Seputar Kaltim

    SMPN 27 Balikpapan Resmi Dibuka, 128 Siswa Ikuti MPLS

    Penulis:Maya Sari|Redaktur:Rusdianto
    04 Januari 2026 pukul 17:09 WITA

    Ratusan siswa di SMPN 27 Balikpapan saat mengikuti kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) bagi siswa baru. (Foto: Maya Sari/Seputarfakta.com)

    Balikpapan – Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 27 Balikpapan resmi mulai menerima peserta didik baru untuk tahun ajaran 2025/2026. Sekolah ini merupakan bangunan baru yang dibangun oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan dan menjadi titik awal pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) bagi siswa baru.

    Plt Kepala SMPN 27 Balikpapan, Jamaludin mengatakan, sebanyak 128 siswa mengikuti MPLS yang dilaksanakan sesuai dengan Petunjuk Teknis Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB). Para siswa tersebut terbagi ke dalam empat ruang belajar.

    “Kegiatan belajar dimulai Pukul 07.15 Wita hingga Pukul 15.00 Wita setiap Senin sampai Kamis, dan pada Jumat dari Pukul 07.15 Wita hingga Pukul 11.30 Wita,” jelas Jamaludin kepada awak media, Senin (14/7/2025).

    Saat ini, SMPN 27 Balikpapan masih mengandalkan tenaga pengajar dari beberapa sekolah lain, yakni SMPN 1, SMPN 2, dan SMPN 12 Balikpapan. Para guru masih menjalani sistem pembagian waktu antara sekolah induk dan SMPN 27.

    "Mereka mengajar secara bergantian, sehari di SMPN 27 dan sehari di sekolah induk. Kami sedang berkoordinasi agar pembagian waktunya bisa lebih fleksibel, misalnya dua hari di SMPN 27 dan tiga hari di sekolah asal, atau sebaliknya,” imbuhnya.

    Ia mengakui adanya sejumlah tantangan dalam proses adaptasi, namun tetap berupaya agar kegiatan belajar-mengajar berjalan lancar. Saat ini, terdapat delapan guru mata pelajaran yang menangani enam ruang belajar.

    Sementara itu, Edi, salah satu orang tua siswa, menyambut baik kehadiran SMPN 27 Balikpapan. Ia mengatakan keberadaan sekolah ini sangat membantu masyarakat di sekitar lokasi sekolah.

    “Saya awalnya mendaftar ke SMPN 12 lewat jalur rayon, tetapi tidak diterima. Setelah itu saya coba daftar ke SMPN 27 lewat jalur reguler dan alhamdulillah diterima,” tambah Edi.

    Pemkot Balikpapan juga memberikan bantuan seragam sekolah secara gratis untuk para siswa baru. Meskipun beberapa orang tua sudah membeli seragam secara mandiri, bantuan ini tetap disambut positif.

    “Mudah-mudahan segera terealisasi,” harap salah satu orang tua siswa.

    (Sf/Rs)

    Seputar Kaltim

    SMPN 27 Balikpapan Resmi Dibuka, 128 Siswa Ikuti MPLS

    Penulis:Maya Sari|Redaktur:Rusdianto
    04 Januari 2026 pukul 17:09 WITA

    Ratusan siswa di SMPN 27 Balikpapan saat mengikuti kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) bagi siswa baru. (Foto: Maya Sari/Seputarfakta.com)

    Balikpapan – Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 27 Balikpapan resmi mulai menerima peserta didik baru untuk tahun ajaran 2025/2026. Sekolah ini merupakan bangunan baru yang dibangun oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan dan menjadi titik awal pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) bagi siswa baru.

    Plt Kepala SMPN 27 Balikpapan, Jamaludin mengatakan, sebanyak 128 siswa mengikuti MPLS yang dilaksanakan sesuai dengan Petunjuk Teknis Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB). Para siswa tersebut terbagi ke dalam empat ruang belajar.

    “Kegiatan belajar dimulai Pukul 07.15 Wita hingga Pukul 15.00 Wita setiap Senin sampai Kamis, dan pada Jumat dari Pukul 07.15 Wita hingga Pukul 11.30 Wita,” jelas Jamaludin kepada awak media, Senin (14/7/2025).

    Saat ini, SMPN 27 Balikpapan masih mengandalkan tenaga pengajar dari beberapa sekolah lain, yakni SMPN 1, SMPN 2, dan SMPN 12 Balikpapan. Para guru masih menjalani sistem pembagian waktu antara sekolah induk dan SMPN 27.

    "Mereka mengajar secara bergantian, sehari di SMPN 27 dan sehari di sekolah induk. Kami sedang berkoordinasi agar pembagian waktunya bisa lebih fleksibel, misalnya dua hari di SMPN 27 dan tiga hari di sekolah asal, atau sebaliknya,” imbuhnya.

    Ia mengakui adanya sejumlah tantangan dalam proses adaptasi, namun tetap berupaya agar kegiatan belajar-mengajar berjalan lancar. Saat ini, terdapat delapan guru mata pelajaran yang menangani enam ruang belajar.

    Sementara itu, Edi, salah satu orang tua siswa, menyambut baik kehadiran SMPN 27 Balikpapan. Ia mengatakan keberadaan sekolah ini sangat membantu masyarakat di sekitar lokasi sekolah.

    “Saya awalnya mendaftar ke SMPN 12 lewat jalur rayon, tetapi tidak diterima. Setelah itu saya coba daftar ke SMPN 27 lewat jalur reguler dan alhamdulillah diterima,” tambah Edi.

    Pemkot Balikpapan juga memberikan bantuan seragam sekolah secara gratis untuk para siswa baru. Meskipun beberapa orang tua sudah membeli seragam secara mandiri, bantuan ini tetap disambut positif.

    “Mudah-mudahan segera terealisasi,” harap salah satu orang tua siswa.

    (Sf/Rs)