Seputar Kaltim

    Soal Rencana Lahan Eks Bandara Temindung Dijadikan Pasar, Wagub: Saya kira tidak akan ada masalah 

    Penulis:Maulana|Redaktur:Rusdianto
    12 September 2023 pukul 20:54 WITA

    Wakil Gubernur Kalimantan Timur, Hadi Mulyadi. (Foto: Maulana/Seputarfakta.com)

    Samarinda - Rencana Wali Kota Samarinda, Andi Harun memindahkan pedagang pasar pagi selama rekonstruksi berlangsung ke Eks Bandara Temindung tak dipermasalahkan oleh Wakil Gubernur Kalimantan Timur, Hadi Mulyadi.

    "Terserah jika ada kerja sama, saya kira tidak akan ada masalah," ungkap Wakil Gubernur Kaltim, Hadi Mulyadi usai rapat paripurna ke-32 DPRD Kaltim, Samarinda, Selasa (12/9/2023).

    Dalam hal ini Andi Harun masih mengajukan surat perizinan kepada Pemerintah Provinsi, setelah tempat lainnya yang di rekomendasikan tidak memenuhi jumlah pedagang keseluruhannya mencapai 2800 pedagang.

    Namun, Hadi mengaku belum mendapatkan informasi resmi dan rinci terkait dengan rencana tersebut. 

    Tanggapan serupa disampaikan oleh Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Kaltim, Sri Wahyuni. Ia mengatakan, tidak ingin menanggapi lebih lanjut terhadap rencana Pemkot Samarinda. "Aset ini kan ada peruntukannya, jadi kita lihat saja itu peruntukkannya sebagai apa," bebernya.

    (Sf/Rs)

    Seputar Kaltim

    Soal Rencana Lahan Eks Bandara Temindung Dijadikan Pasar, Wagub: Saya kira tidak akan ada masalah 

    Penulis:Maulana|Redaktur:Rusdianto
    12 September 2023 pukul 20:54 WITA

    Wakil Gubernur Kalimantan Timur, Hadi Mulyadi. (Foto: Maulana/Seputarfakta.com)

    Samarinda - Rencana Wali Kota Samarinda, Andi Harun memindahkan pedagang pasar pagi selama rekonstruksi berlangsung ke Eks Bandara Temindung tak dipermasalahkan oleh Wakil Gubernur Kalimantan Timur, Hadi Mulyadi.

    "Terserah jika ada kerja sama, saya kira tidak akan ada masalah," ungkap Wakil Gubernur Kaltim, Hadi Mulyadi usai rapat paripurna ke-32 DPRD Kaltim, Samarinda, Selasa (12/9/2023).

    Dalam hal ini Andi Harun masih mengajukan surat perizinan kepada Pemerintah Provinsi, setelah tempat lainnya yang di rekomendasikan tidak memenuhi jumlah pedagang keseluruhannya mencapai 2800 pedagang.

    Namun, Hadi mengaku belum mendapatkan informasi resmi dan rinci terkait dengan rencana tersebut. 

    Tanggapan serupa disampaikan oleh Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Kaltim, Sri Wahyuni. Ia mengatakan, tidak ingin menanggapi lebih lanjut terhadap rencana Pemkot Samarinda. "Aset ini kan ada peruntukannya, jadi kita lihat saja itu peruntukkannya sebagai apa," bebernya.

    (Sf/Rs)