Seputar Kaltim

    SMPN 1 Penajam Masih Langganan Banjir, Disdikpora Tempuh Solusi Sumur Resapan

    Penulis:Cindy|Redaktur:Lodya A
    20 Juli 2026 pukul 14:20 WITA

    Plt Kepala Disdikpora Kabupaten PPU, Muhtar. (Foto: Cindy/seputarfakta.com)

    Penajam - SMP Negeri 1 Penajam berupaya mengurangi banjir yang kerap menggenangi sekolah saat hujan deras dengan membangun dua sumur resapan. Fasilitas yang dibuat oleh satuan pendidikan itu dilengkapi pompa untuk mengalirkan genangan ke saluran drainase sehingga air tidak meluap ke ruang kelas.

    Plt Kepala Disdikpora PPU, Muhtar mengatakan dua sumur resapan tersebut menjadi solusi sementara untuk meminimalkan dampak banjir di sekolah yang berada di dataran rendah itu.

    "Sudah dibuat oleh satuan pendidikan. Air ditampung di situ, kemudian dipompa keluar ke saluran, sehingga banjir bisa tertangani dan tidak sampai masuk ke ruang kelas," ujar Muhtar, Senin (20/7/2026). 

    Menurut Muhtar, lokasi SMPN 1 Penajam berada di dataran rendah sehingga menjadi titik kumpul aliran air saat hujan dengan intensitas tinggi.

    Meski relokasi sekolah menjadi salah satu opsi jangka panjang, menurutnya rencana tersebut belum bisa direalisasikan karena membutuhkan anggaran besar serta kepastian lahan.

    "Relokasi tentu kami inginkan, tetapi harus melihat kemampuan keuangan daerah, harga tanah dan status lahannya juga harus benar-benar siap," ucapnya. 

    Ia memperkirakan relokasi SMPN 1 Penajam membutuhkan anggaran sekitar Rp30 miliar karena seluruh fasilitas sekolah harus dibangun sekaligus.

    "Kalau sekolah baru, itu bisa bertahap karena muridnya baru kelas VII. Kalau SMPN 1 sudah ada siswa kelas VII, VIII dan IX, jadi harus dibangun secara penuh," jelasnya.

    Sebelumnya, Disdikpora juga sempat merencanakan renovasi sejumlah bangunan SMPN 1 dengan meninggikan lantai ruang kelas sekitar 80 sentimeter hingga satu meter. Namun rencana tersebut tertunda setelah anggaran yang disiapkan terkena kebijakan efisiensi.

    (Sf/Lo)

    Seputar Kaltim

    SMPN 1 Penajam Masih Langganan Banjir, Disdikpora Tempuh Solusi Sumur Resapan

    Penulis:Cindy|Redaktur:Lodya A
    20 Juli 2026 pukul 14:20 WITA

    Plt Kepala Disdikpora Kabupaten PPU, Muhtar. (Foto: Cindy/seputarfakta.com)

    Penajam - SMP Negeri 1 Penajam berupaya mengurangi banjir yang kerap menggenangi sekolah saat hujan deras dengan membangun dua sumur resapan. Fasilitas yang dibuat oleh satuan pendidikan itu dilengkapi pompa untuk mengalirkan genangan ke saluran drainase sehingga air tidak meluap ke ruang kelas.

    Plt Kepala Disdikpora PPU, Muhtar mengatakan dua sumur resapan tersebut menjadi solusi sementara untuk meminimalkan dampak banjir di sekolah yang berada di dataran rendah itu.

    "Sudah dibuat oleh satuan pendidikan. Air ditampung di situ, kemudian dipompa keluar ke saluran, sehingga banjir bisa tertangani dan tidak sampai masuk ke ruang kelas," ujar Muhtar, Senin (20/7/2026). 

    Menurut Muhtar, lokasi SMPN 1 Penajam berada di dataran rendah sehingga menjadi titik kumpul aliran air saat hujan dengan intensitas tinggi.

    Meski relokasi sekolah menjadi salah satu opsi jangka panjang, menurutnya rencana tersebut belum bisa direalisasikan karena membutuhkan anggaran besar serta kepastian lahan.

    "Relokasi tentu kami inginkan, tetapi harus melihat kemampuan keuangan daerah, harga tanah dan status lahannya juga harus benar-benar siap," ucapnya. 

    Ia memperkirakan relokasi SMPN 1 Penajam membutuhkan anggaran sekitar Rp30 miliar karena seluruh fasilitas sekolah harus dibangun sekaligus.

    "Kalau sekolah baru, itu bisa bertahap karena muridnya baru kelas VII. Kalau SMPN 1 sudah ada siswa kelas VII, VIII dan IX, jadi harus dibangun secara penuh," jelasnya.

    Sebelumnya, Disdikpora juga sempat merencanakan renovasi sejumlah bangunan SMPN 1 dengan meninggikan lantai ruang kelas sekitar 80 sentimeter hingga satu meter. Namun rencana tersebut tertunda setelah anggaran yang disiapkan terkena kebijakan efisiensi.

    (Sf/Lo)