestasi Pemilu 2029 masih berjarak sekitar tiga tahun lagi, Partai Amanat Nasional (PAN) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) rupanya tidak ingin bersantai.
Melalui konsolidasi dini secara masif, PAN Kaltim secara terang-terangan menargetkan perolehan dua kursi untuk Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) di Senayan pada pemilu mendatang.
Anggota DPR RI Dapil Kaltim, Edi Oloan Pasaribu, mengungkapkan bahwa kemenangan politik tidak bisa diraih secara instan, melainkan harus direncanakan dan didesain sejak jauh-jauh hari.
"Jadi kami di Kaltim ini target kami adalah dua kursi DPR RI. Oleh karena itu, kerja-kerja politik kami betul-betul agresif dan betul-betul nyata," tegas Edi Oloan di Samarinda, Sabtu (25/7/2026).
Untuk merealisasikan target besar tersebut, Edi menekankan pentingnya kerja kolektif dan semangat gotong royong seluruh elemen partai. Tidak hanya fokus di Senayan, ia bahkan berkomitmen turun langsung untuk memperluas basis suara di wilayah yang selama ini kosong keterwakilan.
"Saya mengikrarkan diri sebagai lokomotif penggerak untuk memecah telur di kabupaten/kota yang belum ada DPRD-nya, seperti Berau, Balikpapan, dan Paser," tambahnya.
Langkah agresif ini selaras dengan instruksi Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PAN yang mengamanatkan target partai untuk masuk dalam posisi tiga besar secara nasional.
Menanggapi optimisme tersebut, Sekretaris Wilayah (Sekwil) DPW PAN Kaltim, Jasno, memastikan bahwa struktur partai dari tingkat provinsi hingga akar rumput telah mulai dikonsolidasikan lewat pembentukan ribuan relawan.
Jasno menilai bahwa kolaborasi lintas tingkatan legislatif mulai dari DPR RI, DPRD Provinsi, hingga DPRD Kabupaten/Kota akan menjadi kekuatan yang sangat masif.
"Ini menjadi kekuatan besar target kita untuk DPR RI dua kursi. Nah, ini (dilakukan) dari jauh-jauh hari, tidak menjelang pemilu, ini pemilu masih tiga tahunan lebih. Jadi masih bisa untuk konsolidasi menyatukan kekuatan sehingga apa yang menjadi target kita ke depan akan tercapai," tegas Jasno.
(Sf/Rs)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Anggota DPR RI Edi Oloan Pasaribu didampingi Sekwil, Jasno dalam menyampaikan target PAN untuk menyongsong pemilu 2029 mendatang. (Foto: Maulana/seputarfakta.com)
Samarinda - Meski kontestasi Pemilu 2029 masih berjarak sekitar tiga tahun lagi, Partai Amanat Nasional (PAN) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) rupanya tidak ingin bersantai.
Melalui konsolidasi dini secara masif, PAN Kaltim secara terang-terangan menargetkan perolehan dua kursi untuk Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) di Senayan pada pemilu mendatang.
Anggota DPR RI Dapil Kaltim, Edi Oloan Pasaribu, mengungkapkan bahwa kemenangan politik tidak bisa diraih secara instan, melainkan harus direncanakan dan didesain sejak jauh-jauh hari.
"Jadi kami di Kaltim ini target kami adalah dua kursi DPR RI. Oleh karena itu, kerja-kerja politik kami betul-betul agresif dan betul-betul nyata," tegas Edi Oloan di Samarinda, Sabtu (25/7/2026).
Untuk merealisasikan target besar tersebut, Edi menekankan pentingnya kerja kolektif dan semangat gotong royong seluruh elemen partai. Tidak hanya fokus di Senayan, ia bahkan berkomitmen turun langsung untuk memperluas basis suara di wilayah yang selama ini kosong keterwakilan.
"Saya mengikrarkan diri sebagai lokomotif penggerak untuk memecah telur di kabupaten/kota yang belum ada DPRD-nya, seperti Berau, Balikpapan, dan Paser," tambahnya.
Langkah agresif ini selaras dengan instruksi Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PAN yang mengamanatkan target partai untuk masuk dalam posisi tiga besar secara nasional.
Menanggapi optimisme tersebut, Sekretaris Wilayah (Sekwil) DPW PAN Kaltim, Jasno, memastikan bahwa struktur partai dari tingkat provinsi hingga akar rumput telah mulai dikonsolidasikan lewat pembentukan ribuan relawan.
Jasno menilai bahwa kolaborasi lintas tingkatan legislatif mulai dari DPR RI, DPRD Provinsi, hingga DPRD Kabupaten/Kota akan menjadi kekuatan yang sangat masif.
"Ini menjadi kekuatan besar target kita untuk DPR RI dua kursi. Nah, ini (dilakukan) dari jauh-jauh hari, tidak menjelang pemilu, ini pemilu masih tiga tahunan lebih. Jadi masih bisa untuk konsolidasi menyatukan kekuatan sehingga apa yang menjadi target kita ke depan akan tercapai," tegas Jasno.
(Sf/Rs)