Seputar Kaltim

    Soal Makan Bergizi Gratis, DPTPH Kaltim: Tak hanya gratis, tapi harus habis

    Penulis:Maulana|Redaktur:Rusdianto
    25 Desember 2024 pukul 17:33 WITA

    Kepala DPTPH Kaltim, Siti Farisya Yana. (Foto: Maulana/Seputarfakta.com)

    Samarinda - Dinas Pangan Tanaman Pangan dan Hortikultura (DPTPH) Kalimantan Timur (Kaltim) menekankan pentingnya siswa menghabiskan makanan yang disediakan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang akan dimulai pada 2025 mendatang.

    Kepala DPTPH Kaltim, Siti Farisya Yana, mengatakan bahwa sosialisasi mengenai pentingnya menghabiskan makanan akan dilakukan kepada siswa. "Tidak hanya gratis, tapi harus habis," tegas Yana.

    Menurut Yana, kebijakan ini bertujuan untuk memastikan bahwa siswa mendapatkan asupan gizi yang cukup sesuai dengan standar yang telah ditetapkan. 

    Kalori yang terkandung dalam makanan yang disediakan telah dihitung sedemikian rupa untuk memenuhi kebutuhan gizi anak dalam masa pertumbuhan.

    "Dengan menghabiskan makanan, siswa akan mendapatkan nutrisi yang optimal untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan mereka," tukas Yana.

    (Sf/Rs)

    Seputar Kaltim

    Soal Makan Bergizi Gratis, DPTPH Kaltim: Tak hanya gratis, tapi harus habis

    Penulis:Maulana|Redaktur:Rusdianto
    25 Desember 2024 pukul 17:33 WITA

    Kepala DPTPH Kaltim, Siti Farisya Yana. (Foto: Maulana/Seputarfakta.com)

    Samarinda - Dinas Pangan Tanaman Pangan dan Hortikultura (DPTPH) Kalimantan Timur (Kaltim) menekankan pentingnya siswa menghabiskan makanan yang disediakan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang akan dimulai pada 2025 mendatang.

    Kepala DPTPH Kaltim, Siti Farisya Yana, mengatakan bahwa sosialisasi mengenai pentingnya menghabiskan makanan akan dilakukan kepada siswa. "Tidak hanya gratis, tapi harus habis," tegas Yana.

    Menurut Yana, kebijakan ini bertujuan untuk memastikan bahwa siswa mendapatkan asupan gizi yang cukup sesuai dengan standar yang telah ditetapkan. 

    Kalori yang terkandung dalam makanan yang disediakan telah dihitung sedemikian rupa untuk memenuhi kebutuhan gizi anak dalam masa pertumbuhan.

    "Dengan menghabiskan makanan, siswa akan mendapatkan nutrisi yang optimal untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan mereka," tukas Yana.

    (Sf/Rs)